Skip to content

Jenis Alat Pemadam Kebakaran di Laboratorium yang Paling Efektif

Jenis Alat Pemadam Kebakaran di Laboratorium yang Paling Efektif

alat pemadam kebakaran di laboratorium kualitas media terbaik

Laboratorium menjadi salah satu area yang berisiko tinggi mengalami kebakaran. Untuk itu, keberadaan alat pemadam kebakaran di laboratorium sangat penting. Lalu, apa jenis APAR yang tepat untuk memproteksi laboratorium? Yuk, kita bahas bareng!

Kenapa Alat Pemadam Kebakaran di Laboratorium Itu Penting?

Laboratorium adalah pusat inovasi dan penemuan, tempat ide-ide besar diuji dan teori menjadi kenyataan. Namun, dengan semua eksperimen dan bahan kimia yang digunakan, laboratorium juga bisa menjadi tempat yang berisiko tinggi untuk terjadinya kebakaran.

alat pemadam kebakaran di laboratorium efektif padamkan api dalam hitungan detik

Kenapa sih risiko kebakaran di laboratorium cukup tinggi? Pertama, laboratorium sering mengandung bahan kimia reaktif dan mudah terbakar. Eter, alkohol, dan aseton adalah contoh bahan yang dapat menyala dengan sangat cepat jika terkena sumber panas.

Selain itu, kebakaran listrik juga sering kali disebabkan oleh peralatan yang rusak atau korsleting listrik di laboratorium. Peralatan seperti sentrifuge, oven, dan alat pemanas elektrik meningkatkan risiko terjadinya kebakaran listrik tersebut.

Material yang sering ditemukan di laboratorium seperti kertas, tekstil, dan plastik juga dapat terbakar dengan mudah. Adanya material mudah terbakar di laboratorium ini meningkatkan risiko api menyebar lebih cepat jika terjadi kebakaran di area tersebut.

Dengan risiko yang mengancam, pentingnya memiliki alat pemadam kebakaran di laboratorium tidak bisa dianggap remeh. Sebab, risiko ini tidak hanya mengancam keselamatan individu, tetapi juga merusak penelitian berharga dan infrastruktur mahal.

APAR membantu memastikan bahwa kebakaran kecil dapat ditangani dengan cepat, sebelum berkembang menjadi bencana yang lebih besar. Selain itu, keberadaan APAR adalah bagian penting dari kepatuhan terhadap standar keselamatan dan regulasi hukum.

4 Jenis Alat Pemadam Kebakaran di Laboratorium yang Aman & Efektif

Memiliki alat pemadam kebakaran yang aman dan efektif adalah kunci untuk melindungi aset dan nyawa para peneliti serta staf di laboratorium. Berikut ini adalah beberapa rekomendasi jenis APAR yang aman dan efektif untuk proteksi kebakaran di laboratorium:

1. APAR Powder

alat pemadam kebakaran di laboratorium media powder anti gumpal

Salah satu jenis alat pemadam kebakaran yang sangat umum dan efektif di laboratorium adalah APAR dry chemical powder. Alat ini mampu memadamkan kebakaran kelas A, B, dan C sehingga cocok untuk mengatasi berbagai risiko kebakaran di laboratorium.

Media powder dalam APAR berfungsi dengan cara menghambat reaksi kimia api, sehingga dapat dengan cepat memadamkan api. Kelebihannya adalah kemampuannya untuk menangani berbagai jenis kebakaran membuatnya sangat berguna di laboratorium.

2. APAR Foam

APAR foam adalah pilihan lain yang efektif, khususnya untuk kebakaran yang melibatkan cairan yang mudah terbakar. Banyak eksperimen di laboratorium melibatkan penggunaan pelarut dan cairan organik seperti alkohol, eter, dan bensin, yang sangat mudah terbakar.

Alat pemadam kebakaran di laboratorium ini efektif memadamkan api dari cairan tersebut karena busa yang dihasilkan bekerja dengan menutupi permukaan cairan. Hal ini akan memotong pasokan oksigen ke api dan secara efektif menghentikan proses pembakaran.

3. APAR CO2

alat pemadam kebakaran di laboratorium media CO2 ramah lingkungan

Untuk kebakaran yang melibatkan peralatan elektronik, APAR Carbon Dioxide (CO2) adalah pilihan yang ideal. APAR ini memadamkan api dengan cara menggantikan oksigen di sekitar api dengan gas CO2, serta memberikan efek pendinginan pada area yang terbakar.

Keunggulan utama APAR CO2 adalah menggunakan media clean agent yang tidak meninggalkan residu apapun setelah digunakan. Hal ini sangat penting untuk menghindari kerusakan pada peralatan elektronik yang sensitif dan mahal di laboratorium.

Baca juga: Bedanya APAR Powder dan CO2 yang Harus Kamu Tau

4. APAR Liquid Gas

APAR liquid gas sangat efektif dalam memadamkan kebakaran kelas A, B, dan C. Kemampuan ini menjadikan alat pemadam api ini sangat serbaguna dan cocok untuk menangani berbagai jenis bahaya kebakaran yang mungkin ditemui di laboratorium.

Keuntungan utama dari APAR liquid gas adalah tidak meninggalkan residu. Hal ini berarti tidak ada kekhawatiran tentang kontaminasi sampel atau peralatan di laboratorium. Sangat cocok untuk melindungi investasi dalam peralatan laboratorium yang mahal dan sensitif.

Cara Penempatan Alat Pemadam Kebakaran di Laboratorium Sesuai Standar Permenaker

Memastikan keamanan di laboratorium bukan hanya tentang memiliki jenis APAR yang tepat. Tetapi juga tentang menempatkan alat pemadam kebakaran tersebut secara strategis di laboratorium untuk memaksimalkan efektivitasnya dalam situasi darurat.

