Penggunaan APAR di Rumah Sakit yang Aman Bagi Pasien & Staf

penggunaan apar di rumah sakit sesuai prosedur

Rumah sakit menjadi salah satu area publik yang cukup rawan mengalami kebakaran. Untuk mengatasi risiko kebakaran secepatnya, penggunaan APAR di rumah sakit dan peralatan pemadam kebakaran lainnya sangat penting.

Mengapa Penggunaan APAR di Rumah Sakit Sangat Penting?

penggunaan apar di rumah untuk keselamatan pasien dan staf

Alat Pemadam Api Ringan (APAR) adalah sebuah alat yang dirancang untuk memadamkan api pada tahap awal atau api skala kecil. Sebelum api menjadi lebih besar dan sulit dikendalikan, sehingga risiko kerugian bisa diminimalisir.

Penggunaan APAR di rumah sakit sangat penting karena rumah sakit adalah lingkungan yang rentan terhadap kebakaran. Risiko ini dapat menyebabkan dampak serius terhadap keamanan pasien, staf medis, serta fasilitas dan peralatan medis.

Manfaat dan pentingnya APAR di rumah sakit adalah sebagai berikut:

  • Keselamatan staf dan pasien
  • Perlindungan fasilitas dan peralatan medis
  • Kepatuhan terhadap standar keselamatan
  • Evakuasi yang aman
  • Pemadaman cepat dan efektif

Terjadinya kebakaran dapat menyebabkan ancaman langsung terhadap keselamatan pasien dan staf medis. APAR dapat membantu mengendalikan kebakaran pada tahap awal, memberikan waktu bagi evakuasi, dan mencegah penyebaran api.

Rumah sakit menyimpan peralatan medis berharga dan fasilitas sensitif, seperti ruang operasi dan unit perawatan intensif. Kebakaran dapat merusak peralatan medis dan fasilitas yang kritis. APAR membantu melindungi investasi tersebut.

Proses medis seperti sterilisasi alat-alat medis menggunakan bahan kimia yang mudah terbakar. Serta aktivitas seperti penggunaan laser atau peralatan bedah juga dapat menciptakan panas dan menyebabkan kebakaran jika tidak dioperasikan dengan benar.

Kebakaran di rumah sakit dapat mengakibatkan situasi darurat yang memerlukan evakuasi cepat dan teratur. APAR membantu menciptakan kondisi yang memungkinkan evakuasi yang aman dengan mengendalikan kebakaran dan mengurangi risiko.

Penggunaan APAR di rumah sakit bukan hanya tentang kepatuhan terhadap regulasi, tetapi juga mengenai keselamatan dan perlindungan nyata bagi semua individu yang berada di dalamnya.

Jenis APAR untuk Rumah Sakit yang Aman Bagi Pasien dan Staf Medis

Keselamatan di rumah sakit merupakan prioritas utama untuk melindungi pasien, staf medis, dan aset medis yang berharga. APAR menjadi elemen penting dalam upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran di lingkungan medis yang unik ini.

Memilih jenis APAR yang tepat sangat krusial untuk memastikan efektivitas dan keamanan dalam menghadapi berbagai risiko kebakaran di rumah. Berikut adalah beberapa jenis APAR yang cocok untuk rumah sakit:

1. APAR Liquid Gas

APAR dengan media liquid gas merupakan pilihan yang cocok untuk rumah sakit. Gas ini tidak meninggalkan residu dan tidak merusak peralatan medis. Penggunaan gas clean agent membantu melindungi investasi rumah sakit dalam peralatan medis canggih.

Media liquid gas tidak menurunkan kadar oksigen di udara, sehingga tidak mengganggu pernapasan dan kesehatan pasien yang berada di ruangan. Oleh karena itu, APAR liquid gas cocok untuk memproteksi ruang-ruang pasien di rumah sakit.

2. APAR CO2

APAR CO2 adalah alternatif lain yang efektif untuk pemadaman kebakaran di rumah sakit. Jenis APAR ini cocok untuk ruangan dengan peralatan elektronik, karena tidak meninggalkan residu.

Namun, penggunaan APAR CO2 di ruang pasien tidak disarankan. Hal ini karena gas CO2 dapat menyebabkan penurunan kadar oksigen di udara dan mempengaruhi pasien serta staf medis yang mungkin berada di sekitar area kebakaran.

