Jenis Alat Pemadam Api dan Fungsinya: APAR, APAB, Fire Blanket

alat pemadam api powder kualitas terbaik

Dalam situasi kebakaran, setiap detik sangat berharga. Memiliki alat pemadam api adalah langkah cerdas untuk menyelamatkan properti dan nyawa. Namun, penting untuk memahami jenis alat pemadam kebakaran tersebut sebelum menggunakannya.

Sebelum memilih alat pemadam untuk memproteksi asetmu, kamu harus memahami risiko kebakaran dan jenis alat pemadam yang tepat untuk mengatasinya. Artikel ini akan memberikan gambaran terkait jenis-jenis alat pemadam kebakaran dan fungsinya.

Pentingnya Alat Pemadam Api untuk Keselamatan Nyawa & Properti

Alat pemadam api tidak hanya berfungsi sebagai sarana pertahanan awal ketika terjadi kebakaran. Lebih dari itu, alat ini juga memiliki peran penting dalam meminimalisir kerusakan dan bahkan dapat menyelamatkan nyawa manusia.

Kebakaran bisa berkembang sangat cepat. Dalam hitungan detik, api yang kecil dapat berubah menjadi kebakaran besar. Ketika digunakan secara tepat, alat pemadam akan mencegah api menyebar dan menyebabkan lebih banyak kerusakan.

Prioritas utama dalam setiap situasi kebakaran adalah keselamatan manusia. Alat pemadam yang dapat digunakan dengan cepat dapat memberikan jalan bagi orang-orang untuk keluar dari gedung atau area yang terbakar, sehingga menyelamatkan nyawa mereka.

Disisi lain, kebakaran juga dapat menyebabkan kerusakan yang signifikan pada struktur bangunan dan isinya. Penggunaan alat pemadam dengan cepat tidak hanya dapat menghentikan api, tapi juga meminimalisir kerusakan yang terjadi pada properti.

Keberadaan alat pemadam juga berperan dalam meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan terhadap bahaya kebakaran. Hal ini mendorong individu dan organisasi untuk lebih memahami cara bertindak dengan cepat jika kebakaran terjadi.

Memiliki alat pemadam kebakaran, dan lebih penting lagi, mengetahui cara menggunakannya, adalah langkah esensial dalam strategi keselamatan pribadi dan profesional. Investasi dalam alat pemadam api adalah investasi dalam keselamatan dan kesejahteraan.

Apa Saja Jenis Alat Pemadam Api dan Fungsinya?

Ketika menghadapi kebakaran, penting bagi kita untuk memiliki akses terhadap berbagai jenis alat pemadam api yang sesuai. Namun, seringkali kita mungkin bingung tentang jenis alat mana yang sebaiknya digunakan dalam situasi tertentu.

Alat pemadam kebakaran memang ada banyak jenisnya. Setiap jenis tersebut dirancang untuk menangani situasi kebakaran tertentu, sehingga pedan dan fungsinya berbeda. Mari kita bahas beberapa jenis utama dari alat pemadam api dan fungsinya berikut ini:

1. Alat Pemadam Api Ringan (APAR)

Alat Pemadam Api Ringan atau APAR adalah salah satu alat pemadam kebakaran yang paling umum dan efektif yang bisa ditemukan di berbagai tempat, seperti gedung perkantoran, pusat perbelanjaan, atau fasilitas umum lainnya.

APAR biasanya berisi bahan kimia yang dapat memadamkan berbagai jenis api, termasuk api kelas A, B, dan C. Fungsinya adalah untuk memberikan pemadaman cepat dan efektif terhadap kebakaran kecil sebelum api dapat menyebar.

Jenis-jenis APAR dan kelas kebakaran yang bisa ditangani antara lain:

  • APAR Powder: kebakaran kelas A, B, C.
  • APAR Foam: kebakaran kelas A dan B.
  • APAR CO2: kebakaran kelas A, B, C.
  • APAR Liquid Gas: kebakaran kelas A, B, C.

2. Alat Pemadam Api Besar (APAB)

Berbeda dengan APAR yang biasanya digunakan untuk kebakaran kecil atau menengah, APAB dirancang untuk menangani kebakaran yang lebih besar atau situasi darurat di mana APAR tidak cukup efektif untuk memadamkannya.

APAB memiliki kapasitas yang lebih besar dalam hal volume bahan pemadam api dan daya pancar yang lebih kuat. Alat ini seringkali berupa tangki yang dipasang di tempat-tempat strategis seperti di fasilitas industri, perusahaan, kapal laut, atau area publik lainnya.

Biasanya, alat ini dilengkapi dengan nozzle atau alat semprot yang memungkinkan pengguna untuk menyalurkan bahan pemadam api dengan tekanan tinggi ke area yang terkena api. Dilengkapi juga dengan trolley untuk memudahkan penggunaannya.

3. Selimut Api (Fire Blanket)

Fire Blanket adalah alat pemadam api yang terbuat dari bahan yang tahan panas dan tidak mudah terbakar, seperti serat kaca yang dilapisi dengan bahan kimia khusus. Fungsinya adalah untuk memadamkan api dengan cara menutupi atau menutupi sumber api.

Selimut api sangat berguna untuk memadamkan api yang terjadi pada pakaian seseorang atau kebakaran kecil di dapur, seperti yang disebabkan oleh minyak panas atau api gas. Oleh karena itu, alat ini sangat cocok untuk proteksi dapur rumah maupun restoran.

Jangan Panik! Begini Cara Menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) Saat Darurat

Saat menghadapi kebakaran, penting untuk tetap tenang dan mengambil tindakan cepat. Salah satu alat yang paling efektif dalam menanggulangi kebakaran adalah APAR yang dirancang untuk memberikan pemadaman api dengan cepat dan efektif.

Jika kamu menyadari adanya kebakaran, usahakan untuk tetap tenang. Panik hanya akan membuat situasi menjadi lebih buruk. Tarik napas dalam-dalam dan cobalah untuk memusatkan pikiran Anda dan evaluasi situasi yang terjadi.

Sebelum menggunakan APAR, pertimbangkan ukuran api dan apakah kamu memiliki jalur evakuasi yang aman. Jika api terlalu besar atau kamu tidak dapat menghadapinya dengan APAR, segera keluar dari area tersebut dan panggil bantuan.

Ketika Anda berada di dekat APAR, ambil dan bawa alat tersebut ke tempat kebakaran. Pastikan Anda memegangnya dengan kuat dan siap untuk digunakan.

Sebelum memulai pemadaman, periksa APAR untuk memastikan bahwa itu dalam kondisi yang baik dan siap digunakan. Cek tekanan APAR di pressure gauge dan pastikan bahwa segel pengaman tidak rusak. Setelah itu, lakukan teknik PASS berikut ini:

  • Pull (Tarik): Siapkan APAR dengan cara menggenggam pegangan dan menarik pin pengaman. Ini akan mempersiapkan APAR untuk diaktifkan saat kamu menekan tuas pemadamnya.
  • Aim (Sasaran): Arahkan nozzle APAR ke titik api, fokuskan pada bagian bawah api, bukan pada ujung api. Ini akan membantu memutus pasokan oksigen ke api dan memadamkannya dengan lebih efektif.
  • Squeeze (Tekan): Tekan tuas pemadam api dengan tegas untuk memulai pemadam api. Pastikan untuk menyalakan APAR dari jarak yang aman sekitar 3-5 meter dari api agar tidak membahayakan diri sendiri.
  • Sweep (Sapu): Gerakkan nozzle APAR dari sisi ke sisi secara perlahan untuk menyapu seluruh area yang terkena api. Pastikan kamu memadamkan semua titik api dengan baik.

Setelah memadamkan api, tetaplah waspada terhadap kemungkinan pemuatan ulang api. Pastikan area tersebut benar-benar aman sebelum kamu meninggalkannya. Segera laporkan kebakaran kepada petugas pemadam kebakaran atau pihak berwenang setempat.

Ekonomis Tapi Efektif, APAR Powder DOB Siap Taklukan Api dan Lindungi Asetmu!

Di antara berbagai jenis alat pemadam api yang tersedia, APAR powder DOB telah terbukti menjadi pilihan yang ekonomis, namun sangat efektif dalam memadamkan api dan mengurangi kerugian akibat kebakaran.

APAR powder DOB menggunakan media serbuk kimia kering berkualitas sebagai agen pemadam. Media powder ini efektif dalam memadamkan berbagai jenis api, termasuk api kelas A, B, dan C. Artinya, APAR DOB cocok untuk berbagai situasi kebakaran.

Dibandingkan dengan jenis APAR lainnya, alat pemadam api DOB lebih terjangkau dalam hal harga. Hal ini membuatnya menjadi pilihan yang ideal untuk berbagai kebutuhan, baik itu untuk rumah tangga, kantor, atau fasilitas industri.

Bukan hanya harganya yang ekonomis, keunggulan utama dari alat pemadam api DOB adalah kemampuannya untuk memberikan pemadaman api yang cepat dan efektif. APAR DOB telah terbukti dapat memadamkan api hanya dalam hitungan detik.

alat pemadam api canggih terkoneksi ke aplikasi sistem proteksi kebakaran

Selain itu, tabung APAR DOB juga ada QR-nya yang bisa discan dengan aplikasi Firecek. Firecek adalah Aplikasi Sistem Proteksi Kebakaran No.1 di Indonesia. Aplikasi ini akan memberikanmu kemudahan dalam:

  • Mengecek keaslian produk.
  • Menyimpan inventaris data APAR digital tanpa batas kuota penyimpanan.
  • Mendapatkan notifikasi APAR expired.

Nah, kapan lagi bisa dapetin alat pemadam api yang ekonomis tapi berteknologi tinggi? Cuma DOB pastinya! APAR DOB juga tersedia dalam pilihan yang lengkap, mulai dari 1-9 kg. Yuk, order APAR DOB sekarang! Dapatkan harga terbaik DISINI.

Jangan Salah Pilih, Ini Jenis APAR untuk Listrik yang Tepat & Aman

jenis apar untuk listrik ampuh padamkan api dalam hitungan detik

Berita kebakaran sering kali terdengar di berbagai media. Kebanyakan kebakaran tersebut ternyata disebabkan oleh listrik. Untuk mencegah hal serupa, ada baiknya kamu menyediakan jenis APAR untuk listrik yang tepat dan aman.

Ya, kebakaran yang disebabkan oleh masalah listrik memang butuh penanganan khusus. Tidak bisa dipadamkan dengan air seperti kebakaran biasa. Justru, penggunaan air bisa menimbulkan bahaya. Lalu, apa saja jenis APAR yang tepat untuk kebakaran listrik?

Bagaimana Cara Mengatasi Kebakaran Akibat Api dari Listrik?

jenis apar untuk listrik yang aman dan efektif

Kebakaran sering kali disebabkan oleh masalah listrik karena sifatnya yang melibatkan panas dan arus. Situasi ini membutuhkan jenis APAR yang khusus untuk listrik. Ada beberapa faktor yang bisa memicu kebakaran listrik. Berikut ini adalah penyebab umum terjadinya kebakaran listrik:

  • Beban berlebih (overloading)
  • Korsleting (short circuit)
  • Peralatan listrik yang rusak
  • Kebocoran arus tanah
  • Instalasi listrik yang buruk
  • Pemanasan berlebih
  • Korosi dan kerusakan kabel
  • Usia instalasi listrik sudah tua
  • Kurangnya perawatan instalasi listrik
  • Penggunaan peralatan listrik yang tidak tepat

Jenis kebakaran yang melibatkan listrik termasuk dalam kebakaran kelas C. Sistem klasifikasi kebakaran menggunakan tanda huruf (A, B, C, D, K) untuk menunjukkan jenis bahan yang terlibat dalam kebakaran. Klasifikasi kelas kebakaran dan bahan pemicunya adalalah sebagai berikut:

