Skip to content

Kenali Berbagai Jenis Alat Pemadam Api Ringan (APAR)

Kenali Berbagai Jenis Alat Pemadam Api Ringan (APAR)

cara menggunakan apar yang benar menurut jenis jenisnya

Alat pemadam api ringan (APAR) terdiri dari beberapa jenis dengan fungsi yang berbeda. Jenis alat pemadam api ringan dibedakan berdasarkan media pemadam kebakaran yang digunakan, sistem kerja, dan kapasitasnya.

Jenis Alat Pemadam Api Ringan Berdasarkan Media yang Digunakan

Tahukah kamu, media pemadam api yang ada di dalam tabung APAR berbeda-beda? Lalu, ada berapa jenis isi APAR? Isi media APAR yang umum digunakan di Indonesia ada empat macam, yaitu media powder, CO2, foam, dan liquid gas.

1. Jenis Alat Pemadam Api Powder

jenis alat pemadam api ringan powder berkualitas

Dry chemical powder adalah salah satu media pemadam kebakaran paling banyak digunakan. Hal ini karena media powder serbaguna untuk mengatasi hampir semua kelas kebakaran, yaitu kebakaran kelas A, B, dan C

APAR Powder mampu memadamkan api dengan cara smothering, yaitu menyelimuti bahan yang terbakar, sehingga tidak bisa mendapatkan pasokan oksigen yang merupakan unsur penting dalam terbentuknya api.

Baca juga: Cara Kerja Alat Pemadam Api Ringan Berdasar Segitiga Api

2. Jenis Alat Pemadam Api Foam

APAR Foam menggunakan media campuran air dan surfaktan soda yang disebut dengan Aqueous Film Forming Foam (AFFF). Saat media disemprotkan keluar dari tabung, maka akan terbentuk busa yang mampu memadamkan api.

Jenis media ini mampu memadamkan kebakaran dengan cara mengisolasi titik api dari oksigen dan mendinginkan suhu panas di sekitarnya. Jens alat pemadam api ringan media foam bisa digunakan untuk mengatasi kebakaran kelas A dan B.

3. Jenis Alat Pemadam Api CO2

jenis alat pemadam api ringan media co2 kualitas terbaik

Jenis alat pemadam api ringan juga ada yang menggunakan media gas Carbon Dioxide (CO2). Gas CO2 mampu memadamkan api dengan cara mengisolasi oksigen serta mengurangi panas pada titik kebakaran. 

Alat pemadam api CO2 merupakan jenis APAR clean agent karena tidak meninggalkan residu. Cocok untuk memproteksi ruang panel listrik, laboratorium, ruang komputer, dll. Fungsi APAR CO2 adalah untuk mengatasi kebakaran kelas B dan C.

4. Jenis Alat Pemadam Api Liquid Gas

APAR liquid gas bisa digunakan untuk memadamkan kebakaran kelas A, B, dan C. Media liquid gas bersifat clean agent karena tidak meninggalkan residu setelah digunakan. Liquid gas juga ramah lingkungan dan aman bagi manusia.

Jenis APAR ini cocok untuk memproteksi area yang tidak bisa dipoteksi dengan media lain, seperti air. Alat pemadam api liquid gas cocok untuk ruang komputer, ruang panel listrik, ruang arsip, laboratorium, dapur, rumah sakit, dll. 

Baca juga: Klasifikasi Kelas Kebakaran dan Media Pemadamnya

Jenis APAR Berdasarkan Sistem Kerjanya

Alat pemadam api ringan (APAR) juga dibedakan menjadi dua jenis berdasarkan sistem kerja yang digunakan. Kedua jenis sistem kerja APAR adalah stored pressure system dan cartridge pressure system. Untuk lebih jelasnya, simak penjelasan berikut ini.

1. Jenis APAR Stored Pressure System

jenis alat pemadam api ringan stored pressure system

Ciri khas dari APAR stored pressure system adalah media pemadam api dan gas pendorongnya berada dalam satu tabung yang sama. Besar kecilnya tekanan yang keluar dari tabung APAR tersebut bisa kita tentukan melalui handle atau tuas APAR. 

Jenis alat pemadam api ringan ini dilengkapi dengan pressure gauge. Fungsinya untuk memastikan berapa tekanan tabung APAR. Jarum manometer harus berada di warna hijau yang menunjukan tekanan normal 13 – 18 bar.

2. Jenis APAR Cartridge Pressure System

jenis apar cartridge pressure system

Cartridge pressure system merupakan jenis alat pemadam api ringan yang gas bertekanannya terpisah dari media pemadamnya. Dengan kata lain, tekanan tersebut tidak bercampur langsung dengan media yang ada di dalam tabung APAR.

Tekanan pada APAR ini tersimpan pada sebuah cartridge khusus. Cara kerja sistem ini yaitu dengan merobek membran pada cartridge, sehingga tekanan gas dapat mengalir ke dalam tabung pemadam dan membawa media keluar.

Baca juga: Perbedaan APAR Stored Pressure dan Cartridge Pressure System

Jenis Alat Pemadam Kebakaran Berdasarkan Kapasitasnya

Jika dilihat dari kapasitasnya, jenis alat pemadam api ringan memang berbeda-beda. Ada yang ukurannya kecil dan ada pula yang berukuran besar. Kapasitasnya sengaja dibuat berbeda supaya bisa digunakan sesuai kebutuhan.

1. Alat Pemadam Api Ringan (APAR)

jenis apar berdasarkan kapasintasnya garansi 5 tahun

Sesuai namanya, jenis alat pemadam api ringan ini memiliki kapasitas yang ringan. Jenis APAR yang banyak digunakan di Indonesia berkapasitas 0,5 – 9 kg yang bisa dipilih sesuai kebutuhan dan tipe area yang diproteksi.

Untuk proteksi mobil atau kendaraan lainnya, disarankan menggunakan APAR mobil kapasitas 0,5 – 3 kilogram. Sementara untuk gedung bisa menggunakan APAR ukuran 2 – 9 kg sesuai tipe kawasan yang akan diproteksi.

Baca juga: Ukuran Tabung Alat Pemadam Api Ringan (APAR)

2. Alat Pemadam Api Berat (APAB)

jenis alat pemadam api ringan berkualitas

 Alat pemadam api berat (APAB) memiliki ukuran yang lebih besar dari APAR. APAB yang digunakan di Indonesia berkapasitas 20 – 100 kg. Jenis alat pemadam kebakaran ini dilengkapi dengan troli khusus untuk mempermudah mobilitasnya.

Berbeda dengan APAR bisa dioperasikan oleh satu orang, APAB setidaknya harus dioperasikan oleh 2 orang. APAB digunakan untuk memproteksi area yang luas dan berpotensi mengalami kebakaran besar, seperti pabrik dan pom bensin.

Nah, itu dia berbagai jenis alat pemadam api ringan beserta fungsinya. Pastikan kamu menggunakan APAR DOB karena terjamin kualitasnya dan ekonomis harganya. Yuk, beli APAR DOB untuk proteksi kebakaranmu sekarang!

No comment yet, add your voice below!


Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *