Regulasi APAR untuk Mobil Agar Lebih Aman Saat Berkendara

APAR untuk mobil harga terjangkau

Saat berkendara, ada satu hal yang tidak boleh terlewatkan, yaitu APAR. Ya, APAR untuk mobil sangat penting demi menjaga keselamatan saat berkendara. Artikel ini akan membahas tentang pentingnya APAR di mobil, regulasi, dan tips penempatannya.

Apakah Mobil Perlu Diproteksi dengan Alat Pemadam Api Ringan (APAR)?

Ya, sangat disarankan untuk memproteksi mobil dengan Alat Pemadam Api Ringan (APAR). Memiliki APAR di mobil bukan hanya langkah pencegahan yang bijak, tetapi juga bisa menjadi faktor krusial dalam situasi darurat.

APAR untuk mobil kualitas terbaik

Mobil dapat mengalami kebakaran akibat berbagai sebab, seperti kebocoran bahan bakar, korsleting listrik, atau kecelakaan. Memiliki APAR di mobil memungkinkan kamu untuk bertindak cepat dan mencegah api berkembang.

Bayangkan jika muncul api di kendaraan dan kamu tidak membawa APAR di mobil. Tentu akan kebingungan untuk memadamkan api tersebut. Jika ada APAR untuk mobil, maka kamu bisa bertindak cepat untuk memadamkan api sebelum membesar.

Keselamatanmu dan penumpang lainnya adalah prioritas utama. Dalam kasus kebakaran mobil, APAR bisa menjadi alat vital untuk memastikan keselamatan semua orang di dalam kendaraan karena bisa memadamkan api secepatnya.

Kebakaran mobil bisa merusak properti di sekitarnya. APAR di mobil dapat membantu meminimalkan kerusakan tersebut. Selain itu, APAR di mobil tidak hanya berguna untuk kendaraan sendiri saja, tetapi juga bisa untuk membantu orang lain dalam keadaan darurat.

Atas beberapa alasan penting itulah mobil sangat perlu diproteksi dengan APAR. Jadi, pastikan kendaraanmu terlindungi dari si jago merah dengan menyediakan APAR yang berkualitas agar bisa digunakan saat darurat.

Regulasi APAR untuk Mobil Menurut Peraturan Dirjen Perhubungan Darat & UU LLAJ

Keselamatan dalam berkendara tidak hanya terbatas pada penggunaan sabuk pengaman atau kepatuhan terhadap rambu lalu lintas. Aspek penting lainnya yang kerap terabaikan adalah kesiapan menghadapi situasi darurat, seperti kebakaran kendaraan.

Untuk itu, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat telah mengeluarkan regulasi yang mengatur kewajiban menyediakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) untuk mobil.

Regulasi ini tertuang dalam Peraturan Dirjen Perhubungan Darat Nomor KP.972/AJ.502/DRJD/2020 tentang Fasilitas Tanggap Darurat Kendaraan Bermotor, yang disahkan pada 18 Februari 2020.

Aturan ini secara spesifik menguraikan syarat penyediaan APAR dalam Pasal 2 ayat 2, 3, dan 4 yang menyatakan:

Pasal 2 Ayat 2

“Kendaraan bermotor untuk kategori M1,N1, N2, N3, 01, 02, 03, dan 04 untuk mobil penumpang, mobil barang landasan mobil penumpang, dan landasan mobil barang wajib dilengkapi fasilitas tanggap darurat berupa alat pemadam api ringan”.

Pasal ini menegaskan bahwa berbagai kategori kendaraan, baik itu kendaraan penumpang maupun kendaraan pengangkut barang, harus dilengkapi dengan APAR sebagai bagian dari fasilitas tanggap darurat.

Pasal 2 Ayat 3

“Fasilitas Tanggap Darurat pada kendaraan bermotor sebagaimana dimaksudkan pada Ayat 2 wajib disediakan oleh pengimpor, pembuat, dan/atau perakit kendaraan bermotor.”

Ayat ini membebankan tanggung jawab penyediaan APAR untuk mobil pada para pengimpor, pembuat, dan perakit kendaraan, menandakan bahwa kendaraan harus sudah dilengkapi APAR sejak awal distribusi.

Pasal 2 Ayat 4

“Dalam hal pengimpor, pembuat dan/atau perakit kendaraan bermotor sebagaimana dimaksud pada ayat (3) akan melakukan rekayasa dan rancang bangun terhadap alat pemadam api ringan wajib mengacu pada rancang bangun yang telah disahkan oleh Direktur Jenderal.”

Ayat ini mengatur tentang standar dan spesifikasi teknis APAR untuk mobil yang harus memenuhi persetujuan dan standar yang ditetapkan oleh Direktur Jenderal.

Selain itu, keberadaan APAR di kendaraan bermotor juga telah diatur dalam UU No.22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ). Undang-undang ini menyebut APAR sebagai perangkat pertolongan pertama yang esensial dalam kendaraan.

Kepatuhan terhadap aturan ini bukan hanya memenuhi kewajiban hukum, tetapi merupakan langkah proaktif dalam memastikan keselamatan. Pengadaan alat pemadam di mobil dapat menjadi faktor penentu menyelamatkan nyawa dalam kasus kebakaran kendaraan.

Dengan mewajibkan setiap kendaraan untuk dilengkapi dengan APAR, pemerintah Indonesia menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan standar keselamatan dan tanggap darurat bagi setiap pengendara.

Sebagai pengguna jalan, mematuhi aturan ini tidak hanya membuat kita taat hukum tetapi juga memberikan kontribusi dalam menciptakan lingkungan berkendara yang lebih aman bagi semua.

Cara Penempatan APAR di Mobil Agar Aman & Efektif

apar untuk mobil terkoneksi aplikasi firecek

Penempatan APAR untuk mobil secara aman adalah hal yang penting untuk memastikan bahwa APAR tersebut dapat diakses dengan cepat dan mudah saat dibutuhkan. Berikut adalah beberapa pedoman untuk penempatan APAR di mobil:

  • Mudah Diakses: Letakkan APAR di tempat yang mudah dijangkau dari posisi pengemudi. Tempat yang umum adalah di bawah kursi pengemudi atau penumpang depan, di dalam konsol tengah, atau di sisi pintu.
  • Pengikatan yang Kuat: APAR harus diikat dengan kuat untuk mencegahnya bergeser atau terlempar saat berkendara atau dalam kecelakaan. Gunakan dudukan atau bracket yang khusus dirancang untuk menahan APAR di tempatnya.
  • Hindari Suhu Ekstrem: Jangan letakkan APAR di tempat yang bisa terkena suhu ekstrem, seperti dekat mesin atau knalpot.
  • Periksa Secara Berkala: Rutin memeriksa kondisi dan posisi APAR untuk memastikan bahwa APAR masih terpasang dengan aman dan siap digunakan.
  • Instruksi yang Jelas: Pastikan semua pengguna mobil tahu di mana APAR berada dan cara menggunakan APAR yang benar. Memberikan instruksi singkat kepada penumpang atau pengemudi lain bisa sangat berguna.
  • Mudah Dilepas: Dalam kondisi darurat, kamu harus dapat melepas APAR dari dudukannya dengan cepat. Pastikan mekanisme pelepasan mudah dipahami dan dioperasikan.
  • Jangan Terhalang Benda Lain: Pastikan tidak ada barang yang menumpuk di sekitar APAR sehingga tidak menghambat akses cepat saat diperlukan.

Dengan mengikuti pedoman ini, kamu dapat memastikan bahwa APAR aman dan siap digunakan kapan saja. Keselamatan dalam berkendara tidak hanya tentang mencegah kecelakaan, tetapi juga tentang kesiapan dalam menghadapi situasi darurat.

APAR DOB 1 Kg untuk Mobil, Perlindungan Maksimal dengan Harga Ekonomis

Dalam dunia yang penuh ketidakpastian, keselamatan adalah prioritas utama, terutama saat berkendara. Untuk itu, membekali kendaraan dengan APAR adalah keharusan. APAR 1 Kg Powder DOB menawarkan solusi perlindungan kebakaran yang efektif dengan harga terjangkau.