Standar yang ditetapkan oleh Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi No. 4 Tahun 1980 memberikan panduan tentang penempatan APAR yang harus diikuti untuk mencapai ini. Berikut beberapa standar penempatan alat pemadam kebakaran di laboratorium:

1. Kemudahan Akses

Setiap APAR harus dipasang di tempat yang jelas terlihat dan mudah diakses oleh semua orang tanpa halangan. Idealnya, APAR harus terletak di dekat pintu keluar dan area berisiko tinggi, seperti tempat penyimpanan bahan kimia atau area banyak peralatan elektronik.

2. Ketinggian yang Sesuai

alat pemadam kebakaran di laboratorium harga ekonomis

Pemasangan alat pemadam kebakaran di laboratorium tidak boleh terlalu tinggi, karena akan membuat alat ini sulit dijangkau. Namun, memasang APAR terlalu rendah juga tidak disarankan. Kenapa? Karena hal ini bisa menghalangi aktivitas atau menjadi rintangan.

Lalu, berapa standar ketinggian APAR? Menurut Permenaker, tinggi pemasangan APAR adalah 15 – 120 cm dari lantai. Tinggi tersebut ideal untuk memastikan bahwa semua orang, termasuk mereka yang memiliki keterbatasan fisik, dapat mengaksesnya dengan mudah.

3. Jarak Antar APAR

Penting untuk memastikan bahwa APAR tersebar merata di seluruh area laboratorium dengan jarak yang cukup. Tujuannya agar dapat digunakan secepat mungkin di mana pun kebakaran terjadi. Jarak maksimal yang disarankan antar APAR adalah 15 meter.

4. Pemberian Tanda yang Jelas

Setiap lokasi APAR harus ditandai dengan jelas. Tanda alat pemadam kebakaran harus terpasang di dinding tepat di atas APAR tersebut dipasang. Ini memastikan bahwa dalam situasi kebakaran, siapapun dapat dengan cepat mengidentifikasi lokasi APAR terdekat.

5. Pemeliharaan Berkala

alat pemadam kebakaran di laboratorium garansi 5 tahun

Penempatan APAR yang strategis juga harus diikuti dengan pemeliharaan rutin. Cara inspeksi APAR berkala bertujuan untuk memastikan bahwa alat ini dalam kondisi kerja yang baik dan siap digunakan kapan saja. Pemeliharaan alat pemadam kebakaran di laboratorium meliputi:

  • Periksa kondisi fisik APAR, termasuk adanya karat dan penyok.
  • Pastikan bahwa label dan instruksi penggunaan masih terbaca dengan jelas.
  • Pastikan jarum manometer pada pressure gauge berada pada zona hijau.
  • Periksa apakah segel dan pin pengaman masih utuh
  • Timbang APAR CO2 secara berkala untuk memastikan isi belum berkurang.
  • Periksa selang untuk memastikan tidak ada retakan, kebocoran, atau penyumbatan.
  • Pastikan juga bahwa nozzle tidak tersumbat dengan debu atau kotoran.

Praktis! Manajemen Alat Pemadam Kebakaran di Laboratorium Bisa Pakai Aplikasi di HP

Di era digital ini, pengelolaan alat pemadam kebakaran di laboratorium menjadi lebih mudah berkat kemajuan teknologi. Salah satu contoh terbaik adalah integrasi APAR Powder DOB dengan Firecek, yang merupakan Aplikasi Sistem Proteksi Kebakaran No.1 di Indonesia.

APAR Powder DOB dirancang khusus untuk menangani berbagai jenis kebakaran yang umum terjadi di laboratorium, yaitu kebakaran kelas A (bahan padat seperti kertas, kayu, dan tekstil), kelas B (cairan yang mudah terbakar), dan kelas C (kebakaran listrik).

alat pemadam kebakaran untuk laboratorium terintegrasi aplikasi manajemen apar di hp

Keunggulan utama dari APAR Powder DOB adalah integrasinya dengan Firecek, aplikasi yang telah mengubah cara pengelolaan APAR di banyak institusi. Berikut adalah fitur utama Firecek yang meningkatkan efektivitas manajemen alat pemadam kebakaran di laboratorium:

  • Pengecekan Keaslian Produk: Dengan Firecek, pengguna dapat dengan mudah memverifikasi keaslian APAR Powder DOB. Hal ini penting untuk memastikan bahwa produk yang digunakan tidak merupakan produk palsu yang dapat membahayakan.
  • Inventory Data APAR: Firecek memungkinkan pengguna untuk menyimpan dan mengelola data inventaris dari setiap APAR di laboratorium. Informasi ini dapat diakses kapan saja dan dari mana saja untuk memudahkan pemeliharaan rutin.
  • Notifikasi Kadaluarsa: Firecek akan memberikan notifikasi ketika alat pemadam kebakaran di laboratorium mendekati tanggal kadaluarsa. Ini memastikan bahwa semua unit diperiksa dan diganti atau diisi ulang sesuai kebutuhan.

Dengan sistem manajemen berbasis aplikasi, pengawasan dan pemeliharaan alat pemadam kebakaran di laboratorium menjadi lebih mudah dan praktis. Hal ini memungkinkan laboratorium untuk fokus pada inovasi tanpa mengabaikan aspek keselamatan.

Selain terintegrasi dengan aplikasi manajemen APAR yang canggih, APAR Powder DOB juga bergaransi 5 tahun. Ditambah lagi, harga APAR Powder DOB sangat ekonomis. Yuk, dapatkan APAR Powder DOB dengan penawaran harga terbaik DISINI!

No comment yet, add your voice below!


Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *