Jenis Alat Pemadam Api dan Fungsinya: APAR, APAB, Fire Blanket

alat pemadam api powder kualitas terbaik

Dalam situasi kebakaran, setiap detik sangat berharga. Memiliki alat pemadam api adalah langkah cerdas untuk menyelamatkan properti dan nyawa. Namun, penting untuk memahami jenis alat pemadam kebakaran tersebut sebelum menggunakannya.

Sebelum memilih alat pemadam untuk memproteksi asetmu, kamu harus memahami risiko kebakaran dan jenis alat pemadam yang tepat untuk mengatasinya. Artikel ini akan memberikan gambaran terkait jenis-jenis alat pemadam kebakaran dan fungsinya.

Pentingnya Alat Pemadam Api untuk Keselamatan Nyawa & Properti

Alat pemadam api tidak hanya berfungsi sebagai sarana pertahanan awal ketika terjadi kebakaran. Lebih dari itu, alat ini juga memiliki peran penting dalam meminimalisir kerusakan dan bahkan dapat menyelamatkan nyawa manusia.

Kebakaran bisa berkembang sangat cepat. Dalam hitungan detik, api yang kecil dapat berubah menjadi kebakaran besar. Ketika digunakan secara tepat, alat pemadam akan mencegah api menyebar dan menyebabkan lebih banyak kerusakan.

Prioritas utama dalam setiap situasi kebakaran adalah keselamatan manusia. Alat pemadam yang dapat digunakan dengan cepat dapat memberikan jalan bagi orang-orang untuk keluar dari gedung atau area yang terbakar, sehingga menyelamatkan nyawa mereka.

Disisi lain, kebakaran juga dapat menyebabkan kerusakan yang signifikan pada struktur bangunan dan isinya. Penggunaan alat pemadam dengan cepat tidak hanya dapat menghentikan api, tapi juga meminimalisir kerusakan yang terjadi pada properti.

Keberadaan alat pemadam juga berperan dalam meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan terhadap bahaya kebakaran. Hal ini mendorong individu dan organisasi untuk lebih memahami cara bertindak dengan cepat jika kebakaran terjadi.

Memiliki alat pemadam kebakaran, dan lebih penting lagi, mengetahui cara menggunakannya, adalah langkah esensial dalam strategi keselamatan pribadi dan profesional. Investasi dalam alat pemadam api adalah investasi dalam keselamatan dan kesejahteraan.

Apa Saja Jenis Alat Pemadam Api dan Fungsinya?

Ketika menghadapi kebakaran, penting bagi kita untuk memiliki akses terhadap berbagai jenis alat pemadam api yang sesuai. Namun, seringkali kita mungkin bingung tentang jenis alat mana yang sebaiknya digunakan dalam situasi tertentu.

Alat pemadam kebakaran memang ada banyak jenisnya. Setiap jenis tersebut dirancang untuk menangani situasi kebakaran tertentu, sehingga pedan dan fungsinya berbeda. Mari kita bahas beberapa jenis utama dari alat pemadam api dan fungsinya berikut ini:

1. Alat Pemadam Api Ringan (APAR)

Alat Pemadam Api Ringan atau APAR adalah salah satu alat pemadam kebakaran yang paling umum dan efektif yang bisa ditemukan di berbagai tempat, seperti gedung perkantoran, pusat perbelanjaan, atau fasilitas umum lainnya.

APAR biasanya berisi bahan kimia yang dapat memadamkan berbagai jenis api, termasuk api kelas A, B, dan C. Fungsinya adalah untuk memberikan pemadaman cepat dan efektif terhadap kebakaran kecil sebelum api dapat menyebar.

Jenis-jenis APAR dan kelas kebakaran yang bisa ditangani antara lain:

  • APAR Powder: kebakaran kelas A, B, C.
  • APAR Foam: kebakaran kelas A dan B.
  • APAR CO2: kebakaran kelas A, B, C.
  • APAR Liquid Gas: kebakaran kelas A, B, C.

2. Alat Pemadam Api Besar (APAB)

Berbeda dengan APAR yang biasanya digunakan untuk kebakaran kecil atau menengah, APAB dirancang untuk menangani kebakaran yang lebih besar atau situasi darurat di mana APAR tidak cukup efektif untuk memadamkannya.

APAB memiliki kapasitas yang lebih besar dalam hal volume bahan pemadam api dan daya pancar yang lebih kuat. Alat ini seringkali berupa tangki yang dipasang di tempat-tempat strategis seperti di fasilitas industri, perusahaan, kapal laut, atau area publik lainnya.

Biasanya, alat ini dilengkapi dengan nozzle atau alat semprot yang memungkinkan pengguna untuk menyalurkan bahan pemadam api dengan tekanan tinggi ke area yang terkena api. Dilengkapi juga dengan trolley untuk memudahkan penggunaannya.

3. Selimut Api (Fire Blanket)

Fire Blanket adalah alat pemadam api yang terbuat dari bahan yang tahan panas dan tidak mudah terbakar, seperti serat kaca yang dilapisi dengan bahan kimia khusus. Fungsinya adalah untuk memadamkan api dengan cara menutupi atau menutupi sumber api.

Selimut api sangat berguna untuk memadamkan api yang terjadi pada pakaian seseorang atau kebakaran kecil di dapur, seperti yang disebabkan oleh minyak panas atau api gas. Oleh karena itu, alat ini sangat cocok untuk proteksi dapur rumah maupun restoran.

Jangan Panik! Begini Cara Menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) Saat Darurat

Saat menghadapi kebakaran, penting untuk tetap tenang dan mengambil tindakan cepat. Salah satu alat yang paling efektif dalam menanggulangi kebakaran adalah APAR yang dirancang untuk memberikan pemadaman api dengan cepat dan efektif.

Jika kamu menyadari adanya kebakaran, usahakan untuk tetap tenang. Panik hanya akan membuat situasi menjadi lebih buruk. Tarik napas dalam-dalam dan cobalah untuk memusatkan pikiran Anda dan evaluasi situasi yang terjadi.

Sebelum menggunakan APAR, pertimbangkan ukuran api dan apakah kamu memiliki jalur evakuasi yang aman. Jika api terlalu besar atau kamu tidak dapat menghadapinya dengan APAR, segera keluar dari area tersebut dan panggil bantuan.

Ketika Anda berada di dekat APAR, ambil dan bawa alat tersebut ke tempat kebakaran. Pastikan Anda memegangnya dengan kuat dan siap untuk digunakan.

Sebelum memulai pemadaman, periksa APAR untuk memastikan bahwa itu dalam kondisi yang baik dan siap digunakan. Cek tekanan APAR di pressure gauge dan pastikan bahwa segel pengaman tidak rusak. Setelah itu, lakukan teknik PASS berikut ini:

  • Pull (Tarik): Siapkan APAR dengan cara menggenggam pegangan dan menarik pin pengaman. Ini akan mempersiapkan APAR untuk diaktifkan saat kamu menekan tuas pemadamnya.
  • Aim (Sasaran): Arahkan nozzle APAR ke titik api, fokuskan pada bagian bawah api, bukan pada ujung api. Ini akan membantu memutus pasokan oksigen ke api dan memadamkannya dengan lebih efektif.
  • Squeeze (Tekan): Tekan tuas pemadam api dengan tegas untuk memulai pemadam api. Pastikan untuk menyalakan APAR dari jarak yang aman sekitar 3-5 meter dari api agar tidak membahayakan diri sendiri.
  • Sweep (Sapu): Gerakkan nozzle APAR dari sisi ke sisi secara perlahan untuk menyapu seluruh area yang terkena api. Pastikan kamu memadamkan semua titik api dengan baik.

Setelah memadamkan api, tetaplah waspada terhadap kemungkinan pemuatan ulang api. Pastikan area tersebut benar-benar aman sebelum kamu meninggalkannya. Segera laporkan kebakaran kepada petugas pemadam kebakaran atau pihak berwenang setempat.

Ekonomis Tapi Efektif, APAR Powder DOB Siap Taklukan Api dan Lindungi Asetmu!

Di antara berbagai jenis alat pemadam api yang tersedia, APAR powder DOB telah terbukti menjadi pilihan yang ekonomis, namun sangat efektif dalam memadamkan api dan mengurangi kerugian akibat kebakaran.

APAR powder DOB menggunakan media serbuk kimia kering berkualitas sebagai agen pemadam. Media powder ini efektif dalam memadamkan berbagai jenis api, termasuk api kelas A, B, dan C. Artinya, APAR DOB cocok untuk berbagai situasi kebakaran.

Dibandingkan dengan jenis APAR lainnya, alat pemadam api DOB lebih terjangkau dalam hal harga. Hal ini membuatnya menjadi pilihan yang ideal untuk berbagai kebutuhan, baik itu untuk rumah tangga, kantor, atau fasilitas industri.

Bukan hanya harganya yang ekonomis, keunggulan utama dari alat pemadam api DOB adalah kemampuannya untuk memberikan pemadaman api yang cepat dan efektif. APAR DOB telah terbukti dapat memadamkan api hanya dalam hitungan detik.

alat pemadam api canggih terkoneksi ke aplikasi sistem proteksi kebakaran

Selain itu, tabung APAR DOB juga ada QR-nya yang bisa discan dengan aplikasi Firecek. Firecek adalah Aplikasi Sistem Proteksi Kebakaran No.1 di Indonesia. Aplikasi ini akan memberikanmu kemudahan dalam:

  • Mengecek keaslian produk.
  • Menyimpan inventaris data APAR digital tanpa batas kuota penyimpanan.
  • Mendapatkan notifikasi APAR expired.

Nah, kapan lagi bisa dapetin alat pemadam api yang ekonomis tapi berteknologi tinggi? Cuma DOB pastinya! APAR DOB juga tersedia dalam pilihan yang lengkap, mulai dari 1-9 kg. Yuk, order APAR DOB sekarang! Dapatkan harga terbaik DISINI.

Cara Cek APAR Expired Paling Mudah Pakai Aplikasi Smartphone

inspeksi APAR praktis dengan jasa kontrak servis APAR

Tahukah kamu, ternyata alat pemadam api ringan (APAR) bisa expired atau kadaluarsa. Jika sudah expired, APAR tersebut sudah tidak efektif lagi untuk memadamkan api. Lalu, bagaimana cara cek APAR expired? Yuk, simak pembahasan lengkapnya berikut ini!

Apakah APAR Bisa Expired?

Ya, APAR memang bisa expired atau habis masa berlakunya. Biasanya, setiap APAR memiliki masa berlaku yang tertera di tabungnya. Masa berlaku ini menunjukkan periode dimana APAR dianggap efektif dan bisa diandalkan untuk memadamkan kebakaran.

Masa expired APAR bervariasi tergantung pada jenis media pemadam api yang digunakan. Hal ini juga bisa berbeda berdasarkan merk atau produsen dari APAR itu sendiri. Contohnya adalah APAR Powder DOB yang memiliki masa expired selama 5 tahun.

cara cek apar expired yang praktis

Jika APAR expired, apa yang harus dilakukan? Setelah masa berlaku APAR habis, maka alat pemadam api tersebut perlu diisi ulang agar bisa kembali digunakan untuk proteksi kebakaran. Jadi, untuk APAR Powder DOB perlu diisi ulang setiap 5 tahun sekali.

Jika APAR sudah expired, kemungkinan besar bahan pemadam api di dalamnya sudah tidak efektif lagi untuk memadamkan kebakaran. Untuk mengembalikan APAR dalam kondisi ready to use atau siap digunakan, maka APAR tersebut harus direfill atau diisi ulang.

Jadi, salah satu agenda kapan APAR harus diisi ulang adalah saat pemadam api tersebut sudah expired. Refill APAR dilakukan dengan cara mengganti bahan pemadam api di dalam tabung. Percayakan pada jasa refill APAR berpengalaman untuk layanan yang terbaik.

Bahaya APAR Expired Jika Tidak Diisi Ulang

Kamu punya APAR yang sudah hampir expired? Pastikan kamu segera melakukan refill APAR secara rutin sesuai jadwal ya! Jika tidak, maka ada beberapa bahaya yang mengancam. Bahaya APAR expired antara lain sebagai berikut:

1. Efektivitas Bahan Pemadam Berkurang

cara cek apar expired dengan hp

APAR yang sudah kadaluarsa umumnya tidak bisa menyemprotkan bahan pemadam api secara efektif. Setelah expired, media dry chemical powder pada APAR Powder bisa menggumpal. Hal ini menyebabkan ketidakmampuan APAR untuk mengendalikan situasi darurat kebakaran.

2. Kerusakan Komponen Internal APAR

Tabung pemadam api yang tidak diisi ulang setelah expired berisiko mengalami kerusakan pada komponen internalnya. Beberapa komponen APAR seperti katup, segel internal, dan jarum manometer bisa mengalami korosi atau degradasi seiring berjalannya waktu.

Baca juga:  Bagian-Bagian APAR dan Fungsinya

3. Tekanan APAR Turun

cara cek apar expired praktis pakai aplikasi smartphone

Seiring berjalannya waktu, APAR expired bisa kehilangan tekanan akibat kebocoran atau degradasi segel internal pada tabung APAR. Ketika tekanan APAR turun, APAR mungkin tidak mampu menyemprotkan media pemadam api dengan kekuatan yang memadai.

Baca juga:

Lalu, Bagaimana Cara Cek Expired APAR?

Sudah paham kan kenapa APAR expired harus segera diisi ulang? Ternyata, ada banyak bahaya yang mengancam jika APAR kadaluarsa dibiarkan begitu saja. Oleh karena itu, pastikan APAR-mu segera direfill jika sudah memasuki tanggal kadaluarsa.

Lalu, bagaimana cara cek APAR expired? Sebenarnya, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengenali APAR kadaluarsa. Untuk memeriksa masa berlaku atau expired APAR, kamu bisa mengikuti beberapa langkah berikut ini:

1. Periksa Label APAR

cara cek masa kadaluarsa apar yang benar

Cara paling mudah untuk cek APAR expired adalah dengan memeriksa label pada tabung APAR. Biasanya, pada tabung APAR terdapat label yang menyediakan informasi lengkap tentang APAR. Termasuk informasi terkait masa berlaku atau tanggal expired APAR.

2. Baca Instruksi Manual

Saat membeli APAR, beberapa produsen alat pemadam kebakaran akan memberikan panduan manual. Periksalah bagian yang berkaitan dengan masa berlaku APAR. Panduan ini akan memberikan petunjuk yang jelas terkait berapa lama APAR efektif digunakan.

3. Konsultasi dengan Produsen APAR

Jika tidak menemukan informasi tentang masa expired APAR pada tabung maupun instruksi manual, cara cek APAR expired juga bisa dilakukan dengan menghubungi produsen APAR. Mereka tentunya akan memberikan informasi yang akurat terkait berapa lama masa berlaku APAR tersebut.

Itulah beberapa cara cek APAR expired yang bisa kamu lakukan. Jika APAR sudah expired, pastikan untuk segera menggantinya dengan APAR yang baru atau melakukan proses refill APAR. Dengan begitu, maka APAR-mu bisa kembali dalam kondisi yang siap digunakan.

Cara Cek APAR Expired Simpel & Praktis Pakai Smartphone

Yakin, bisa ingat masa expired semua APAR-mu? Bagaimana jika kamu punya banyak APAR dengan jumlah ratusan atau bahkan ribuan? Tentu sangat sulit untuk mengingat masa kadaluarsa semua APAR-mu bukan?

Ya, salah satu masalah yang sering dialami pada pemeliharaan APAR adalah lupa masa expired APAR. Akibatnya, APAR yang expired dibiarkan begitu saja tanpa ada penanganan khusus. Padahal, APAR yang kadaluarsa bisa berbahaya dan menurun efektifitasnya.

cara cek apar expired gratis di smartphone

Sebagai solusinya, kamu bisa menggunakan aplikasi pengecekan APAR di smartphone. Memangnya ada cara cek expired APAR dengan aplikasi di smartphone? Tentu saja ada. Aplikasi yang akan membuat cara cek APAR expired lebih praktis tersebut adalah Firecek.

Firecek adalah Aplikasi Sistem Proteksi Kebakaran No.1 di Indonesia. Dengan aplikasi ini, kamu bisa mengatur, memantau, dan melakukan inspeksi alat pemadam api dengan mudah, praktis, dan efektif.

Nah, salah satu fitur andalan yang ditawarkan oleh Firecek adalah notifikasi APAR expired. Apa sih manfaat fitur ini? Dengan fitur ini, kamu tidak perlu mengingat-ngingat kapan masa kadaluarsa APAR-mu. Cara cek APAR expired jadi lebih praktis karena ada notifikasi otomatis di smartphone.

Lalu, Gimana Cara Cek APAR Expired Pakai Aplikasi Firecek?

Cara cek APAR expired bisa diawali dengan scan QR yang tertera pada tabung APAR menggunakan aplikasi Firecek. Sebelumnya, kamu harus download Firecek terlebih dahulu. Setelah itu, simpan semua data APAR mulai dari merk, jenis, lokasi penyimpanan, dan tanggal kadaluarsa APAR tersebut.

Jika data APAR sudah disimpan, maka Firecek akan memberikan notifikasi secara otomatis ketika APAR-mu mendekati masa kadaluarsa, yaitu pada H-30 dan H-7 APAR expired. Dengan notifikasi ini, kamu bisa segera menyiapkan agenda untuk pengisian ulang APAR.

cara cek apar expired dengan aplikasi pengecekan apar gratis

Cara cek APAR expired pakai Firecek sangat praktis bukan? Dengan Firecek, kamu tidak perlu mengecek masa kadaluarsa APAR secara manual satu per satu. Firecek akan bantu listing APAR expired dan memberikan notifikasi secara otomatis agar kamu tidak kelupaan jadwal refill APAR.

Bukan hanya menyediakan fitur cara cek APAR expired saja, Firecek juga menawarkan banyak fitur menarik lainnya untuk mempermudah manajemen APAR-mu. Lalu, fitur apa saja yang tersedia di Firecek? Fitur-fitur pada aplikasi Firecek adalah sebagai berikut:

Bagaimana, ingin coba cara cek APAR expired praktis pakai Firecek? Yuk, download Firecek sekarang dan nikmati kemudahan kelola APAR di genggaman tangan. Untuk konsultasi dan informasi lebih lanjut, silahkan hubungi kontak kami!