Gas CO2 dapat menyebabkan efek samping kesehatan seperti pusing, mual, atau bahkan kehilangan kesadaran jika terpapar dalam jumlah besar. Ini dapat menjadi masalah, terutama jika ada pasien atau staf medis yang sensitif terhadap gas CO2.

Karena sifatnya yang bisa mengganggu pernapasan, penggunaan APAR CO2 lebih cocok untuk beberapa area berikut di rumah sakit:

  • Ruang server dan pusat data
  • Laboratorium
  • Ruang peralatan elektronik
  • Ruang arsip dan dokumentasi
  • Ruang mesin atau utilitas
  • Ruang kontrol dan sistem elektrikal
  • Ruangan lain tanpa pasien

3. APAR Powder

penggunaan apar di rumah sakit yang aman

APAR powder efektif melawan kebakaran kelas A (bahan padat), kelas B (bahan cair/liquid), dan kelas C (gas). Di rumah sakit, dimana terdapat berbagai jenis material, APAR powder bisa menjadi pilihan yang tepat karena dapat menangani berbagai situasi kebakaran.

Powder memiliki daya pemadaman yang cepat. Hal ini penting di rumah sakit untuk mengurangi resiko perluasan kebakaran dengan segera. APAR powder juga memiliki kemampuan menjangkau area yang luas dan memiliki efektivitas yang tinggi.

Namun, penggunaan APAR powder di rumah sakit perlu pertimbangan. Setelah pemadaman, APAR powder akan meninggalkan residu yang sulit dibersihkan. Jadi harus ada perencanaan untuk mengatasi residu bubuk setelah penggunaan APAR powder.

Bagaimana Cara Penggunaan APAR di Rumah Sakit Saat Terjadi Kebakaran?

Kesehatan dan keselamatan adalah aspek utama dalam dunia rumah sakit. Untuk menghadapi keadaan darurat seperti kebakaran, pemahaman yang baik tentang cara menggunakan APAR di rumah sakit sangat penting.

Berikut adalah panduan penggunaan APAR di rumah sakit untuk memastikan respon yang cepat dan efektif dalam situasi darurat:

1. Identifikasi dan Evaluasi Jenis Kebakaran

Langkah pertama dalam penggunaan APAR di rumah sakit adalah identifikasi dan evaluasi jenis kebakaran. APAR memiliki label yang menunjukkan jenis kebakaran yang dapat diatasi. Pastikan APAR yang dipilih sesuai dengan jenis kebakaran yang terjadi.

2. Aktifkan Sistem Alarm Kebakaran

Segera setelah mendeteksi kebakaran, aktifkan sistem alarm kebakaran untuk memberitahu semua orang di rumah sakit terkait adanya risiko kebakaran. Hal ini penting agar semua orang bisa memulai prosedur evakuasi jika diperlukan.

3. Pilih Jenis APAR yang Tepat

Pilih APAR yang sesuai dengan jenis kebakaran. Misalnya, APAR berjenis gas clean agent atau CO2 cocok untuk peralatan elektronik. Sementara itu, APAR foam dapat digunakan untuk kebakaran minyak dan lemak di dapur.

Baca juga: Jenis-Jenis APAR dan Kelas Kebakaran yang Diproteksi

4. Padamkan Api dengan Teknik PASS

penggunaan apar di rumah sakit yang aman

Sebelum mengaktifkan APAR, pastikan kamu berada di posisi yang aman. Pastikan jalur evakuasi tidak terhalang dan hindari asap atau panas yang berlebihan. Setelah itu, mulailah padamkan api dengan menerapkan teknik PASS (Pull, Aim, Squeeze, dan Sweep).

  • Pull: Tarik atau lepas pin safety pada handle APAR agar nantinya APAR bisa diaktifkan untuk mengeluarkan bahan pemadam.
  • Aim: Arahkan nozzle APAR ke basis api, bukan langsung ke nyala api. Ini membantu pemadaman yang lebih efektif.
  • Squeeze: Tekan tuas pemadam api dengan tegas untuk memulai penyemprotan pemadam. Pastikan untuk tetap tenang dan stabil selama proses ini.
  • Sweep: Gerakkan nozzle ke sisi-sisi dengan gerakan zig-zag untuk menyemprotkan pemadam api secara merata dan efektif.

5. Periksa Kembali & Laporkan Insiden

Setelah pemadaman, periksa kembali area kebakaran untuk memastikan bahwa tidak ada sumber api yang tersisa. Setelah kondisinya aman, laporkan insiden kebakaran kepada pihak berwenang dan petugas keamanan.

APAR di Rumah Sakit Harus Rutin Dirawat, Agar Siap Digunakan Saat Darurat

Apakah kamu merasa yakin bahwa APAR di rumah sakit tempatmu bekerja siap digunakan dalam situasi darurat? Keefektifan APAR tidak datang begitu saja. Perlu perawatan rutin agar siap digunakan saat darurat untuk memberikan respons yang cepat.

Seperti peralatan lainnya, APAR memerlukan perawatan untuk memastikan fungsi optimalnya. Inspeksi APAR secara teratur terhadap tekanan, segel, dan mekanisme pengaktifan akan memastikan APAR siap beraksi tanpa kendala.

penggunaan apar di rumah sakit yang aman

Jaga kesiapan APAR-mu dengan Firecek. Solusi praktis untuk memastikan APAR-mu dalam kondisi optimal. Firecek hadir untuk memberikan kamu kontrol penuh atas kondisi APAR dengan langkah-langkah pemeriksaan yang sederhana namun efektif.

Firecek adalah Aplikasi Sistem Proteksi Kebakaran No.1 di Indonesia yang memungkinkan kamu memeriksa keandalan APAR secara berkala. Fitur-fitur canggih pada Firecek memastikan APAR-mu siap digunakan kapanpun dibutuhkan.

Dengan petunjuk langkah demi langkah yang jelas, alat ini menghadirkan kepercayaan diri kepada pengguna untuk memeriksa APAR secara rutin tanpa kesulitan. Firecek bukan hanya alat, tapi juga investasi untuk keamanan rumah sakit di masa depan.

Dengan menjaga penggunaan APAR di rumah sakit tetap terawat dengan baik, maka akan meminimalkan risiko kebakaran serta memastikan kesiapan dalam menghadapi situasi darurat. Ada pertanyaan? Hubungi kontak kami untuk konsultasi.

Apa Perbedaan APAR CO2 dan Powder? Padahal Sama-Sama Buat Madamin Api

perbedaan APAR CO2 dan Powder

Tahukah kamu apa perbedaan APAR CO2 dan Powder? Walaupun sama-sama memiliki fungsi untuk memadamkan api, keduanya memiliki perbedaan yang menonjol. Lantas, apa perbedaan dari kedua APAR tersebut? Mungkin itu menjadi pertanyaan yang muncul dalam benak kamu bukan?

Inilah alasan mengapa pada pembahasan kali ini akan mengupas tentang perbedaan antara kedua jenis APAR tersebut. Kamu penasaran apa saja perbedaanya? Yuk, Simak ulasan lengkap berikut ini!

Apa Itu APAR Jenis CO2 & Powder?

Perbedaan APAR CO2 dan Powder dari media

APAR CO2 merupakan jenis APAR yang bahan utamanya terbuat dari Karbon Dioksida (CO2). Karbon Dioksida ini merupakan gas yang terdiri dari atom karbon dan atom oksigen yang tidak mudah terbakar, sehingga sangat efektif untuk memadamkan api.

Teknik pemadam CO2 ini adalah memadamkan api melalui penghilangan pada oksigen. Ketika APAR jenis ini dilepaskan, CO2 akan menggantikan oksigen dan mengurangi konsentrasi oksigen yang diperlukan untuk pembakaran.

perbedaan apar co2 dan powder berdasarkan teori segitiga api

Baca Juga: APAR Jenis Powder Itu Seperti Apa? Berikut Penjelasannya

Sedangkan, APAR Powder adalah jenis alat pemadam kebakaran yang menggunakan media dry chemical powder. Jenis APAR yang menggunakan media dry chemical powder ini memiliki dua teknik dalam pemadaman apinya, yaitu:

  • Smothering, yaitu teknik pemadaman api dengan melakukan isolasi terhadap api agar tidak mendapatkan suplai oksigen.
  • Starvation, yaitu teknik pemadaman api dengan memisahkan antara bahan bakar dengan unsur lain.