Mengapa APAR DOB 1 Kg adalah Pilihan Ideal untuk Mobil?

  • Ukuran yang Praktis: Dengan berat hanya 1 kg, APAR DOB mudah disimpan di kendaraan tanpa memakan banyak ruang.
  • Penggunaan yang Mudah: APAR ini didesain untuk siapa saja, bahkan bagi yang belum pernah menggunakan APAR sebelumnya.
  • Efektif untuk Berbagai Jenis Api: Mampu memadamkan kebakaran kelas A, B, dan C, menjadikannya alat yang serbaguna.

Salah satu keunggulan APAR 1 Kg Powder DOB adalah harganya yang sangat terjangkau. Kami memahami bahwa keselamatan adalah kebutuhan, bukan kemewahan. Oleh karena itu, kami menawarkan APAR ini dengan harga yang tidak akan menguras dompet.

APAR 1 Kg Powder DOB tidak hanya ringan dan efektif tetapi juga tahan lama. Dibuat dengan material berkualitas, alat ini dirancang untuk bertahan lama, memberikan Anda ketenangan pikiran dalam jangka panjang.

Kami menyediakan APAR 1 Kg Powder DOB secara luas, sehingga kamu bisa mendapatkannya dengan mudah. Setiap unit APAR 1 Kg Powder DOB dilengkapi dengan petunjuk penggunaan, memastikan bahwa kamu dapat menggunakannya secara efektif saat dibutuhkan.

APAR 1 Kg Powder DOB adalah investasi kecil untuk perlindungan besar. Dengan harga yang ekonomis, tidak ada alasan untuk tidak membekali mobilmu dengan perlindungan tambahan ini. Beli APAR DOB 1 Kg untuk mobil disini untuk mendapatkan harga terbaik.

7 Cara Inspeksi Alat Pemadam Kebakaran Biar Siap Digunakan

checklist apar digital ada fitur notifikasi apar expired

Kamu punya APAR, tapi nggak pernah dicek atau diinspeksi? Wah, bahaya! Inspeksi APAR itu sangat penting untuk memastikan kondisinya baik, sehingga siap digunakan saat darurat. Lalu, bagaimana cara inspeksi alat pemadam kebakaran?

Kenapa Inspeksi Alat Pemadam Kebakaran Rutin Perlu Dilakukan?

cara inspeksi alat pemadam kebakaran standar NFPA

Alat pemadam api ringan (APAR) adalah alat pertahanan pertama yang digunakan untuk mengendalikan atau memadamkan kebakaran pada tahap awal sebelum situasinya semakin buruk.

Kebakaran bisa berkembang dengan cepat, bahkan hanya dalam hitungan detik saja. Memiliki APAR yang berfungsi dengan baik adalah kunci agar terhindar dari berbagai risiko kebakaran.

Bayangkan, jika APAR tidak pernah diperiksa, masalah pada tabung pemadam tidak bisa diatasi sejak awal. Akibatnya, APAR mungkin gagal memadamkan api saat darurat karena ada kerusakan yang tidak diketahui pengguna.

Untuk memastikan APAR berfungsi dengan baik, inspeksi secara berkala menjadi sebuah keharusan. Cara inspeksi alat pemadam kebakaran akan memastikan alat ini siap digunakan saat diperlukan.

Melalui kegiatan inspeksi APAR, kamu bisa mendeteksi masalah potensial serta mencegah kerusakan lebih lanjut. Ini termasuk memeriksa kebocoran, kelengkapan komponen, korosi pada perangkat, keretakan, dll.

Dengan mendeteksi masalah tersebut sejak awal, maka kamu bisa melakukan perbaikan atau penggantian komponen yang diperlukan. Ini akan memperpanjang umur APAR dan menghemat biaya penggantian yang mahal.

7 Cara Inspeksi Alat Pemadam Kebakaran Sesuai Standar NFPA & Permenaker

Cara inspeksi alat pemadam kebakaran harus dilakukan sesuai standar keselamatan NFPA dan Permenakertrans No.4 Tahun 1980. Beberapa poin yang tidak boleh dilewatkan saat melakukan inspeksi APAR adalah sebagai berikut:

1. Cek Kondisi Visual Tabung

Prosedur inspeksi APAR yang pertama adalah melakukan pemeriksaan secara visual. Langkah ini dilakukan dengan melihat secara seksama tabung APAR tersebut.

Cara inspeksi alat pemadam kebakaran ini bertujuan untuk memastikan tidak ada kerusakan fisik yang terlihat, seperti karat, keretakan, atau kebocoran. Selain itu, cek dan pastikan segel atau pin safety masih utuh.

2. Pastikan Tekanan APAR Normal

cara inspeksi alat pemadam kebakaran sesuai standar NFPA

Cara inspeksi alat pemadam kebakaran berikutnya adalah mengecek tekanan APAR. Pastikan tekanan pada tabung APAR berada pada rentang atau level yang sesuai.

Ini dapat dilihat dari jarum manometer APAR yang menunjuk ke green area (13-18 bar). Jika tekanan terlalu rendah, APAR mungkin tidak akan berfungsi dengan baik. Sebab, tidak ada tekanan yang cukup untuk mendorong media APAR keluar dari tabung.

3. Periksa Selang dan Nozzle

Komponen APAR berikutnya yang wajib dicek adalah selang dan nozzle. Pastikan selang APAR tidak retak dan terhubung dengan erat ke alat pemadam kebakaran tersebut.

Selain itu, pastikan juga bahwa nozzle APAR tidak rusak dan tersumbat. Peran nozzle sangat penting, yaitu untuk mengendalikan aliran bahan pemadam, jadi kondisinya harus baik.

4. Pastikan Tabung APAR Terisi Penuh

Saat melakukan cara inspeksi alat pemadam kebakaran, kamu juga harus memastikan tabung tersebut berisi bahan pemadam secara penuh. Jika tidak, APAR mungkin sudah pernah digunakan.

Meskipun ada sisa bahan pemadam, tabung APAR yang sudah pernah digunakan harus tetap diisi ulang. Kalau tidak, tekanan APAR bisa turun dan sisa media APAR mungkin tidak cukup untuk memadamkan api.

5. Cek Tanggal Kadaluarsa APAR

Tau nggak sih? APAR ternyata bisa kadaluarsa juga, loh! Pastikan tabung APAR-mu belum memasuki masa kadaluarsa. Jika sudah expired, ganti bahan pemadam dengan melakukan refill APAR.

Baca juga: Jasa Refill APAR On Site Service Garansi 5 Tahun

6. Pasang APAR Sesuai Standar

cara inspeksi alat pemadam kebakaran teknisi profesional

Setelah cara inspeksi alat pemadam kebakaran selesai dilakukan, kembalikan APAR ke tempat semula. Pastikan pemasangan APAR sesuai standar, yaitu dengan jarak 15-125 cm dari lantai.

Selain itu, pastikan ada tanda APAR di atasnya. Fungsi tanda APAR adalah untuk memberitahu pada orang-orang terkait keberadaan APAR tersebut, sehingga mudah ditemukan saat darurat.

7. Dokumentasikan Hasil Inspeksi

Saat melakukan inspeksi, penting untuk mendokumentasikan hasil inspeksi. Jadi, jangan lupa untuk mencatat semua temuan dan tindakan perbaikan yang dilakukan selama inspeksi.

Dokumentasi akan menjadi bukti bahwa inspeksi sudah dilakukan. Jika butuh data atau informasi tentang APAR tersebut, kamu juga bisa mencarinya dengan mudah.

Kapan dan Berapa Kali Pemeriksaan APAR Dilakukan?

cara inspeksi alat pemadam kebakaran setiap 6 bulan sekali

Cara inspeksi alat pemadam kebakaran harus dilakukan secara berkala untuk memastikan kondisinya baik dan ready to use saat darurat. Lalu, kapan jadwal inspeksi APAR?

Kapan dan berapa kali pemeriksaan APAR perlu dilakukan telah diatur dalam Permenakertrans No.4 Tahun 1980 tentang Syarat-Syarat Pemasangan dan Pemeliharaan Alat Pemadam Api Ringan.

Setiap alat pemadam api harus diperiksa dua kali dalam setahun, yaitu:

  • Pemeriksaan dalam jangka 6 bulan
  • Pemeriksaan dalam jangka 12 bulan

Jadi, APAR yang kamu miliki harus rutin diinspeksi setiap 6 bulan sekali. Jika saat pemeriksaan ditemui adanya masalah atau kerusakan, segera perbaiki atau ganti dengan komponen baru yang tidak cacat.

Dengan melakukan pemeriksaan rutin dua kali setahun, APAR-mu bisa diandalkan untuk mengatasi kebakaran. APAR yang berfungsi baik, akan memadamkan api dengan cepat dan efektif.

Baca juga: Cara Cek APAR Expired Paling Mudah Pakai Aplikasi Smartphone

SOP Inspeksi APAR Rutin Tidak Berjalan Gara-Gara Nggak Punya Tim? Pakai Layanan Contract Service APAR Aja!

APAR yang berfungsi baik adalah kunci untuk menjaga aset berharga yang kamu miliki. Namun, seringkali SOP inspeksi APAR rutin tidak berjalan karena tidak ada staff atau tim khusus yang bertanggung jawab menjalankan tugas ini.

Apakah kamu juga mengalami masalah yang sama? Jika tidak memiliki tim internal yang memadai, maka inilah saatnya untuk menggunakan layanan contract service APAR dari Bromindo. Apa sih contract service APAR itu?

cara inspeksi alat pemadam kebakaran praktis pakai jasa kontrak servis APAR

Contract Service APAR adalah layanan pengecekan dan pemeriksaan APAR yang dilakukan oleh tim profesional dan berpengalaman. Inspeksi ini mencakup pemeriksaan visual, uji tekanan, dan pemeriksaan teknis lainnya.

Bromindo akan mengirim tim profesional setiap 6 bulan sekali untuk memeriksa seluruh APAR yang ada di tempatmu. Tentu saja, seluruh proses inspeksi akan dilakukan sesuai prosedur dan standar keamanan yang berlaku.

Sangat praktis bukan? Keamanan bisnismu sudah pasti terjaga. Nggak perlu pusing mikirin jadwal inspeksi yang bolong-bolong, sehingga kamu bisa lebih fokus pada operasional utama bisnis.

Lebih menariknya lagi, kamu bisa menikmati layanan contact service dari Bromindo secara GRATIS, loh! Penasaran gimana caranya biar bisa dapetin layanan ini secara gratis? Cek syarat dan ketentuannya DISINI.

Biar Nggak Salah Pakai, Pahami Komponen APAR dan Fungsinya!

APAR menjadi senjata pertama yang bisa diandalkan ketika terjadi kebakaran. Pengetahuan tentang cara menggunakan APAR yang benar sangat penting. Memahami komponen APAR dan fungsinya akan membantu kita untuk bisa menggunakan APAR secara efektif.

Kenapa Sih Kita Harus Paham Komponen APAR dan Fungsinya?

Alat pemadam api ringan (APAR) adalah perangkat yang digunakan untuk memadamkan kebakaran pada tahap awal, sebelum api menjalar dan sulit dikendalikan. APAR terdiri dari berbagai komponen yang berperan untuk memastikan alat ini bisa berfungsi dengan baik.

Memahami bagian-bagian APAR sangat penting. Dengan memahami apa saja komponen APAR dan fungsinya, maka kamu sebagai pengguna bisa lebih siap untuk mengatasi situasi darurat tersebut dengan cepat dan aman.

komponen APAR dan fungsinya untuk pemadaman kebakaran

Mempelajari bagian APAR juga akan membantu kamu untuk menggunakan alat ini secara efektif. Kamu bisa memahami bagaimana media APAR keluar dari tabung, paham cara mengarahkan nozzle dengan benar, dan dapat mengoperasikan tuas APAR secara tepat.

Penggunaan APAR yang tidak tepat juga bisa menyebabkan kerusakan pada alat ini. Jika sudah paham komponen-komponen APAR, maka kamu bisa menghindari kesalahan yang bisa merusak alat pemadam tersebut, sehingga bisa digunakan dengan baik saat darurat.

Nah, karena alasan itulah sangat penting untuk memahami apa saja komponen APAR dan fungsinya. Ini sangat membantu kita agar bisa menggunakan APAR yang benar dan cepat. Terutama dalam situasi darurat dimana setiap detiknya sangat berharga.

Lalu, Apa Saja Komponen APAR dan Fungsinya?

Pemahaman tentang komponen APAR dan fungsinya sangat penting untuk penggunaan yang aman dan efektif. Setiap komponen APAR punya peran penting dalam proses pemadaman kebakaran. Bagian-bagian APAR dan fungsinya adalah sebagai berikut:

1. Tabung Pemadam

Tabung adalah bagian utama dari APAR yang berisi media atau bahan pemadam api. Media APAR bisa berupa powder, foam, liquid gas, atau CO2. Tabung pemadam juga berisi gas bertekanan agar media APAR bisa dikeluarkan secara efektif ketika diperlukan.

2. Hose/Selang

Selang APAR memiliki fungsi penting, yaitu memfasilitasi aliran bahan pemadam api dari tabung ke sumber api. Komponen APAR ini memungkinkan pengguna untuk mengarahkan aliran bahan pemadam api ke titik api secara efektif.

3. Nozzle

Nozzle merupakan bagian ujung dari selang APAR yang akan mengarahkan aliran bahan pemadam ke sumber api. Dengan menggerakkan nozzle, pengguna bisa mengalirkan media APAR secara tepat pada sumber api yang ingin dipadamkan.

4. Pressure Gauge

komponen apar dan fungsinya pressure gauge

Pressure gauge adalah alat pengukur tekanan pada APAR. Fungsi komponen ini adalah memberikan informasi kepada pengguna tentang tekanan di dalam tabung APAR. Tekanan APAR normal umumnya adalah 13 -18 bar yang ditunjukkan dengan warna hijau.

5. Handle/Tuas

Tuas APAR berfungsi sebagai alat pengoperasian yang digunakan untuk memulai aliran bahan pemadam api dari tabung. Ketika handle ditekan, maka bahan pemadam api di dalam tabung akan keluar melalui nozzle yang diarahkan ke titik api.

6. Bracket

Apakah fungsi bracket pada APAR? Fungsinya agar APAR bisa disimpan dengan aman dan stabil. Penggunaan bracket akan menghindari tabung terjatuh atau bergeser saat tidak digunakan. Ini akan memudahkan identifikasi dan pengambilan APAR saat dibutuhkan.

7. Pin Safety

Pin safety adalah komponen yang dirancang untuk mencegah aktivasi atau penggunaan APAR yang tidak disengaja. Selama pin safety masih terpasang, artinya APAR tersebut masih tersegel atau belum pernah digunakan, sehingga siap dipakai saat darurat.

8. Nozzle Holder

Nozzle holder merupakan komponen yang digunakan untuk melindungi dan menyimpan nozzle. Dengan meletakkan nozzle di holder, maka akan lebih rapi, bersih, dan aman. Ini memungkinkan pengguna untuk bisa mengakses APAR dengan cepat saat darurat.

Biar Siap Saat Darurat, Pelajari Cara Menggunakan APAR yang Tepat

Setelah memahami apa saja komponen APAR dan fungsinya, sekarang kamu bisa lebih mudah untuk mempelajari cara menggunakan APAR yang tepat. Hal ini penting agar kamu bisa menggunakan alat ini dengan cepat dan efektif dalam situasi darurat.

1. Evaluasi Situasi

Saat terjadi kebakaran, hal pertama yang harus kamu lakukan adalah tetap tenang dan evaluasi situasi kebakaran tersebut. Pastikan kamu memahami kelas kebakaran yang terjadi agar bisa menggunakan jenis APAR yang efektif untuk memadamkannya.

2. Pilih Jenis APAR yang Sesuai

komponen apar dan fungsinya sesuai jenis jenis apar

Perlu diketahui bahwa jenis APAR yang digunakan bisa berbeda-beda tergantung pada jenis bahan bakar yang memicu kebakaran tersebut. Simak penjelasan kelas kebakaran dan APAR yang tepat untuk mengatasinya biar lebih paham terkait hal ini.

Baca juga: Fungsi APAR Jenis Powder dan Cara Menggunakannya

3. Periksa Kondisi APAR

Sebelum digunakan, periksa APAR terlebih dahulu untuk memastikan kondisinya baik dan siap digunakan. Langkah ini mencakup pemeriksaan tekanan pada pressure gauge dan memastikan apakah pin safety masih terpasang atau tidak.

4. Tentukan Rute Pemadaman yang Aman

Pada saat mendekat ke titik api, lebih baik tentukan rute pemadaman yang aman terlebih dahulu. Kenapa? Ini penting agar kamu memiliki jalur evakuasi yang jelas jika ternyata situasinya semakin memburuk.

5. Atur Jarak yang Aman dari Titik Api

komponen APAR dan fungsinya serta cara menggunakannya

Saat menggunakan APAR, jangan terlalu dekat dari titik api. Jarak yang aman dan ideal adalah 3 – 5 meter dari titik api. Jika terlalu dekat, pengguna bisa cedera akibat terkena jilatan api. Jika terlalu jauh, media APAR mungkin tidak bisa mencapai titik api dengan baik.

6. Aktifkan APAR untuk Memadamkan Api

komponen APAR dan fungsinya serta cara menggunakan sesuai standar

Jika sudah berada di jarak yang tepat dari titik api, segera aktifkan APAR secepatnya. Cara menggunakan APAR yang tepat bisa dilakukan dengan Teknik PASS, yaitu pull, aim, squeeze, dan sweep. Biar lebih paham, berikut penjelasannya:

  • Pull: lepaskan pin safety yang masih terpasang pada APAR dengan cara menarik atau memutarnya.
  • Aim: Pegang ujung selang dengan kuat dan arahkan nozzle ke titik api yang akan dipadamkan.
  • Squeeze: Keluarkan bahan pemadam api dari dalam tabung dengan menekan handle atau tuas.
  • Sweep: Lakukan gerakan yang teratur dari sisi ke sisi seperti pola zig-zag untuk memastikan pemadaman yang merata.

7. Pantau Kebakaran

Setelah pemadaman dengan APAR selesai dilakukan, pantau kebakaran untuk memastikan bahwa api sudah benar-benar padam. Jika kebakaran tidak bisa dipadamkan dan situasi memburuk, segera evakuasi diri dari area kebakaran tersebut secepatnya.

Komponen APAR Rusak Saat Sedang Dibutuhkan? Cegah dengan Inspeksi Rutin Pakai Firecek

 komponen APAR dan fungsinya terintegrasi aplikasi pengecekan APAR

Kebakaran adalah situasi darurat yang bisa terjadi kapan saja. Untuk itu, kita harus siap menghadapinya kapan saja. APAR dapat diandalkan untuk menangani kebakaran di tahan awal sebelum situasi semakin memburuk.

Komponen APAR yang berfungsi dengan baik adalah kunci keberhasilan untuk memadamkan kebakaran. Inspeksi rutin memungkinkan kita untuk mendeteksi adanya kerusakan pada komponen APAR, seperti selang yang robek, tabung berkarat, dll.

Inspeksi APAR juga bertujuan untuk mengecek tekanan APAR. Pressure gauge perlu dicek secara teratur untuk memastikan tekanan di dalam tabung berada pada kisaran yang aman. Tekanan yang terlalu tinggi atau rendah bisa mengurangi efektivitas pemadaman.

 inspeksi komponen APAR dan fungsinya pakai HP

Untuk melakukan inspeksi rutin secara efektif dan efisien, kamu bisa menggunakan aplikasi pengecekan APAR canggih, yaitu Firecek. Firecek adalah Aplikasi Sistem Proteksi Kebakaran No. 1 di Indonesia yang akan mempermudah tugas inspeksi APAR.

Aplikasi Firecek akan memandumu melalui serangkaian langkah-langkah pemeriksaan yang perlu dilakukan. Dengan inspeksi rutin pakai Firecek, kamu bisa mengidentifikasi potensi masalah pada APAR dan mengambil tindakan perbaikan yang diperlukan.

Inspeksi APAR rutin sangat penting untuk menjaga komponen APAR dan fungsinya. Yuk, pakai Firecek biar pengecekan dan perawatan lebih praktis. Download Firecek dan nikmati beragam fitur unggulan di dalamnya.

Saat Nggak Ada APAR, Gunakan Alat Pemadam Api Tradisional!

Nggak ada APAR saat kebakaran? Tenang, kamu bisa menggunakan alat pemadam api tradisional untuk mengatasi kebakaran saat situasi darurat. Apa aja sih alat pemadam tradisional yang efektif memadamkan kebakaran? Yuk, cari tahu!

Pakai Alat Pemadam Api Tradisional Saat Darurat, Efektif Ga Ya?

Saat kebakaran, kita harus bergerak cepat untuk memadamkannya agar api tidak semakin merambat ke area lainnya. Alat Pemadam Api Ringan (APAR) bisa digunakan untuk membantu memadamkan api dengan cepat dan efektif.

Namun, bagaimana kalau saat kebakaran tidak ada APAR? Apakah harus dibiarkan begitu saja dan menyebabkan kebakaran semakin besar? Tenang, kamu masih bisa melakukan upaya pemadaman dengan alat pemadam api tradisional.

alat pemadam api tradisional yang efektif padamkan kebakaran

Alat pemadam api tradisional adalah peralatan atau bahan-bahan yang digunakan secara manual untuk memadamkan kebakaran. Alat-alat tersebut umumnya mudah ditemukan di sekitar kita, seperti air, daun, pasir, kain basah, karung goni, dll.

Beberapa alat pemadam api tradisional mungkin efektif untuk memadamkan kebakaran yang relatif kecil. Lantas, bagaimana kalau kebakaran yang terjadi cukup besar. Pada situasi kebakaran yang lebih besar dan berbahaya, alat pemadam tradisional tidak disarankan.

Apalagi jika kebakaran yang terjadi melibatkan bahan kimia dan bahan berbahaya lainnya. Penggunaan alat pemadam api tradisional mungkin tidak efektif, bahkan berbahaya bagi pengguna. Jadi, sangat penting untuk menganalisis situasi terlebih dahulu sebelum beraksi.

Meski begitu, pengetahuan tentang alat pemadam api tradisional tetap penting. Ini sangat berguna ketika kamu berada dalam situasi darurat dan tidak ada alat pemadam modern yang tersedia.

5 Jenis Alat Pemadam Api Tradisional dan Cara Menggunakannya

Meskipun alat pemadam api tradisional tidak se-efektif APAR dalam memerangi kebakaran, namun alat ini tetap dibutuhkan oleh masyarakat. Terutama dalam situasi darurat saat tidak ada APAR yang tersedia. Lalu, apa saja alat pemadam tradisional yang bisa digunakan?

1. Air

alat pemadam api tradisional dan fungsinya

Sejak dulu sampai sekarang, air masih menjadi bahan yang bisa diandalkan untuk memadamkan kebakaran. Ember, kaleng, atau wadah lain berisi air bisa digunakan untuk memadamkan api dengan cara menuangkan air langsung ke area kebakaran.

Air yang menguap di atas permukaan bahan yang terbakar akan mengurangi suhu dan mendinginkan material tersebut. Api membutuhkan sumber panas untuk terus berkobar. Saat sumber panas hilang atau berkurang, otomatis api akan padam.

2. Daun dan Tanaman

Daun kelapa atau daun besar yang lebar bisa kamu gunakan untuk memukul api dan menutupi area yang terbakar. Alat pemadam api tradisional ini dapat membantu mengurangi pasokan oksigen, sehingga api yang berkobar akan padam.

Tanaman hijau yang memiliki banyak air di dalam daunnya juga cukup efektif untuk menutupi api dan mengurangi suhu permukaan. Saat terkena api, air dalam daun akan menguap dan bisa membantu memadamkan api.

3. Pasir

alat pemadam api tradisional dari pasir

Selain air, kamu juga bisa memanfaatkan pasir di sekitar untuk memadamkan api yang berkobar. Memangnya pasir bisa buat madamin api? Bisa dong! Pasir dapat memadamkan api dengan cara menutupi api, sehingga mengurangi pasokan oksigen.

Selain mengisolasi oksigen, alat pemadam api tradisional ini juga memiliki kemampuan untuk mendinginkan material yang terbakar. Bahkan, pasir juga mampu menyerap cairan, termasuk minyak atau bahan bakar lain yang mungkin menjadi sumber kebakaran.

Cara menggunakan pasir untuk memadamkan api adalah sebagai berikut:

  • Siapkan pasir dengan jumlah yang cukup untuk memadamkan api.
  • Taburkan atau lemparkan pasir secara merata di atas api dengan hati-hati.
  • Cobalah untuk menutupi api dengan lapisan pasir yang cukup tebal.
  • Perhatikan apakah api sudah benar-benar padam atau berkurang.
  • Jika perlu, tambahkan pasir sampai api padam sepenuhnya.

4. Kain Basah

Kain yang ada di dalam rumah bisa digunakan dalam situasi darurat untuk membantu memadamkan api. Namun, kain tersebut harus dibasahi terlebih dahulu dengan air. Alat pemadam api tradisional dari kain basah berfungsi untuk menutup area terbakar akan memutus pasokan oksigen ke api.

Kain memiliki kemampuan untuk menyerap air. Kondisi kain yang basah akan membantu mendinginkan permukaan yang terbakar, sehingga mengurangi suhu api. Saat pasokan oksigen berkurang dan suhu turun, maka api akan padam.

5. Karung Goni

alat pemadam api tradisional dari karung goni

Jika terjadi situasi darurat dan tidak ada APAR, karung goni juga bisa dimanfaatkan untuk memadamkan kebakaran. Saat diletakkan di atas api, alat pemadam api tradisional ini akan menghentikan pasokan oksigen yang dibutuhkan oleh api untuk reaksi pembakaran.

Karung goni yang terbuat dari serat alam memiliki kemampuan untuk menyerap air. Jika karung direndam dengan air, maka bisa membantu mendinginkan permukaan yang terbakar. Dengan begitu, maka suhu api akan berkurang dan membuat api jadi padam.

Cara menggunakan karung goni untuk memadamkan api adalah sebagai berikut:

  • Basahi karung goni dengan air jika ada, untuk menambah efektivitasnya.
  • Letakkan karung goni yang sudah basah di atas material yang terbakar untuk menutupi api. Pastikan seluruh permukaan api sudah tertutup oleh karung goni.
  • Amati apakah kebakaran sudah padam atau api berkurang.
  • Jika perlu, ulangi cara di atas untuk memastikan bahwa api benar-benar padam.
  • Segera keluar dari area tersebut dan hubungi layanan pemadam kebakaran secepatnya.

Fire Blanket: Karung Goni Versi Modern yang Lebih Efektif Padamkan Kebakaran

alat pemadam api fire blanket berkualitas

Selimut pemadam api atau dikenal dengan fire blanket bisa dikatakan sebagai bentuk modern dari karung goni. Alat pemadam kebakaran ini dibuat dari material yang tahan terhadap panas tinggi, sehingga lebih aman dan efektif untuk memadamkan api.

Cara menggunakan fire blanket adalah dengan meletakkannya di atas sumber api atau objek yang terbakar dengan hati-hati. Hal ini akan mengisolasi oksigen dan menghentikan pasokan udara yang diperlukan dalam reaksi pembakaran.

Biasanya, fire blanket dilengkapi dengan tali atau pegangan yang akan mempermudah penggunaan. Bentuknya yang ringkas dan mudah dilipat juga mempermudah penyimpanannya. Fire blanket bisa disimpan di sekitar rumah maupun lingkungan kerja.

Jadi, fungsi dan cara menggunakan fire blanket ini mirip seperti alat pemadam api tradisional, yaitu karung goni. Bedanya, fire blanket dirancang khusus untuk memadamkan kebakaran. Alat ini diproduksi dari bahan tahan api, seperti fiberglass yang mampu menahan panas hingga suhu 550 – 600°C.

Daripada repot mencari alat pemadam api tradisional saat kebakaran, ada baiknya untuk menyediakan fire blanket saja. Fire blanket siap digunakan saat darurat, misalnya ketika terjadi kebakaran pada kompor di dapur rumah atau kebakaran kecil lainnya.

Yuk, Sedia APAR Biar Lebih Aman Saat Kebakaran!

Alat pemadam api tradisional memiliki keterbatasan, sehingga tidak disarankan untuk digunakan dalam situasi kebakaran yang lebih besar dan berbahaya. Metode pemadaman sederhana dengan air, pasir, dan daun hanya berfungsi untuk kebakaran yang relatif kecil.

Agar pemadaman lebih aman dan efektif, sangat disarankan untuk menyediakan alat pemadam api modern, seperti APAR. APAR menggunakan bahan pemadam api khusus, sehingga efektif untuk memadamkan situasi kebakaran.

alat pemadam api powder garansi 5 tahun

APAR Powder DOB bisa kamu andalkan untuk mengatasi kebakaran. Menggunakan media pemadam api berkualitas, APAR DOB mampu memadamkan api dalam hitungan detik. Media dry chemical powder yang digunakan bisa memadamkan kebakaran kelas A, B, C.

Alat pemadam api DOB tersedia dalam beberapa pilihan ukuran, yaitu 1 kg, 3 kg, 6 kg, dan 9 kg. Kamu bisa pilih sesuai kebutuhan. Tentu saja, harga APAR powder DOB juga terjangkau, jadi tetap ramah di kantong.

DOB juga merupakan APAR canggih karena bisa terkoneksi ke smartphone. Tabung APAR DOB dilengkapi QR code yang bisa kamu scan menggunakan aplikasi Firecek. Firecek akan memudahkanmu untuk memantau, mengatur, dan melakukan inspeksi alat pemadam api.

Nah, itu dia penjelasan tentang jenis alat pemadam api tradisional. Jika ingin lebih aman dari kebakaran, pastikan kamu menyediakan APAR yang memang dikhususkan untuk memadamkan api secara cepat. Yuk, beli APAR DOB di sini biar lebih aman saat kebakaran!

Takut Kebakaran? Ini Jenis APAR untuk Dapur yang Ampuh

jenis apar untuk dapur terkoneksi HP

Pernah mendengar berita kebakaran rumah atau bahkan mengalaminya? Biasanya, kebakaran bermula dari munculnya api di area dapur. Oleh karena itu, sangat disarankan menyediakan jenis APAR untuk dapur agar bisa mengatasi kebakaran secepatnya.

Dapur memang area yang berpotensi tinggi mengalami kebakaran. Sayangnya, masih banyak yang mengabaikan risiko dan bahaya yang mungkin terjadi. Padahal, kebakaran kecil di dapur bisa membesar dan membakar semua properti berharga yang kamu miliki.

Dapur Rumahmu Nggak Punya APAR? Awas Kebakaran!

jenis apar untuk dapur ampuh padamkan api dalam hitungan detik

Tahukah kamu, salah satu penyebab umum kebakaran rumah adalah akibat memasak di dapur? Ya, dapur memang menjadi area di rumah yang paling berisiko menyebabkan kebakaran. Ini karena di dapur ada bahan mudah terbakar dan peralatan memasak lainnya.

Kebakaran dapur bisa disebabkan karena kelalaian pada saat memasak, seperti meninggalkan peralatan memasak tanpa pengawasan. Selain itu, peralatan masak seperti kompor dan oven yang bermasalah juga bisa memicu terjadinya kebakaran.

Jika terjadi kebakaran dan tidak ada alat pemadam api di dapur, kamu mungkin tidak bisa memadamkan api dengan cepat. Kebakaran bisa cepat menyebar ke peralatan dapur lainnya, furniture, dan area lain di rumah. Akibatnya, kerusakan properti jadi sangat besar.

Saat kebakaran di dapur tidak bisa dikendalikan, api bisa merambat ke rumah tetangga dan menyebabkan kerusakan yang lebih luas. Bahkan, hal ini juga akan meningkatkan risiko cedera atau bahkan kematian bagi penghuni rumah dan orang-orang di sekitarnya.

Tidak ingin mengalami risiko dan bahaya tersebut bukan? Pastikan kamu menyediakan alat pemadam api ringan (APAR) di dapur rumah. Dengan begitu, kamu tidak perlu panik jika mengalami kebakaran karena ada APAR yang siap menghadapi situasi darurat.

5 Manfaat APAR di Dapur, Siap Diandalkan Saat Darurat!

Memiliki atau menyediakan APAR di dapur tentu sangat bermanfaat. Dengan adanya APAR di dapur rumahmu, kamu bisa memastikan kebakaran bisa dipadamkan sejak dini. Selain itu, ada banyak manfaat lain yang bisa kamu dapatkan berikut ini.

1. Bisa Memadamkan Api Secepatnya

jenis apar untuk dapur rumah bahan powder berkualitas

Manfaat utama APAR untuk dapur adalah bisa digunakan untuk memadamkan kebakaran saat masih berada di tahap awal. Sebelum api berkembang menjadi besar dan tidak terkendali, kamu bisa langsung menggunakan APAR untuk memadamkan api secepatnya.

2. Kebakaran Tidak Meluas ke Area Lain

Saat melihat api muncul di dapur, gunakan APAR untuk memadamkan api tersebut. Jenis APAR untuk dapur yang berkualitas tentu dapat mengatasi kebakaran secara efektif. Dengan begitu, api tidak akan meluas ke area lain di dapur maupun ke seluruh area rumah.

3. Aset dan Properti Berharga Terlindungi

Kebakaran yang bermula dari dapur bisa menyebabkan kerusakan parah pada peralatan pemasak, perabotan rumah, maupun barang berharga lainnya. APAR akan melindungi properti berharga dari kerusakan serius dengan memadamkan api lebih cepat.

4. Keselamatan Penghuni Rumah Terjaga

Alat pemadam api bisa menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi semua penghuni rumah. Respon yang cepat terhadap kebakaran tentu akan mencegah risiko bagi orang-orang di sekitarnya, seperti luka-luka, cedera, atau bahkan kehilangan nyawa.

5. Lebih Tenang Saat Beraktivitas di Rumah

Dengan adanya APAR di dapur, kamu dan anggota keluarga lainnya bisa merasa lebih tenang ketika memasak di dapur atau menjalankan aktivitas lainnya. Ini karena kamu sudah lebih siap menghadapi situasi darurat menggunakan APAR yang ampuh dan berkualitas.

Apa Sih Jenis APAR yang Tepat untuk Dapur Rumah?

APAR terdiri dari beberapa jenis yang dirancang untuk memadamkan berbagai jenis kebakaran. Setiap jenis APAR memiliki media pemadam api yang berbeda dan efektif untuk mengatasi kelas kebakaran tertentu, seperti kebakaran kelas A, B, C.

Kebakaran di dapur termasuk dalam kebakaran kelas B dan C. Kelas B adalah kebakaran yang melibatkan bahan cair mudah terbakar, seperti minyak dan lemak. Jika terkena panas berlebih dari oven atau kompor, lemak dan minyak bisa memicu terjadinya kebakaran.

Kebakaran kelas C adalah kebakaran yang melibatkan sumber listrik. Dapur seringkali memiliki peralatan listrik, seperti kulkas dan microwave. Kabel yang rusak atau peralatan elektronik yang tidak berfungsi dengan baik bisa menjadi pemicu kebakaran dapur.

jenis apar untuk dapur media powder anti gumpal

Lalu, apa jenis APAR yang tepat untuk dapur? APAR dengan bahan dasar powder atau serbuk bisa jadi pilihan tepat untuk memproteksi dapurmu dari kebakaran. Alasannya karena APAR powder efektif untuk berbagai jenis kebakaran, termasuk kelas B dan kelas C.

APAR dry chemical powder bisa memadamkan api dengan cepat karena serbuknya mengandung bahan kimia yang efektif untuk memecah reaksi kimia pada api. Partikel serbuk dari APAR powder akan menutupi permukaan bahan bakar.

Saat menutupi permukaan bahan bakar, media powder tersebut akan memisahkan oksigen dari sumber api. Oksigen merupakan salah satu unsur yang dibutuhkan oleh api untuk bisa terus menyala. Jika sumber api tidak mendapatkan pasokan oksigen, maka api akan padam.

Menurut teori segitiga api, api dapat terbentuk atau menyala ketika ada tiga unsur yang bereaksi, yaitu sumber panas, bahan bakar, dan oksigen. Jika salah satu unsur tersebut hilang, otomatis api akan padam.

Selain itu, APAR powder juga dirancang dengan mekanisme yang sederhana, sehingga mudah digunakan oleh siapa pun. Kamu maupun anggota keluarga lainnya tidak akan kesulitan menggunakan APAR powder, sehingga bisa mengatasi kebakaran dengan cepat.

Baca juga:

Dapur Aman Nggak Perlu Mahal, Pilih Jenis APAR untuk Dapur yang Ampuh & Ekonomis!

Ingin dapur aman dari kebakaran tapi takut biaya mahal? Tenang, sekarang ada APAR powder DOB yang ekonomis dan ampuh padamkan kebakaran di dapur rumahmu. Ada banyak pilihan ukuran APAR DOB yang bisa kamu pilih sesuai kebutuhan.

Ukuran APAR powder yang ideal untuk dapur biasanya bervariasi, tergantung pada kebutuhan dan potensi risiko kebakaran di dapurmu. Namun, ukuran APAR dapur yang umum digunakan adalah sekitar 1 – 3 kg.

APAR dengan ukuran 1 – 3 kg memiliki ukuran yang ringkas dan mudah ditempatkan di dapur yang biasanya tidak terlalu luas. Jadi, kamu bisa pilih APAR Powder DOB 1 kg dan 3 kg untuk memproteksi dapur rumah dari bahaya kebakaran.

jenis apar untuk dapur garansi 5 tahun

Harga APAR Powder DOB untuk dapur memang ekonomis, tapi bukan berarti kualitasnya murahan. APAR DOB sudah terbukti ampuh memadamkan api dalam waktu 3 detik saja, loh! Butuh bukti? Yuk, lihat video uji pemadaman APAR DOB disini.

APAR Powder DOB juga tersedia dalam ukuran yang lebih besar, yaitu 6 kg dan 9 kg. Kapasitas APAR yang besar biasanya digunakan untuk komersial atau di lingkungan industri yang memerlukan perlindungan lebih kuat atau memiliki risiko kebakaran lebih tinggi.

Beli APAR Powder DOB juga lebih hemat karena bergaransi 5 tahun. Masa expired APAR DOB juga lama, yaitu sampai 5 tahun. Jadi, kamu nggak perlu refill APAR berkali-kali. Nah, tunggu apa lagi? Yuk, Beli APAR powder DOB untuk dapur rumahmu sekarang!

APAR Jenis Powder Itu Seperti Apa? Berikut Penjelasannya

Jika dilihat sekilas, semua APAR mungkin tampak sama. Padahal, bisa saja APAR kamu sering kamu lihat itu berbeda. Pasalnya, ada beberapa jenis APAR yang digunakan di Indonesia. Nah, salah satunya adalah APAR jenis powder.

Ada satu keistimewaan alat pemadam api powder yang tidak dimiliki APAR lain, yaitu bisa digunakan untuk semua kelas kebakaran. Yuk, kenali APAR powder lebih jauh! Mulai dari fungsi, cara kerja, cara penggunaan, dan bedanya dengan APAR CO2.