  • Kelas A: Kebakaran pada bahan padat, seperti kayu, karet, kertas, dan kain.
  • Kelas B: Kebakaran pada bahan cair atau gas mudah terbakar, seperti bensin, minyak, atau pelarut organik.
  • Kelas C: Kebakaran yang melibatkan komponen listrik atau peralatan listrik yang terhubung ke sumber daya listrik.
  • Kelas D: Kebakaran pada logam mudah terbakar, seperti magnesium, natrium, dan titanium.
  • Kelas K: Kebakaran pada lemak atau minyak yang digunakan dalam dapur komersial.

Kebakaran kelas C membutuhkan jenis APAR untuk listrik khusus karena karakteristik unik dari api. Situasi ini memiliki risiko tambahan dan bisa menyebabkan bahaya yang berbeda jika dibandingkan dengan kebakaran biasa, seperti bahaya kejut listrik.

jenis apar untuk listrik sesuai standar

Jangan menggunakan air untuk memadamkan kebakaran kelas C! Loh, kenapa? Bukankah air bisa memadamkan api? Jangan salah, air adalah konduktor listrik yang baik. Ini artinya air bisa menghantarkan arus listrik dan meningkatkan risiko bahaya kejut listrik

Saat digunakan untuk memadamkan listrik, air bisa menyebabkan arus listrik mengalir melalui air. Bahkan, arus listrik bisa mengenai tubuh seseorang yang mencoba memadamkan api dengan air. Hal ini bisa mengakibatkan kejut listrik yang berpotensi fatal.

Jenis APAR untuk Listrik dan Cara Kerjanya

Agar lebih aman dari bahaya kebakaran listrik, menyediakan APAR adalah solusi yang tepat. Ini karena APAR dirancang khusus agar bisa memadamkan kebakaran listrik dengan aman dan efektif. Lalu, apa saja jenis-jenis APAR yang efektif untuk kebakaran listrik?

1. APAR CO2

APAR yang menggunakan bahan pemadam gas Carbon Dioxide (CO2) juga sangat cocok untuk memadamkan kebakaran listrik. CO2 adalah gas yang tidak bersifat menghantarkan listrik, sehingga bisa memadamkan api tanpa risiko bahaya kejut listrik.

Saat digunakan, CO2 yang keluar akan berubah menjadi gas dan menguap tanpa meninggalkan residu atau sisa. Ini membuat alat pemadam api CO2 sangat ideal untuk peralatan listrik yang sensitif karena tidak merusaknya seperti halnya serbuk kimia atau bahan lainnya.

Jenis APAR untuk listrik ini bekerja dengan cara menghilangkan oksigen pada area yang terbakar. Namun, gas CO2 bisa mengurangi konsentrasi oksigen di udara. Jadi, perlu digunakan secara hati-hati dan pastikan ada sirkulasi udara yang memadai, terutama di ruangan tertutup.

2. APAR Powder

jenis apar untuk listrik media powder garansi 5 tahun

APAR powder mengandung bahan kimia seperti phosphate yang bisa menghentikan rantai pembakaran. Saat dilepaskan ke area kebakaran, serbuk kimia akan menghalangi reaksi kimia dalam pembakaran, yaitu reaksi oksigen dengan panas dan bahan bakar.

Selain itu, jenis media APAR untuk listrik ini juga memiliki sifat mendinginkan, sehingga membantu menurunkan suhu pada area yang terbakar. Hal ini akan mengurangi energi termal yang diperlukan untuk mempertahankan pembakaran, sehingga api akhirnya padam.

Namun, APAR powder bisa meninggalkan residu dan debu setelah selesai pemadaman. Residu atau sisa serbuk kimia tersebut mungkin akan merusak peralatan listrik dan alat elektronik. Selain itu, penggunaan APAR powder juga memerlukan pembersihan lebih lanjut.

3. APAR Liquid Gas

Satu lagi jenis APAR untuk listrik yang direkomendasikan, yaitu APAR liquid gas. Jenis APAR ini menggunakan bahan pemadam berupa gas cair yang tidak menghantarkan listrik. Oleh karena itu, APAR liquid gas aman digunakan untuk kebakaran pada peralatan listrik.

Gas cair tidak merusak peralatan elektronik atau komponen listrik lainnya. Hal ini sangat penting dalam situasi dimana peralatan perlu diselamatkan setelah pemadaman kebakaran. Liquid gas akan menguap dengan cepat dan tidak meninggalkan residu atau sisa.

APAR liquid gas bekerja memadamkan api dengan cara menghilangkan oksigen di area kebakaran. Pastikan kamu memilih APAR liquid gas yang menggunakan bahan ramah lingkungan dan aman bagi kesehatan manusia serta hewan.

Lalu, Mana Jenis APAR untuk Listrik yang Paling Efektif?

Bicara mengenai jenis APAR untuk listrik, ketiga jenis APAR tersebut sebenarnya sama-sama efektif. Ini karena APAR powder, CO2, dan liquid gas sama-sama bisa memadamkan kebakaran kelas C atau kebakaran yang disebabkan oleh listrik.

Namun, penggunaan APAR powder untuk listrik kurang direkomendasikan. Kenapa? Karena APAR powder meninggalkan residu atau sisa. Residu APAR powder berupa serbuk kering yang mungkin bisa merusak peralatan listrik dan butuh waktu untuk membersihkannya.

jenis apar untuk listrik bahan ramah lingkungan

Jadi, APAR dengan bahan pemadam berupa gas seperti APAR CO2 dan APAR liquid gas lebih cocok untuk memproteksi area yang sensitif. Jika ingin lebih hemat, kamu bisa menggunakan APAR CO2 karena harganya lebih terjangkau dibanding APAR liquid gas.

Jenis APAR untuk listrik tersebut sangat cocok untuk memproteksi beberapa area berikut:

  • Ruang server dan pusat data
  • Laboratorium elektronik
  • Gudang peralatan listrik
  • Ruang kontrol elektrik
  • Ruang panel listrik

Harus Tau, Ini Cara Menggunakan APAR untuk Kebakaran Listrik!

Ketidaktahuan tentang cara menggunakan APAR bisa menyebabkan bahaya serius bagi kesehatan dan keselamatan pengguna. Kamu mungkin bisa terluka atau bahkan keracunan bahan pemadam akibat cara penggunaan APAR yang salah.

Oleh karena itu, kamu harus tahu bagaimana cara menggunakan jenis APAR untuk kebakaran listrik. Nah, teknik menggunakan APAR sendiri disebut dengan PASS. Teknik PASS terdiri dari Pull, Aim, Squeeze, dan Sweep. Prosedur penggunaan APAR adalah sebagai berikut:

  1. Pull: Tarik pin pengaman atau pin safety yang terletak di dekat pegangan APAR. Langkah ini bertujuan untuk membuka pengunci atau memecah segel APAR.
  2. Aim: Arahkan ujung nozzle atau ujung selang APAR ke area kebakaran. Pastikan untuk memegang bagian tersebut dengan kuat agar bisa menahan tekanan ketika media APAR keluar bersama gas bertekanan tinggi.
  3. Squeeze: Tekan kedua tuas APAR dengan kuat untuk mengeluarkan bahan pemadam api dari dalam tabung. Pastikan untuk tetap menekan tuas sepenuhnya selama proses pemadaman menggunakan jenis APAR untuk listrik tersebut berlangsung.
  4. Sweep: Geser nozzle atau aliran bahan pemadam api dari satu sisi ke sisi lainnya pada area yang terbakar. Gerakan seperti ini akan memastikan bahwa bahan pemadam bisa merata dan mencakup ke seluruh area kebakaran.

cara menggunakan jenis apar untuk listrik sesuai standar

Saat menggunakan semua jenis APAR untuk kebakaran listrik, pastikan untuk tetap tenang dan fokus. Jangan berdiri terlalu dekat dengan api, karena bisa terluka akibat panas atau api. Setelah pemadaman, pastikan bahwa area tersebut sudah aman dan bebas dari sisa-sisa api.

Latihan teknik PASS secara berkala sangat penting untuk meningkatkan keterampilan dalam menggunakan semua jenis APAR untuk listrik. Memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam penggunaan APAR akan memudahkan kamu untuk mengatasi kebakaran dalam situasi darurat.

Nah, itu dia penjelasan tentang jenis APAR untuk listrik yang aman dan efektif. Pastikan kamu menggunakan APAR berkualitas dan berlisensi resmi, seperti APAR DOB. Yuk, beli APAR DOB disini! Harga terjangkau dan pastinya bisa kirim ke seluruh Indonesia.

Kenali Berbagai Jenis Alat Pemadam Api Ringan (APAR)

cara menggunakan apar yang benar menurut jenis jenisnya

Alat pemadam api ringan (APAR) terdiri dari beberapa jenis dengan fungsi yang berbeda. Jenis alat pemadam api ringan dibedakan berdasarkan media pemadam kebakaran yang digunakan, sistem kerja, dan kapasitasnya.

Jenis Alat Pemadam Api Ringan Berdasarkan Media yang Digunakan

Tahukah kamu, media pemadam api yang ada di dalam tabung APAR berbeda-beda? Lalu, ada berapa jenis isi APAR? Isi media APAR yang umum digunakan di Indonesia ada empat macam, yaitu media powder, CO2, foam, dan liquid gas.

1. Jenis Alat Pemadam Api Powder

jenis alat pemadam api ringan powder berkualitas

Dry chemical powder adalah salah satu media pemadam kebakaran paling banyak digunakan. Hal ini karena media powder serbaguna untuk mengatasi hampir semua kelas kebakaran, yaitu kebakaran kelas A, B, dan C

APAR Powder mampu memadamkan api dengan cara smothering, yaitu menyelimuti bahan yang terbakar, sehingga tidak bisa mendapatkan pasokan oksigen yang merupakan unsur penting dalam terbentuknya api.

Baca juga: Cara Kerja Alat Pemadam Api Ringan Berdasar Segitiga Api

2. Jenis Alat Pemadam Api Foam

APAR Foam menggunakan media campuran air dan surfaktan soda yang disebut dengan Aqueous Film Forming Foam (AFFF). Saat media disemprotkan keluar dari tabung, maka akan terbentuk busa yang mampu memadamkan api.

Jenis media ini mampu memadamkan kebakaran dengan cara mengisolasi titik api dari oksigen dan mendinginkan suhu panas di sekitarnya. Jens alat pemadam api ringan media foam bisa digunakan untuk mengatasi kebakaran kelas A dan B.

3. Jenis Alat Pemadam Api CO2

jenis alat pemadam api ringan media co2 kualitas terbaik

Jenis alat pemadam api ringan juga ada yang menggunakan media gas Carbon Dioxide (CO2). Gas CO2 mampu memadamkan api dengan cara mengisolasi oksigen serta mengurangi panas pada titik kebakaran. 

Alat pemadam api CO2 merupakan jenis APAR clean agent karena tidak meninggalkan residu. Cocok untuk memproteksi ruang panel listrik, laboratorium, ruang komputer, dll. Fungsi APAR CO2 adalah untuk mengatasi kebakaran kelas B dan C.

4. Jenis Alat Pemadam Api Liquid Gas

APAR liquid gas bisa digunakan untuk memadamkan kebakaran kelas A, B, dan C. Media liquid gas bersifat clean agent karena tidak meninggalkan residu setelah digunakan. Liquid gas juga ramah lingkungan dan aman bagi manusia.

Jenis APAR ini cocok untuk memproteksi area yang tidak bisa dipoteksi dengan media lain, seperti air. Alat pemadam api liquid gas cocok untuk ruang komputer, ruang panel listrik, ruang arsip, laboratorium, dapur, rumah sakit, dll. 

Baca juga: Klasifikasi Kelas Kebakaran dan Media Pemadamnya

Jenis APAR Berdasarkan Sistem Kerjanya

Alat pemadam api ringan (APAR) juga dibedakan menjadi dua jenis berdasarkan sistem kerja yang digunakan. Kedua jenis sistem kerja APAR adalah stored pressure system dan cartridge pressure system. Untuk lebih jelasnya, simak penjelasan berikut ini.

1. Jenis APAR Stored Pressure System

jenis alat pemadam api ringan stored pressure system

Ciri khas dari APAR stored pressure system adalah media pemadam api dan gas pendorongnya berada dalam satu tabung yang sama. Besar kecilnya tekanan yang keluar dari tabung APAR tersebut bisa kita tentukan melalui handle atau tuas APAR. 

Jenis alat pemadam api ringan ini dilengkapi dengan pressure gauge. Fungsinya untuk memastikan berapa tekanan tabung APAR. Jarum manometer harus berada di warna hijau yang menunjukan tekanan normal 13 – 18 bar.

2. Jenis APAR Cartridge Pressure System

jenis apar cartridge pressure system

Cartridge pressure system merupakan jenis alat pemadam api ringan yang gas bertekanannya terpisah dari media pemadamnya. Dengan kata lain, tekanan tersebut tidak bercampur langsung dengan media yang ada di dalam tabung APAR.

Tekanan pada APAR ini tersimpan pada sebuah cartridge khusus. Cara kerja sistem ini yaitu dengan merobek membran pada cartridge, sehingga tekanan gas dapat mengalir ke dalam tabung pemadam dan membawa media keluar.

Baca juga: Perbedaan APAR Stored Pressure dan Cartridge Pressure System

Jenis Alat Pemadam Kebakaran Berdasarkan Kapasitasnya

Jika dilihat dari kapasitasnya, jenis alat pemadam api ringan memang berbeda-beda. Ada yang ukurannya kecil dan ada pula yang berukuran besar. Kapasitasnya sengaja dibuat berbeda supaya bisa digunakan sesuai kebutuhan.

1. Alat Pemadam Api Ringan (APAR)

jenis apar berdasarkan kapasintasnya garansi 5 tahun

Sesuai namanya, jenis alat pemadam api ringan ini memiliki kapasitas yang ringan. Jenis APAR yang banyak digunakan di Indonesia berkapasitas 0,5 – 9 kg yang bisa dipilih sesuai kebutuhan dan tipe area yang diproteksi.

Untuk proteksi mobil atau kendaraan lainnya, disarankan menggunakan APAR mobil kapasitas 0,5 – 3 kilogram. Sementara untuk gedung bisa menggunakan APAR ukuran 2 – 9 kg sesuai tipe kawasan yang akan diproteksi.

Baca juga: Ukuran Tabung Alat Pemadam Api Ringan (APAR)

2. Alat Pemadam Api Berat (APAB)

jenis alat pemadam api ringan berkualitas

 Alat pemadam api berat (APAB) memiliki ukuran yang lebih besar dari APAR. APAB yang digunakan di Indonesia berkapasitas 20 – 100 kg. Jenis alat pemadam kebakaran ini dilengkapi dengan troli khusus untuk mempermudah mobilitasnya.

Berbeda dengan APAR bisa dioperasikan oleh satu orang, APAB setidaknya harus dioperasikan oleh 2 orang. APAB digunakan untuk memproteksi area yang luas dan berpotensi mengalami kebakaran besar, seperti pabrik dan pom bensin.

Nah, itu dia berbagai jenis alat pemadam api ringan beserta fungsinya. Pastikan kamu menggunakan APAR DOB karena terjamin kualitasnya dan ekonomis harganya. Yuk, beli APAR DOB untuk proteksi kebakaranmu sekarang!