6 Perbedaan APAR CO2 dan Powder yang Wajib Kamu Ketahui

perbedaan APAR CO2 dan Powder saat digunakan

Setelah kamu mengetahui apa itu APAR CO2 dan Powder, dalam pembahasan selanjutnya akan mengulas tentang perbedaannya. Pasalnya, meskipun keduanya memiliki fungsi yang sama, yaitu untuk memadamkan api, nyatanya terdapat perbedaan antara kedua jenis tersebut.

Apa saja perbedaan kedua jenis APAR yang harus kamu ketahui? Simak ulasan detail berikut ini ya!

1. Perbedaan Pada Aspek Media dan Kelas Kebakaran

Perbedaan APAR CO2 dan Powder yang pertama adalah perbedaan pada aspek media dan kelas kebakaran. Pasalnya, setiap jenis alat pemadam memiliki kemampuan tersendiri dalam memadamkan api, berikut ini penjelasanya.

APAR jenis CO2 hanya hanya efektif untuk memadamkan kelas kebakaran B dan C, yaitu kebakaran akibat dari cairan dan listrik saja.

Sedangkan, jenis APAR Powder yang lebih unggul dan serbaguna, karena efektif untuk memadamkan kebakaran kelas A, B dan C. Yaitu, kebakaran yang penyebab utamanya dari cairan mudah terbakar, benda padat non logam dan listrik.

2. Perbedaan Pada Bagian Nozzle

perbedaan APAR CO2 dan PowderPada bagian tersebut, jenis APAR Powder memiliki nozzle yang berukuran kecil, berbeda dengan APAR CO2 yang memiliki ukuran nozzle jauh lebih besar. Mengapa APAR jenis CO2 memiliki ukuran nozzle yang jauh lebih besar? Alasanya adalah tekanan jenis CO2 lebih tinggi serta perbedaan cara kerjanya.
Jenis CO2 memiliki cara kerja pemadaman dengan menyebarkan gas, sedangkan jenis Powder pemadamanya menembak ke titik api.

3. Perbedaan Desain Tabung

perbedaan apar CO2 dan PowderPerbedaan selanjutnya, yang tidak kalah penting untuk kamu ketahui adalah soal desain tabung. Jika dalam tabung jenis CO2 memiliki desain tabung yang lebih tebal, berbeda dengan jenis Powder. Tekanan pada apar powder itu 15 bar, sedangkan apar co2 tekanannya dari medianya itu sampai 57 bar, sehingga tabung apar powder tidak sesuai jika digunakan untuk isi media co2.

Karena CO2 menggunakan media Karbon Dioksida yang memiliki tekanan mencapai 57 bar, tentunya lebih membutuhkan desain tabung yang lebih tebal. Sehingga, kamu tidak perlu heran ketika terdapat perbedaan berat antara CO2 dengan jenis lainnya.

Baca Juga: Fakta Menarik APAR CO2: Fungsi, Kelebihan & Cara Penggunaan

4. Perbedaan APAR CO2 dan Powder Pada Pressure Gauge

Perbedaan pada aspek fisik dari kedua jenis APAR tersebut adalah pressure gauge (alat pengukur tekanan) pada tabung. Dimana, pada jenis APAR CO2 kamu tidak akan menemukan pressure gauge tersebut, berbeda dengan APAR Powder yang memiliki pressure gauge.

perbedaan APAR CO2 dan Powder

Alasan kenapa jenis APAR CO2 tidak menggunakan pressure gauge adalah media pemadam apinya menggunakan gas karbon dioksida atau CO2 yang bertekanan 830 psi. Sehingga, pressure gauge kurang tepat dipasang pada tabung CO2 dan pastinya akan mengganggu saat akan kamu gunakan.

Selain itu, alasan mengapa APAR CO2 tidak memiliki pressure gauge adalah karena pressure gauge dengang range 55 bar itu besar, sehingga kalau dipasang di tabung apar akan mengganggu mobilitas.

5. CO2 Termasuk APAR Clean Agent, Sedangkan APAR Powder Meninggalkan Residu

Pada jenis APAR CO2 ini ketika kamu gunakan tidak akan meninggalkan residu, karena, sifat dari APAR CO2 ini adalah clean agent. Oleh karena itu, kamu bisa mempertimbangkan untuk tidak menggunakan APAR powder untuk proteksi instalasi/komponen listrik yang memiliki komponen kecil.

Karena, kamu akan kesulitan ketika membersihkan sisa powder. Berbeda dengan jenis APAR Powder yang termasuk dalam kategori tidak clean agent atau meninggalkan residu. Oleh karena itu, jenis APAR ini jangan kamu gunakan untuk memadamkan tempat yang terdapat perangkat elektronik, seperti PC, televisi dan laptop.

Baca juga: Jenis-Jenis APAR dan Kelas Kebakaran yang Bisa Ditangani

6. Efektifitas Pemadaman Apinya

Perbedaan APAR CO2 dan Powder pada saat kamu gunakan adalah efektifitas dalam proses pemadaman api. Pasalnya, jenis CO2 tidak cocok untuk kamu gunakan memadamkan api pada luar ruangan, karena bahan utamanya gas.

Karena, pada jenis APAR CO2 ini medianya berbentuk cairan gas yang akan bergerak ke segala arah ketika kamu gunakan di luar ruangan. Sedangakan, pada jenis APAR Powder, medianya berbentuk serbuk kimia yang partikelnya tidak akan bergerak bebas seperti cairan gas.

Cara Menggunakan APAR CO2 yang Benar

Jika kamu ingin menggunakan APAR jenis CO2, pastikan bahwa kamu mengetahui prosedur penggunaan yang benar. Karena, hal itu akan mempengaruhi efektivitas pemadaman yang kamu lakukan. Nah, jika kamu belum mengetahui prosedurnya? Simak penjelasan berikut ini!

  • Bawa APAR CO2 ke titi apipenggunaan apar
  • Pastikan kamu berada pada jarak aman dan membelakangi apicara pakai apar
  • Lepaskan pin dan segel pada APAR CO2petunjuk penggunaan apar
  • Arahkan nozzle ke titik api tekan handle untuk mengeluarkan media APAR CO2 dari dalam tabungcara memakai apar
  • Gerakan ujung selang menyapu dari kiri ke kanan, setelah api padam segera keluar dari ruangan tersebut
    teknik penggunaan apar

Daftar Harga APAR Powder Terbaru Tahun 2023

APAR memang memiliki peranan yang cukup vital dalam proteksi kebakaran, namun untuk membelinya kamu harus pastikan terlebih dahulu harganya. Hal ini sangat penting karena dapat kamu jadikan pertimbangan jenis APAR yang cocok kamu gunakan dan pastinya sesuai dengan bajet.

Nah, inilah daftar harga terbaru APAR CO2 dan Powder tahun 2023 dari sumber terpercaya.

DAFTAR HARGA APAR POWDER TAHUN 2023
Jenis APAR Harga
APAR Powder Dob 1 KG Rp123,00
APAR Powder Dob 3KG Rp183,00
APAR Powder Dob 6KG Rp264,00
APAR Powder Dob 9KG Rp365,00

Penting:

  • Gratis ongkir untuk wilayah Semarang, Jakarta dan Surabaya
  • Siap kirim ke seluruh wilayah Indonesia
  • Garansi 5 Tahun dan Gratis Aplikasi Firecek

Itulah tadi ulasan lengkap tentang perbedaan APAR CO2 dan Powder lengkap dengan harga terbaru tahun 2023. Melalui ulasan tersebut semoga dapat membantu kamu dalam menentukan pilihan jenis APAR mana yang akan kamu gunakan. Jangan lupa ketika kamu membutuhkan APAR terbaik dan terpercaya silahkan kunjungi dob.id dengan klik disini.

Fakta Menarik APAR CO2: Fungsi, Kelebihan & Cara Penggunaan

Alat pemadam api ringan (APAR) tersedia dalam beberapa jenis berdasarkan agen pemadam api yang digunakan. Salah satunya adalah APAR CO2. Apa fungsi alat pemadam api CO2 dan bagaimana cara menggunakannya? Yuk, simak penjelasannya.

Apa Itu APAR CO2?

APAR CO2 garansi 5 tahun

APAR CO2 adalah alat pemadam api ringan (APAR) yang menggunakan Carbon Dioxide (CO2) sebagai agen pemadam api. Umum digunakan untuk memadamkan kebakaran yang melibatkan bahan-bahan yang sensitif terhadap air dan bahan kimia lainnya.

Alat pemadam api CO2 bekerja dengan cara melepaskan gas CO2 dari dalam tabung ketika handle ditekan. Media CO2 yang keluar dari tabung akan membentuk semburan berkecepatan tinggi yang mengalirkan gas ke sumber kebakaran.

Kelebihan APAR CO2 dari Jenis APAR Lain

Sebelum membeli alat pemadam api CO2, kamu harus mengetahui apa saja kelebihan dan kekurangannya. Ya, setiap jenis APAR memang memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Kelebihan alat pemadam api CO2 adalah sebagai berikut:

1. Efektif Memadamkan Kebakaran Kelas B dan C

APAR CO2 efektif untuk memadamkan kebakaran yang dipicu oleh bahan bakar cair (Kelas B) dan peralatan listrik (kelas C). CO2 akan menghilangkan oksigen (O2) yang dibutuhkan pada reaksi pembentukan api, sehingga api padam dengan cepat.

APAR CO2 ramah lingkungan

APAR CO2 banyak digunakan pada lingkungan yang terdapat bahan-bahan sensitif, seperti alat elektronik, peralatan listrik, dan bahan kimia berpotensi terbakar. Beberapa area yang bisa diproteksi dengan alat pemadam api CO2 adalah sebagai berikut:

Baca juga: Klasifikasi Kelas Kebakaran A, B, C, D dan Media Pemadamnya

2. Tidak Menghantarkan Listrik

Carbon Dioxide (CO2) adalah gas non-konduktif yang tidak menghantarkan arus listrik. Alat pemadam api CO2 bisa jadi pilihan tepat untuk memadamkan kebakaran yang melibatkan peralatan elektronik atau listrik yang masih terhubung ke sumber listrik.

3. Tidak Meninggalkan Residu

APAR CO2 harga ekonomis

Sebagai bahan pemadam api, CO2 tidak meninggalkan residu yang bisa merusak maupun mengotori lingkungan dan peralatan. Sangat cocok untuk area yang terdapat alat elektronik, mesin, dan bahan lain yang sensitif terhadap air atau bahan kimia.

Baca juga: APAR Cleant Agent, Si Penjinak Api Tanpa Residu

4. Reaksi Pemadaman Cepat

Saat APAR CO2 digunakan, gas CO2 akan dikeluarkan dengan kecepatan tinggi dari dalam tabung. Gas CO2 tersebut langsung mengarah ke titik atau area yang terbakar. Hal ini memungkinkan reaksi pemadaman api berlangsung cepat dan efektif.

Lalu, Apa Kekurangan Alat Pemadam Api Ringan CO2?

Salah satu kekurangan APAR CO2 adalah tidak efektif untuk memadamkan kebakaran kelas A, yaitu kebakaran benda padat seperti kertas, kayu, kain, karet, dll. CO2 tidak memiliki kemampuan membasahi dan mendinginkan bahan bakar padat tersebut.

APAR CO2 berkualitas tidak menimbulkan residu

Alat pemadam api CO2 juga tidak bisa memberikan perlindungan pasca pemadaman. Setelah kebakaran padam, tidak ada perlindungan yang diberikan. Ini artinya, masih ada risiko kebakaran ulang jika sumber bahan bakar masih ada.

Selain itu, CO2 merupakan gas yang berat dan bisa menumpuk pada ruangan tertutup. Hal ini bisa mengurangi oksigen yang dibutuhkan untuk bernafas. Jadi, sangat dibutuhkan ventilasi yang baik untuk memastikan keselamatan manusia.

Bagaimana Cara Menggunakan APAR CO2 yang Benar?

CO2 adalah jenis gas yang tidak memiliki warna dan bau. Pada konsentrasi tinggi, CO2 bisa berbahaya bagi kesehatan manusia. Paparan gas CO2 bisa menyebabkan kekurangan oksigen pada udara, sehingga berdampak pada kesehatan manusia.