Mengenal APAR Powder, Tabung Pemadam Api Multifungsi

APAR powder adalah jenis alat pemadam api yang menggunakan dry chemical powder sebagai bahan pemadamnya. Umumnya, jenis serbuk kimia yang digunakan pada alat pemadam api powder adalah campuran ammonium phosphate.

apar powder harga ekonomis kualitas terbaik

Jenis APAR ini bisa dengan cepat merespon kebakaran dan memberikan penanggulangan yang efektif. Hal ini memungkinkan upaya awal pemadaman yang efektif untuk mengendalikan kebakaran sebelum merambat lebih jauh.

Alat pemadam api powder umumnya bisa digunakan untuk memadamkan kebakaran kelas A, B, dan C. Maka dari itu, jenis APAR ini disebut sebagai APAR yang serbaguna atau multifungsi karena bisa digunakan pada berbagai area sesuai kebutuhan.

  • Kelas A: kebakaran yang melibatkan bahan bakar padat, seperti kertas, kain, kayu, karet, dan plastik.
  • Kelas B: kebakaran yang dipicu oleh bahan bakar cair dan gas, seperti bensin, minyak, oli, cat, tiner, alkohol, dan gas LPG.
  • Kelas C: kebakaran yang disebabkan oleh masalah listrik dan peralatan elektronik, seperti korsleting listrik, hubungan pendek arus listrik, dan malfungsi alat elektronik.

apar powder garansi 5 tahun

Karena keunggulannya dalam memadamkan berbagai kelas kebakaran, APAR powder menjadi pilihan yang tepat dan serbaguna dalam situasi darurat. APAR jenis powder ini bisa digunakan untuk berbagai area, seperti:

  • Rumah
  • Kantor
  • Pabrik
  • Industri
  • Mall
  • Hotel
  • Apartemen
  • Kendaraan

APAR powder juga dirancang dengan mekanisme penggunaan yang sederhana serta mudah dipahami. Hal ini memungkinkan siapa saja bisa menggunakan alat pemadam api ini dengan cepat dalam situasi darurat.

Baca juga: Jenis-Jenis APAR dan Kelas Kebakaran yang Bisa Ditangani

Apa Perbedaan APAR Powder dan CO2?

APAR powder dan CO2 garansi 5 tahun

Selain APAR powder, ada juga jenis APAR lain yang umum digunakan di Indonesia, yaitu APAR CO2. Lalu, apa perbedaannya? Pada dasarnya, perbedaan APAR powder dan CO2 terletak pada bahan pemadam yang digunakan, cara kerja, dan fungsinya.

Alat pemadam api powder menggunakan dry chemical powder sebagai bahan pemadamnya. Sementara itu, APAR CO2 menggunakan bahan pemadam api berupa gas Carbon Dioxide (CO2).

Cara kerja APAR powder adalah dengan menghentikan reaksi pembakaran. Partikel-partikel serbuk pada APAR powder akan menghambat reaksi antara panas dan bahan bakar, mendinginkan api, dan menghalangi akses oksigen ke api.

perbedaan cara kerja apar powder dan co2

Pada APAR CO2, gas Carbon Dioxide (CO2) yang dilepaskan ke udara akan membentuk lapisan di sekitar api. Lapisan CO2 tersebut akan menghalangi pasokan oksigen ke api, sehingga ketersediaan oksigen akan berkurang dan api menjadi padam.

APAR powder bisa digunakan untuk mengatasi berbagai jenis kebakaran. Termasuk kebakaran yang dipicu bahan bakar padat, cair, gas, dan listrik. Oleh karena itu, APAR powder disebut multifungsi karena bisa memadamkan kebakaran kelas A, B, dan C.

Sementara itu, APAR CO2 lebih umum digunakan untuk memadamkan kebakaran yang melibatkan peralatan listrik, elektronik, dan material lain yang sensitif terhadap air atau residu serbuk yang termasuk dalam kebakaran kelas B dan C.

Baca juga:

Begini Cara Kerja APAR Powder Dalam Memadamkan Api

APAR powder bekerja efektif untuk memadamkan kebakaran kelas A, B, dan C. Pada dasarnya, cara kerja alat pemadam api powder adalah dengan menghentikan reaksi tiga elemen pada segitiga api.

APAR powder memutus reaksi pembakaran pada segitiga api

Menurut teori segitiga api, munculnya api disebabkan karena adanya reaksi pembakaran pada tiga unsur, yaitu bahan bakar, oksigen, dan sumber panas. Jika salah satu unsur tersebut hilang, maka api akan padam.

Saat dilepaskan ke udara, partikel-partikel serbuk akan membentuk lapisan di sekitar api. Lapisan serbuk akan menghalangi pasokan oksigen yang dibutuhkan oleh api untuk terus berkobar, sehingga api akan padam.

Serbuk APAR powder juga memiliki kemampuan untuk menyerap panas. Saat dilepaskan ke titik api, serbuk akan menyerap panas dari api itu sendiri. Ini menyebabkan suhu api turun secara signifikan, sehingga mencegah api terus berkobar.

Jadi, APAR powder bekerja dengan cara memutus reaksi kimia yang berlangsung dalam kebakaran. Saat reaksi unsur-unsur segitiga api terputus, maka api menjadi padam.

Harus Tahu, Ini Kelebihan dan Kekurangan APAR Powder

Setiap jenis APAR memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Fungsi APAR juga berbeda, sehingga masing-masing bisa digunakan sesuai kebutuhan proteksi. Berikut ini adalah kelebihan dan kekurangan APAR powder yang harus kamu ketahui.

1. Efektif Melawan Berbagai Kelas Kebakaran

apar powder untuk kebakaran kelas a b c

APAR media powder bekerja efektif dalam memadamkan api dari berbagai jenis bahan bakar. Termasuk bahan bakar padat, gas, cair, dan masalah kelistrikan. Ini artinya, APAR powder cocok untuk kebakaran kelas A, B, dan C.

2. Kemampuan Pemadaman yang Cepat

Pemadaman api menggunakan media powder bisa berlangsung cepat. Ini karena APAR powder menggunakan partikel-partikel serbuk yang mampu menghalangi akses oksigen dan mendinginkan api, sehingga reaksi pembakaran bisa cepat berhenti.

3. Efektif untuk Api yang Sulit Dijangkau

Media dry chemical powder bisa menyebar setelah disemprotkan dari dalam tabung. Hal ini membuatnya mampu menjangkau area yang sulit dijangkau, seperti sudut dan celah sempit, sehingga pemadaman api akan lebih efektif.

apar powder harga terjangkau

Disamping memiliki banyak keunggulan, APAR powder juga memiliki beberapa kekurangan yang harus kamu ketahui. Salah satu kekurangannya adalah menghasilkan residu serbuk setelah pemadaman api dilakukan.

Serbuk tersebut bisa menyebabkan kontaminasi yang merusak mesin dan peralatan elektronik. Pembersihan serbuk pasca kebakaran juga harus dilakukan dengan hati-hati, sehingga cukup memakan banyak waktu.

Selain itu, penggunaan APAR powder juga tidak efektif untuk kebakaran logam yang termasuk dalam kelas D. Untuk mengatasi kebakaran kelas D, dibutuhkan alat pemadam khusus yang sesuai dengan bahan logam pemicunya.

Prosedur Penggunaan APAR Powder yang Efektif dan Aman

Untuk memadamkan api menggunakan APAR, ada langkah-langkah penting yang tidak boleh dilewatkan. Pertama, kamu harus memiliki pengetahuan terkait jenis kebakaran, ukuran api, dan kemungkinan risiko yang terjadi.

Sebelum menggunakan APAR powder, periksa tabung pemadam tersebut secara visual untuk memastikan kondisinya baik dan siap digunakan. Pin safety atau segel dari tabung APAR tersebut harus masih tersegel, agar efektif digunakan.

cara menggunakan apar powder yang aman dan efektif

Setelah itu, posisikan diri dengan aman. Jarak yang aman dari titik api adalah 3 – 5 meter. Berdirilah dengan posisi yang stabil. Selanjutnya, kamu bisa mulai menggunakan APAR dengan teknik PASS berikut ini:

  • Pull: tarik pin pengaman pada tabung APAR powder.
  • Aim: pegang ujung selang APAR dan arahkan ke titik api.
  • Squeeze: tekan tuas APAR dengan penuh untuk melepaskan serbuk pemadam.
  • Sweep: gerakkan selang APAR secara zig-zag saat mengarahkan bahan pemadam ke titik api untuk memperluas cakupan area pemadaman.

Lakukan pemadaman dengan cara tersebut sampai api padam atau media pemadamnya habis. Jaga jarak yang cukup dekat dengan titik api agar proses pemadaman lebih efektif, namun jangan terlalu dekat agar terhindar dari risiko.

Nah, itu dia serba-serbi tentang APAR powder yang perlu kamu ketahui. Untuk proteksi yang lebih optimal, pastikan kamu menggunakan APAR jenis powder yang berkualitas, seperti APAR powder DOB. Dapatkan APAR powder DOB disini!

Kenali Berbagai Jenis Alat Pemadam Api Ringan (APAR)

cara menggunakan apar yang benar menurut jenis jenisnya

Alat pemadam api ringan (APAR) terdiri dari beberapa jenis dengan fungsi yang berbeda. Jenis alat pemadam api ringan dibedakan berdasarkan media pemadam kebakaran yang digunakan, sistem kerja, dan kapasitasnya.

Jenis Alat Pemadam Api Ringan Berdasarkan Media yang Digunakan

Tahukah kamu, media pemadam api yang ada di dalam tabung APAR berbeda-beda? Lalu, ada berapa jenis isi APAR? Isi media APAR yang umum digunakan di Indonesia ada empat macam, yaitu media powder, CO2, foam, dan liquid gas.

1. Jenis Alat Pemadam Api Powder

jenis alat pemadam api ringan powder berkualitas

Dry chemical powder adalah salah satu media pemadam kebakaran paling banyak digunakan. Hal ini karena media powder serbaguna untuk mengatasi hampir semua kelas kebakaran, yaitu kebakaran kelas A, B, dan C

APAR Powder mampu memadamkan api dengan cara smothering, yaitu menyelimuti bahan yang terbakar, sehingga tidak bisa mendapatkan pasokan oksigen yang merupakan unsur penting dalam terbentuknya api.

Baca juga: Cara Kerja Alat Pemadam Api Ringan Berdasar Segitiga Api

2. Jenis Alat Pemadam Api Foam

APAR Foam menggunakan media campuran air dan surfaktan soda yang disebut dengan Aqueous Film Forming Foam (AFFF). Saat media disemprotkan keluar dari tabung, maka akan terbentuk busa yang mampu memadamkan api.

Jenis media ini mampu memadamkan kebakaran dengan cara mengisolasi titik api dari oksigen dan mendinginkan suhu panas di sekitarnya. Jens alat pemadam api ringan media foam bisa digunakan untuk mengatasi kebakaran kelas A dan B.

3. Jenis Alat Pemadam Api CO2

jenis alat pemadam api ringan media co2 kualitas terbaik

Jenis alat pemadam api ringan juga ada yang menggunakan media gas Carbon Dioxide (CO2). Gas CO2 mampu memadamkan api dengan cara mengisolasi oksigen serta mengurangi panas pada titik kebakaran. 

Alat pemadam api CO2 merupakan jenis APAR clean agent karena tidak meninggalkan residu. Cocok untuk memproteksi ruang panel listrik, laboratorium, ruang komputer, dll. Fungsi APAR CO2 adalah untuk mengatasi kebakaran kelas B dan C.

4. Jenis Alat Pemadam Api Liquid Gas

APAR liquid gas bisa digunakan untuk memadamkan kebakaran kelas A, B, dan C. Media liquid gas bersifat clean agent karena tidak meninggalkan residu setelah digunakan. Liquid gas juga ramah lingkungan dan aman bagi manusia.

Jenis APAR ini cocok untuk memproteksi area yang tidak bisa dipoteksi dengan media lain, seperti air. Alat pemadam api liquid gas cocok untuk ruang komputer, ruang panel listrik, ruang arsip, laboratorium, dapur, rumah sakit, dll. 

Baca juga: Klasifikasi Kelas Kebakaran dan Media Pemadamnya

Jenis APAR Berdasarkan Sistem Kerjanya

Alat pemadam api ringan (APAR) juga dibedakan menjadi dua jenis berdasarkan sistem kerja yang digunakan. Kedua jenis sistem kerja APAR adalah stored pressure system dan cartridge pressure system. Untuk lebih jelasnya, simak penjelasan berikut ini.

1. Jenis APAR Stored Pressure System

jenis alat pemadam api ringan stored pressure system

Ciri khas dari APAR stored pressure system adalah media pemadam api dan gas pendorongnya berada dalam satu tabung yang sama. Besar kecilnya tekanan yang keluar dari tabung APAR tersebut bisa kita tentukan melalui handle atau tuas APAR. 

Jenis alat pemadam api ringan ini dilengkapi dengan pressure gauge. Fungsinya untuk memastikan berapa tekanan tabung APAR. Jarum manometer harus berada di warna hijau yang menunjukan tekanan normal 13 – 18 bar.

2. Jenis APAR Cartridge Pressure System

jenis apar cartridge pressure system

Cartridge pressure system merupakan jenis alat pemadam api ringan yang gas bertekanannya terpisah dari media pemadamnya. Dengan kata lain, tekanan tersebut tidak bercampur langsung dengan media yang ada di dalam tabung APAR.

Tekanan pada APAR ini tersimpan pada sebuah cartridge khusus. Cara kerja sistem ini yaitu dengan merobek membran pada cartridge, sehingga tekanan gas dapat mengalir ke dalam tabung pemadam dan membawa media keluar.

Baca juga: Perbedaan APAR Stored Pressure dan Cartridge Pressure System

Jenis Alat Pemadam Kebakaran Berdasarkan Kapasitasnya

Jika dilihat dari kapasitasnya, jenis alat pemadam api ringan memang berbeda-beda. Ada yang ukurannya kecil dan ada pula yang berukuran besar. Kapasitasnya sengaja dibuat berbeda supaya bisa digunakan sesuai kebutuhan.

1. Alat Pemadam Api Ringan (APAR)

jenis apar berdasarkan kapasintasnya garansi 5 tahun

Sesuai namanya, jenis alat pemadam api ringan ini memiliki kapasitas yang ringan. Jenis APAR yang banyak digunakan di Indonesia berkapasitas 0,5 – 9 kg yang bisa dipilih sesuai kebutuhan dan tipe area yang diproteksi.

Untuk proteksi mobil atau kendaraan lainnya, disarankan menggunakan APAR mobil kapasitas 0,5 – 3 kilogram. Sementara untuk gedung bisa menggunakan APAR ukuran 2 – 9 kg sesuai tipe kawasan yang akan diproteksi.

Baca juga: Ukuran Tabung Alat Pemadam Api Ringan (APAR)

2. Alat Pemadam Api Berat (APAB)

jenis alat pemadam api ringan berkualitas

 Alat pemadam api berat (APAB) memiliki ukuran yang lebih besar dari APAR. APAB yang digunakan di Indonesia berkapasitas 20 – 100 kg. Jenis alat pemadam kebakaran ini dilengkapi dengan troli khusus untuk mempermudah mobilitasnya.

Berbeda dengan APAR bisa dioperasikan oleh satu orang, APAB setidaknya harus dioperasikan oleh 2 orang. APAB digunakan untuk memproteksi area yang luas dan berpotensi mengalami kebakaran besar, seperti pabrik dan pom bensin.

Nah, itu dia berbagai jenis alat pemadam api ringan beserta fungsinya. Pastikan kamu menggunakan APAR DOB karena terjamin kualitasnya dan ekonomis harganya. Yuk, beli APAR DOB untuk proteksi kebakaranmu sekarang!