Skip to content

6 Jenis APAR dan Cara Menggunakannya dalam Situasi Darurat

6 Jenis APAR dan Cara Menggunakannya dalam Situasi Darurat

kandungan apar powder garansi 5 tahun

Tau nggak sih, ada 6 jenis APAR yang umum digunakan, loh! Meskipun jika dilihat sekilas tampak sama, namun masing-masing APAR tersebut ternyata punya fungsi yang berbeda. Apa saja jenis-jenis APAR tersebut? Yuk, kita bahas bersama!

Apa Fungsi Alat Pemadam Api Ringan (APAR)?

6 jenis apar powder anti gumpal kualitas terbaik

Dalam menghadapi risiko kebakaran, keberadaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) menjadi sangat vital. APAR adalah perangkat pertama dalam respons keadaan darurat kebakaran yang dirancang untuk digunakan sebelum kedatangan bantuan profesional.

Fungsi utama dari 6 jenis APAR adalah untuk memadamkan api saat masih kecil. Dengan memadamkan api sebelum berkembang menjadi lebih besar, APAR dapat mencegah kerusakan yang lebih luas dan mengurangi risiko kebakaran menjadi bencana besar.

Selain itu, 6 jenis APAR juga efektif digunakan untuk membatasi penyebaran api. Dengan memadamkan sumber api atau memutus jalur penyebarannya, APAR bisa mengisolasi kebakaran pada area tertentu, memberikan waktu lebih bagi penghuni untuk evakuasi.

Dalam kebakaran besar, asap dan api dapat cepat menghalangi jalur evakuasi. APAR dapat digunakan untuk membuka jalur melalui api kecil yang menghalangi pintu atau koridor, sehingga memungkinkan orang untuk melarikan diri dengan aman.

Keberadaan 6 jenis APAR yang terlihat juga memberikan rasa aman bagi orang-orang di dalam gedung. Mengetahui bahwa ada alat untuk memadamkan api yang mudah diakses dapat mengurangi kepanikan dan meningkatkan kesadaran akan keselamatan kebakaran.

Jangan Sampai Salah Beli, Kenali 6 Jenis APAR dan Kelas Kebakaran yang Diproteksi!

APAR hadir dalam 6 jenis media pemadam, masing-masing dirancang untuk memadamkan berbagai kelas kebakaran. Memilih APAR yang tepat sangat penting dan harus disesuaikan dengan jenis kebakaran yang paling mungkin terjadi di lingkungan tersebut.

Tidak semua APAR cocok untuk setiap jenis kebakaran, sehingga pengetahuan tentang kelas kebakaran dan jenis APAR yang sesuai dapat membantumu membuat keputusan yang tepat dalam pembelian. Berikut adalah 6 jenis APAR dan fungsinya:

1. APAR Powder

6 jenis apar powder garansi 5 tahun

APAR powder menggunakan serbuk kimia kering yang umumnya adalah monoammonium phosphate. Ketika disemprotkan ke api, serbuk ini bekerja dengan cara mengisolasi bahan bakar dari oksigen (smothering). Kelas kebakaran yang diproteksi antara lain:

  • Kelas A: Benda padat yang mudah terbakar seperti kayu, kertas, dan tekstil.
  • Kelas B: Cairan yang mudah terbakar seperti minyak dan bensin.
  • Kelas C: Instalasi listrik bertegangan.

APAR Powder adalah salah satu dari 6 jenis APAR yang paling banyak digunakan karena sifatnya yang multifungsi. Jika ingin mendapatkan APAR powder berkualitas dengan harga ekonomis, kamu bisa beli APAR Powder DOB disini. Gratis ongkir!

2. APAR Foam

Salah satu dari 6 jenis APAR menggunakan media foam atau busa. APAR foam mengeluarkan busa yang saat menyentuh bahan bakar yang terbakar akan membentuk lapisan isolasi di atasnya dan memisahkan bahan bakar dari oksigen.

Selain itu, busa juga memiliki efek pendinginan yang membantu menurunkan suhu bahan bakar dan mencegah re-ignition. APAR jenis ini sangat efektif untuk kebakaran kelas A dan B, khususnya kebakaran yang melibatkan cairan yang mudah terbakar.

3. APAR CO2

6 jenis APAR CO2 media ramah lingkungan

6 jenis APAR selanjutnya adalah APAR CO2. Jenis alat pemadam api ini menggunakan gas karbondioksida yang disimpan di bawah tekanan. Ketika dilepaskan, CO2 menggantikan oksigen di sekitar api dan mencegah oksigen dari menjangkau api.

Karena pasokan oksigen berkurang, maka api akan segera padam. Gas CO2 juga memberikan efek pendinginan. Jenis APAR ini ideal untuk kebakaran kelas B dan C dan sangat aman untuk digunakan pada peralatan elektronik karena tidak meninggalkan residu.

Baca juga: Bedanya APAR Powder dan CO2 yang Harus Diketahui

4. APAR Liquid Gas

APAR liquid gas biasanya berisi halocarbon yang menguap saat disemprotkan ke api. Uap ini membantu mendinginkan area kebakaran serta menggantikan oksigen yang dibutuhkan oleh api. Jenis APAR ini efektif untuk kebakaran kelas A, B, maupun C.