APAR CO2 teruji lab damkar DKI jakarta

Oleh karena itu, penggunaan APAR CO2 harus dilakukan secara hati-hati. Kamu harus menggunakan alat pemadam api CO2 sesuai instruksi atau panduan yang diberikan oleh produsen. Cara menggunakan APAR CO2 adalah sebagai berikut:

  • Pastikan kamu berada di area yang aman. Evaluasi situasi kebakaran dengan cepat. Lalu, tentukan apakah kamu bisa menghadapi api tersebut dengan aman menggunakan APAR CO2 atau tidak.
  • Periksa kondisi visual untuk memastikan bahwa tidak ada kerusakan yang terjadi pada tabung pemadam CO2. Pastikan tekanan APAR pada manometer dalam rentang yang aman dan bagian segel tabung tidak rusak.
  • Pegang alat pemadam api CO2 pada posisi yang tepat. Pastikan kamu mengetahui dimana lokasi katup pelepas. Pastikan juga ada jalur evakuasi yang bebas dan kamu berada pada jarak yang aman dari titik api.
  • Lepaskan katup tabung APAR CO2. Pastikan arah semburan media CO2 menghadap ke sumber api. Aktifkan katup tersebut dengan cara memutar atau menarik pegangan yang sesuai.
  • Semburkan media CO2 dengan mengarahkan nozzle APAR ke sumber bahan bakar yang terbakar. Hindari mengarahkan semburan gas CO2 langsung ke orang atau hewan di sekitar.
  • Lakukan gerakan semprot dengan tegas dan terarah ke titik api.
  • Amati apakah api sudah padam atau melemah. Jika api belum sepenuhnya padam, ulangi langkah-langkah di atas.

Jika api terlalu besar dan tidak bisa dikendalikan menggunakan APAR CO2, segera lakukan evakuasi area dan panggil petugas pemadam kebakaran setempat. Setelah kebakaran terkendali, periksa APAR kembali untuk memastikan tidak ada kerusakan.

Kapan APAR CO2 Harus Diisi Ulang?

APAR CO2 isi ulang on site service

Untuk menjaga alat pemadam api CO2 tetap siap siaga dalam kondisi darurat, penting melakukan perawatan alat pemadam kebakaran tersebut. Salah satu perawatan yang harus kamu lakukan adalah isi ulang tabung pemadam.

Alat pemadam api CO2 harus diisi ulang saat tabungnya sudah kehabisan gas CO2 setelah digunakan. Jika tekanan turun di bawah standar, alat pemadam api CO2 juga perlu diisi ulang. Jadi, sangat penting untuk memeriksa tekanan APAR CO2 secara teratur.

Kondisi yang mengindikasikan bahwa alat pemadam api CO2 harus segera diisi ulang adalah sebagai berikut:

  • Ada tanda-tanda kerusakan pada tabung APAR, seperti korosi, karat, dan kebocoran.
  • Tekanan dalam tabung turun di bawah standar yang ditentukan pada saat melakukan inspeksi APAR rutin.
  • APAR sudah pernah digunakan sebelumnya untuk pemadaman kebakaran. Terlepas dari sebanyak jumlah gas CO2 telah dikeluarkan, APAR harus tetap diisi ulang untuk memastikan kesiapannya dalam menghadapi kebakaran.

APAR CO2 refill on site service

Idealnya, isi ulang dan pengujian tabung APAR harus dilakukan oleh penyedia layanan pemadam kebakaran yang terlatih. Mereka memiliki peralatan lengkap dan pengetahuan terkait pemeriksaan dan pengisian ulang tabung APAR dengan aman.

Bromindo adalah solusi yang tepat bagi kamu yang membutuhkan layanan isi ulang tabung APAR. Nikmati layanan refill APAR on site service yang akan memudahkanmu untuk refill APAR secara praktis dan hemat biaya.

Jika ingin memproteksi area yang sensitif terhadap air atau bahan kimia lainnya, maka APAR CO2 adalah pilihan yang tepat. Pastikan kamu menggunakan alat pemadam api CO2 yang berkualitas dan teruji.

Selain APAR CO2, kamu mungkin juga perlu APAR powder yang multifungsi untuk mengatasi kebakaran kelas A, B, dan C. APAR Powder DOB siap bantu kamu melawan kebakaran secara efektif dan efisien. Yuk, beli APAR powder DOB DISINI.