Sama seperti 6 jenis APAR CO2, APAR liquid gas juga tidak meninggalkan residu. Sifatnya yang clean agent membuatnya sebagai jenis APAR untuk listrik yang sangat ideal. Oleh karena itu, APAR liquid gas umumnya diaplikasikan pada area berikut:

  • Ruang server
  • Laboratorium
  • Ruang arsip
  • dan lain-lain

5. APAR Wet Chemical

6 jenis apar kualitas media terbaik

APAR wet chemical khusus dirancang untuk memadamkan kebakaran kelas K yang melibatkan lemak dan minyak. Ketika disemprotkan, bahan kimia cair dalam APAR ini bereaksi dengan minyak/lemak panas dan membentuk lapisan busa.

Lapisan ini akan memisahkan minyak dari oksigen dan secara efektif mendinginkan minyak untuk mencegah re-ignition. Alat pemadam api ini adalah solusi yang sangat efektif untuk dapur komersial dan industri pengolahan makanan.

6. APAR Water/Air

Air yang disemprotkan ke api akan menurunkan suhu bahan yang terbakar hingga di bawah titik nyala, sehingga dapat memadamkan api. Ini sangat efektif untuk kebakaran kelas A yang melibatkan bahan padat seperti kayu, kertas, dan kain.

Namun, 6 jenis APAR ini tidak cocok untuk kebakaran cairan atau gas yang mudah terbakar (kelas B) karena dapat menyebabkan penyebaran api. Selain itu, APAR media air juga tidak bisa digunakan untuk kebakaran listrik (kelas C) karena bisa menghantarkan listrik.

Tips Memilih 6 Jenis APAR yang Tepat Sesuai Kebutuhan

6 jenis apar teruji padamkan api dalam hitungan detik

Memilih APAR yang tepat sangat penting untuk memastikan keamanan di rumah, tempat kerja, atau di mana saja yang berpotensi terjadi kebakaran. Berikut ini adalah beberapa tips untuk membantumu memilih 6 jenis APAR yang sesuai dengan kebutuhan:

  • Identifikasi Risiko Kebakaran: Pertimbangkan 6 jenis bahan APAR yang paling mungkin terbakar di lokasi. Misalnya, jika berada di dapur restoran, kamu akan memerlukan APAR yang efektif untuk memadamkan kebakaran minyak.
  • Pilih Jenis Media Pemadam yang Sesuai: Dari hasil identifikasi risiko, kamu bisa memilih di antara 6 jenis APAR yang paling sesuai untuk mengatasi risiko kebakaran tersebut.
  • Perhatikan Ukuran dan Kapasitas: Ukuran APAR menentukan berapa lama alat ini dapat menyemprotkan media pemadam. Pertimbangkan ukuran area yang perlu dilindungi.
  • Cek Sertifikasi dan Standar Keamanan: Pastikan APAR memenuhi standar keselamatan yang berlaku. Cari produk yang telah teruji dan memiliki sertifikasi yang valid.
  • Jaminan dan Layanan Purna Jual: Pilih produk dengan garansi yang baik dan layanan purna jual yang dapat diandalkan.

Dengan mempertimbangkan faktor-faktor di atas, kamu dapat memilih 6 jenis APAR yang paling efektif untuk memberikan perlindungan maksimal terhadap kebakaran. Jika perlu, konsultasi terlebih dahulu agar bisa mendapatkan produk yang paling sesuai.

Cara Menggunakan APAR yang Aman dan Efektif

Sudah punya APAR, apakah itu cukup untuk terhindar dari kebakaran? Tentu saja belum! Kamu juga perlu mengetahui bagaimana cara menggunakan APAR tersebut secara aman dan efektif. Sebab, alat ini harus digunakan dengan teknik khusus.

Sebelum menggunakan APAR, sangat penting untuk memahami 6 jenis APAR dan jenis kebakaran yang bisa dihadapi. Hal ini bertujuan agar kamu bisa mengambil dan menggunakan jenis APAR yang tepat untuk mengatasi kebakaran yang terjadi.

Sebelum memadamkan api, pastikan bahwa kamu berdiri di lokasi yang aman. Caranya dengan memposisikan diri antara pintu keluar dan api. Ini memastikan bahwa kamu memiliki jalur pelarian yang aman jika situasi menjadi tidak terkendali.

6 jenis apar harga ekonomis

Selain itu, kamu juga perlu menjaga jarak aman dari titik api, yaitu sekitar 3-5 meter tergantung pada intensitas api dan panjang semprotan APAR. Jika posisi sudah aman, kamu bisa langsung mulai memadamkan api dengan teknik PASS berikut ini:

  • P (Pull): Tarik pin pengaman pada APAR. Ini akan membebaskan mekanisme pengunci dan mempersiapkan alat untuk digunakan.
  • A (Aim): Arahkan nozzle atau selang ke dasar api, bukan ke atas nyala api. Mengarahkan ke dasar membantu menargetkan sumber api.
  • S (Squeeze): Tekan tuas pegangan untuk mulai menyemprotkan media pemadam ke api.
  • S (Sweep): Sapukan nozzle atau selang dari sisi ke sisi di dasar api, bergerak maju secara bertahap jika api mulai mereda.

Setelah api tampak padam, terus amati area tersebut untuk memastikan tidak ada titik api yang mungkin menyala kembali. Jika api kembali menyala, ulangi penggunaan APAR jika masih tersisa atau segera cari bantuan lebih lanjut.

Sudah paham kan apa saja 6 jenis APAR dan fungsinya? Dengan membaca informasi di atas, kamu bisa lebih bijak dalam mempertimbangkan jenis APAR yang akan digunakan. Kamu juga bisa konsultasi dengan tim kami jika ada pertanyaan lebih lanjut.

No comment yet, add your voice below!


Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *