Apa Itu APAR Kelas D? Pengertian, Fungsi, dan Cara Kerjanya

Kebakaran bisa terjadi kapan saja, dimana saja, dan disebabkan oleh apa saja. Salah satu penyebab kebakaran tersebut adalah bahan logam mudah terbakar. Jenis kebakaran ini cukup berbahaya, sehingga perlu APAR khusus untuk menanganinya, yaitu APAR kelas D.

APAR ini memiliki karakteristik yang cukup unik dan berbeda dari alat pemadam api jenis lainnya. Artikel ini akan membahas lebih dalam tentang pengertian, fungsi, mekanisme kerja, dan pentingnya APAR Kelas D untuk lingkungan industri.

Apa Fungsi APAR Kelas D?

APAR Kelas D merupakan jenis alat pemadam api yang dirancang khusus untuk memadamkan kebakaran kelas D (bahan logam mudah terbakar). Jenis kebakaran ini sangat menantang, sehingga membutuhkan alat pemadam khusus.

Logam seperti magnesium, aluminium, titanium, dan zirkonium dapat terbakar pada suhu sangat tinggi dan bereaksi secara ekstrem ketika terpapar dengan bahan pemadam standar. Untuk mengatasinya, diperlukan bahan pemadam khusus yang tepat.

Bahan pemadam dalam APAR kelas D biasanya berupa bubuk kering yang khusus dirancang untuk mengendalikan kebakaran akibat jenis-jenis logam tertentu. Beberapa jenis bahan aktif yang sering digunakan termasuk:

  • Sodium Chloride (NaCl): Cocok untuk memadamkan kebakaran logam seperti magnesium dan sodium.
  • Graphite Powder: Sering digunakan untuk memadamkan kebakaran lithium.
  • Copper Powder: Efektif untuk memadamkan kebakaran logam seperti lithium dan zirconium.

APAR kelas D menyediakan cara yang aman dan efektif untuk mengendalikan kebakaran unik ini. Alat ini penting untuk mengurangi risiko kerusakan serius terhadap properti dan cedera atau bahkan kematian pada orang-orang di area yang berisiko tinggi.

Mekanisme Kerja APAR Kelas D dalam Memadamkan Kebakaran Logam

Kebakaran logam memerlukan pendekatan khusus karena dapat bereaksi ketika terpapar bahan pemadam konvensional, seperti air atau busa. Berikut ini adalah cara kerja APAR kelas D dalam memadamkan kebakaran yang melibatkan logam mudah terbakar:

1. Bahan Pemadam Khusus

apar kelas d bahan pemadam kualitas terbaik

APAR kelas D diisi dengan bahan pemadam khusus yang biasanya berupa powder atau bubuk kering kimia. Bubuk ini dapat terdiri dari beberapa jenis material, termasuk bubuk metal seperti tembaga, grafit, sodium chloride (garam), atau bentonit yang efektif untuk:

  • Menutupi bahan logam yang terbakar.
  • Mengisolasi material dari oksigen udara.
  • Meredakan panas yang dihasilkan.

2. Isolasi dan Pendinginan

Ketika powder dari APAR kelas D diaplikasikan pada logam yang terbakar, bubuk tersebut bertindak dengan cara menutupi bahan bakar (logam), sehingga mengisolasi logam dari oksigen udara yang diperlukan untuk proses pembakaran.

Selain itu, bahan pemadam dalam APAR ini juga bekerja untuk menyerap panas dari material yang terbakar. Hal ini akan membantu menurunkan suhu logam dan menghentikan reaksi pembakaran, karena sumber panas yang mendukung pembakaran hilang.

3. Membentuk Kerak atau Lapisan

Bubuk yang digunakan dalam APAR kelas D biasanya akan membentuk lapisan atau kerak di atas logam yang terbakar. Lapisan ini penting untuk menjaga oksigen tetap terpisah dari logam, sekaligus mencegah api menyala kembali.

Selain itu, lapisan yang terbentuk juga membantu mengurangi kemungkinan logam yang terbakar menyembur atau meledak saat terpapar dengan udara. Hal ini sangat penting untuk memastikan keamanan pengguna APAR maupun orang lain di sekitarnya.

Bagaimana Cara Menggunakan APAR Kelas D yang Aman & Efektif?

APAR kelas D memiliki cara pengoperasian yang mirip dengan APAR tipe lainnya. Namun, penggunaan alat pemadam api ini agar efektif membutuhkan pemahaman tentang sifat-sifat logam yang terlibat karena tidak semua APAR kelas D itu sama.

Beberapa alat pemadam api tipe ini hanya dirancang spesifik untuk jenis logam tertentu saja. Sebagai contoh, APAR dengan bubuk Sodium Chloride biasanya efektif untuk kebakaran yang melibatkan magnesium atau sodium saja.

Jadi, sebelum menggunakan APAR kelas D, penting untuk membaca dan memahami instruksi yang disediakan oleh produsen. Pastikan kamu mengetahui jenis logam apa yang dapat dipadamkan oleh alat pemadam api tersebut.

Sebelum beraksi, pastikan kamu berada pada posisi yang aman dan stabil. Jangan mendekati terlalu dekat dengan api logam, karena logam yang terbakar bisa melepaskan percikan atau bahkan meledak. Jarak yang aman adalah sekitar 3 – 5 meter dari titik api.

apar kelas d desain minimalis mudah digunakan

Langkah-langkah menggunakan APAR Kelas D dengan teknik P.A.S.S adalah sebagai berikut:

  • Pull: Tarik pin pengaman untuk membuka kunci mekanisme dan mempersiapkan APAR untuk digunakan.
  • Aim: Pegang nozzle dan arahkan ke dasar api untuk memastikan bahwa bubuk pemadam menutupi sumber api secara langsung dan efisien.
  • Squeeze: Tekan handle atau tuas untuk mulai mengeluarkan bahan pemadam dari dalam tabung. Lakukan secara mantap dan terkendali.
  • Sweep: Lakukan gerakan menyapu saat menyemprotkan bahan pemadam jika area yang terbakar luas. Ini membantu menutupi seluruh area secara efektif.

Jangan menyerah jika api tidak segera padam. Terkadang, mungkin perlu waktu untuk api benar-benar padam, terutama jika logam yang terbakar memiliki suhu yang sangat tinggi. Terus aplikasikan bahan pemadam hingga api benar-benar padam.

Jika api tampak padam, pantau area tersebut untuk memastikan tidak ada nyala atau bara yang mungkin menyala kembali. Logam panas mungkin memerlukan waktu untuk mendingin sepenuhnya. Setelah situasi aman, bersihkan residu bahan pemadam dari area tersebut

Pentingnya APAR Kelas D untuk Pencegahan Kebakaran di Lingkungan Industri

Dalam industri yang menangani logam mudah terbakar, risiko kebakaran menjadi tantangan serius yang harus dihadapi. Dalam menghadapi risiko ini, menyediakan APAR kelas D di lingkungan industri bukan hanya penting, tetapi menjadi suatu keharusan.

apar kelas d untuk industri

APAR kelas D sangat cocok untuk berbagai jenis industri dimana bahan seperti magnesium, aluminium, titanium, dan logam lain yang serupa sering digunakan atau diproses. Berikut adalah beberapa contoh industri yang memerlukan proteksi oleh alat pemadam kelas D:

  • Industri penerbangan dan aerospace
  • Industri otomotif
  • Manufaktur elektronik dan baterai
  • Pengecoran logam dan pengolahan logam
  • Laboratorium penelitian
  • Industri kimia
  • Pembangkit listrik
  • Industri pemrosesan bahan bakar

Kebakaran logam dapat dengan cepat meluas dan menyebabkan kerusakan besar pada fasilitas dan peralatan di industri. APAR kelas D memungkinkan pemadaman api secara cepat dan efektif, sehingga mengurangi risiko kerusakan semakin meluas.

Kebakaran juga dapat menyebabkan operasi industri terhenti. Dengan pemadaman yang efisien dan cepat, downtime dapat diminimalisir, sehingga operasi bisnis bisa kembali berjalan lebih cepat tanpa adanya hambatan yang berarti.

Lebih penting dari itu, keberadaan alat pemadam kebakaran ini juga penting untuk melindungi keselamatan seluruh karyawan. Dengan memadamkan api dari awal, maka kebakaran besar bisa dicegah, sehingga nyawa karyawan pun terlindungi.

Jangan Tunggu Kebakaran Terjadi, Lindungi Aset & Bisnis dengan APAR Sekarang!

apar kelas d teruji padamkan api dalam hitungan detik

Dalam lingkungan kantor maupun industri, bukan hanya kebakaran kelas D saja yang harus diwaspadai. Kebakaran kelas A, B, dan C juga bisa terjadi kapan saja. Tidak kalah bahaya, kebakaran jenis ini juga dapat merusak properti hingga mengancam nyawa.

Oleh karena itu, memiliki sistem perlindungan kebakaran yang multifungsi sangatlah penting. Salah satunya adalah APAR Powder DOB. Dengan media pemadam powder kualitas tinggi, APAR ini efektif untuk memadamkan berbagai jenis kebakaran.

APAR Powder DOB menggunakan media pemadam berupa powder Monoammonium Phosphate. Bahan pemadam ini dikenal efektif untuk memadamkan kebakaran kelas A, B, dan C sehingga cocok untuk kantor maupun lingkungan industri.

Keunggulan APAR Powder DOB adalah telah teruji mampu memadamkan api dalam hitungan detik. Kemampuan ini sangat penting untuk menghentikan penyebaran api sebelum berkembang menjadi lebih besar dan sulit dikendalikan.

apar kelas d teirntegrasi dengan aplikasi manajemen apar

Salah satu fitur paling inovatif dari APAR Powder DOB adalah integrasinya dengan Aplikasi Manajemen APAR, Firecek. Aplikasi ini memungkinkan pengguna untuk melakukan manajemen dan pemeliharaan APAR secara lebih efisien via HP.

Meskipun hadir dengan banyak keunggulan, tapi APAR Powder DOB dibandrol dengan harga yang sangat terjangkau. Pilihan ekonomis untuk kamu yang ingin memberikan perlindungan terbaik dengan harga hemat yang tidak menguras kantong.

Jangan ambil risiko! Segera proteksi aset dan bisnismu dengan APAR sekarang juga. Untuk lingkungan industri tanpa risiko kebakaran kelas D, APAR powder DOB bisa jadi pilihan tepat. Untuk informasi lebih lanjut terkait produk ini, hubungi kontak kami!

Alat Pemadam Kebakaran di Rumah yang Efektif & Serbaguna

alat pemadam kebakaran di rumah kualitas terbaik

Apa jadinya kalau terjadi kebakaran di rumah, tapi tidak ada alat yang bisa memadamkannya? Properti bisa hangus terbakar, bahkan nyawa keluarga tercinta juga terancam. Untuk itulah, memiliki alat pemadam kebakaran di rumah sangat penting.

Lalu, apa jenis alat pemadam yang harus ada di setiap rumah? Artikel ini akan mengulas tentang pentingnya memiliki alat pemadam kebakaran di rumah, jenis-jenisnya, dan cara menggunakan alat pemadam tersebut secara aman dan efektif.

Apakah Setiap Rumah Perlu Alat Pemadam Kebakaran?

Pernah kepikiran nggak sih, penting nggak ya punya alat pemadam kebakaran di rumah? Jawabannya singkat: Penting banget! Kita semua berharap tidak akan pernah menghadapi kebakaran, tapi kebakaran bisa terjadi kapan saja dan dimana saja, termasuk di rumah.

alat pemadam kebakaran di rumah kualitas media terbaik

Lalu, kenapa setiap rumah perlu alat pemadam kebakaran? Alat pemadam kebakaran itu investasi untuk keselamatan kita dan orang-orang yang kita sayangi. Bayangin saja, kalau tiba-tiba kompor gas bocor atau korsleting listrik dan menyebabkan kebakaran di rumah.

Kalau sudah terjadi kebakaran, setiap detik itu berharga! Dengan memiliki alat pemadam kebakaran di rumah, kita bisa tanggap cepat sebelum api jadi makin besar dan susah dikendalikan, tanpa perlu menunggu bantuan dari pemadam kebakaran datang.

Percaya deh, punya alat pemadam kebakaran di rumah itu jauh lebih murah daripada harus merenovasi rumah akibat kebakaran. Belum lagi, properti atau barang-barang berharga yang bisa saja ikut terbakar. Mencegah selalu lebih baik daripada mengobati.

Alat pemadam kebakaran di rumah nggak hanya melindungi properti, tetapi yang lebih penting adalah menyelamatkan nyawa. Api yang tidak dikontrol bisa cepat menghasilkan asap dan gas beracun yang bisa lebih mematikan daripada api itu sendiri.

Dengan memadamkan api secara cepat, kamu bisa menurunkan risiko cedera atau bahkan kematian akibat asphyxiation (kekurangan oksigen) dan inhalasi asap. Keselamatan orang-orang tersayang di dalam rumah akan lebih terjaga.

Jenis Alat Pemadam Kebakaran yang Harus Ada di Rumah

Memiliki alat pemadam kebakaran yang tepat di rumah menjadi bagian penting dari strategi keselamatan keluarga. Dua jenis alat pemadam kebakaran yang paling sering direkomendasikan adalah Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dan Fire Blanket.

Kedua alat ini menawarkan keefektifan, kemudahan penggunaan, dan fleksibilitas dalam menghadapi berbagai jenis kebakaran yang mungkin terjadi di lingkungan rumah. Mari kita jelajahi lebih dalam fungsi dan kelebihan dari masing-masing alat ini.

1. Alat Pemadam Api Ringan (APAR)

alat pemadam kebakaran di rumah garansi 5 tahun

APAR adalah barisan pertahanan pertama dalam menghadapi kebakaran. Dengan APAR yang tepat, kamu bisa cepat merespons kebakaran kecil sebelum berkembang menjadi lebih besar, yang dapat menyelamatkan properti dan bahkan nyawa.

Ada beberapa jenis APAR untuk rumah tangga dan masing-masing dirancang untuk kebakaran khusus berdasarkan bahan yang terbakar. Berikut adalah beberapa jenis APAR yang paling umum untuk rumah tangga:

  • APAR Powder: Efektif untuk berbagai situasi kebakaran di rumah diantaranya kebakaran kelas A, B, dan C. Karena serbaguna, APAR powder menjadi pilihan populer untuk keamanan rumah tangga.
  • APAR CO2: Sangat efektif untuk kebakaran kelas B dan C. APAR CO2 ideal untuk kebakaran yang melibatkan peralatan elektronik, karena CO2 tidak meninggalkan residu yang dapat merusak.
  • APAR Foam: Cocok untuk kebakaran yang melibatkan cairan yang mudah terbakar (kelas B) serta kebakaran padat (kelas A). Busa bekerja dengan membentuk lapisan di atas bahan bakar untuk mencegah oksigen mencapai api dan sekaligus mendinginkan bahan bakar.

Memilih APAR yang tepat adalah bagian penting dari rencana keselamatan kebakaran. Dengan memahami karakteristik masing-masing APAR, kamu bisa membuat keputusan yang tepat untuk memberikan perlindungan terbaik bagi rumah dan keluarga tercinta.

2. Fire Blanket (Selimut Api)

Fire blanket adalah selimut yang terbuat dari bahan tahan api, seperti fiberglass. Cara kerja alat pemadam kebakaran di rumah ini adalah memadamkan api dengan memutus pasokan oksigen yang dibutuhkan api untuk terus menyala.

Selimut api ini sangat efektif untuk kebakaran kelas K (kebakaran lemak dapur) dan bisa juga digunakan untuk kebakaran kelas B (cair). Lalu, kapan fire blanket bisa digunakan? Alat pemadam api ini ideal digunakan untuk:

  • Kebakaran kecil di dapur, seperti api yang terjadi pada wajan atau panci.
  • Kebakaran pada pakaian seseorang.
  • Kebakaran kecil pada peralatan listrik yang tidak melibatkan cairan mudah terbakar

Alat pemadam kebakaran di rumah ini sangat mudah digunakan, aman untuk semua anggota keluarga, dan tidak menyebabkan kerusakan tambahan saat digunakan. Selimut ini juga bisa digunakan berulang kali jika tidak rusak, menjadikannya solusi ekonomis.

Cara Menggunakan Alat Pemadam Kebakaran di Rumah yang Aman & Efektif

Memiliki alat pemadam kebakaran di rumah adalah langkah penting dalam memastikan keselamatan keluarga dari ancaman kebakaran. Namun, memiliki alatnya saja nggak cukup, penting juga untuk mengetahui cara menggunakannya dengan benar dan aman.

Simpan APAR di lokasi yang mudah diakses dan dekat dengan area risiko tinggi, seperti dapur, ruang pemanas, atau garasi. Pastikan juga setiap anggota keluarga tahu di mana APAR tersebut disimpan agar tidak perlu mencari-cari saat dibutuhkan.

 

Cara menggunakan APAR adalah sebagai berikut:

  • Tarik Pin Pengaman: Pin ini mencegah APAR digunakan secara tidak sengaja. Tarik pin ini untuk mengaktifkan APAR.
  • Arahkan Nozzle: Pastikan kamu berdiri pada jarak aman dari api ( sekitar 3 – 5 meter). Arahkan nozzle ke dasar nyala api, bukan ke atas api.
  • Tekan Tuas: Tekan tuas untuk memulai pemadaman. Media pemadam akan keluar dari nozzle untuk memadamkan api.
  • Semprotkan dengan Gerakan Menyapu: Semprotkan media ke dasar api dengan gerakan menyapu dari sisi ke sisi, menutupi seluruh area yang terbakar hingga api padam.

Lalu, bagaimana cara untuk menggunakan fire blanket? Pastikan untuk menyimpan fire blanket di tempat yang mudah dijangkau, terutama di dapur. Hindari menyimpannya di bawah barang-barang lainnya agar mudah diambil dalam keadaan darurat.

Cara menggunakan fire blanket antara lain:

  • Tarik tab untuk mengeluarkan blanket dari kemasannya dengan cepat dan mudah.
  • Buka blanket sepenuhnya dan pegang ujung-ujungnya, sehingga tanganmu terlindungi oleh blanket dari panas dan api.
  • Letakkan blanket perlahan-lahan menutupi sumber api. Jangan melemparkan blanket ke api karena ini bisa menyebabkan api menyala kembali.
  • Pastikan seluruhnya menutupi area api agar api bisa padam sepenuhnya.
  • Jika kebakaran terjadi di dapur, seperti pada kompor, matikan kompor jika bisa dijangkau dengan aman untuk mencegah kebakaran bertambah besar.
  • Jangan mencoba memindahkan blanket sampai kamu yakin bahwa api benar-benar telah padam.
  • Biarkan blanket menutupi api selama beberapa menit untuk mencegah api menyala kembali.
  • Jika kebakaran tidak dapat dikendalikan dengan fire blanket atau jika situasi tampaknya akan memburuk, hubungi layanan darurat segera.

Ketika semua orang di rumah tahu cara menggunakan APAR dan fire blanket, respons dalam keadaan darurat akan lebih cepat dan aman. Jika perlu, adakan sesi pelatihan keluarga secara berkala dan pertimbangkan untuk mengikuti kursus penggunaan APAR.

Alat Pemadam Kebakaran di Rumah Harga Ekonomis Bergaransi 5 Tahun

Untuk memaksimalkan perlindungan rumah dan keluarga dari ancaman kebakaran, memilih APAR yang berkualitas sangatlah penting. Nah, bagi kamu yang ingin mendapatkan APAR berkualitas dengan harga ekonomis, APAR Powder DOB adalah pilihan yang tepat.

APAR Powder DOB telah teruji mampu memadamkan api dalam hitungan detik. Dengan media powder kualitas terbaik, alat pemadam kebakaran di rumah ini efektif untuk kebakaran kelas A, B, dan C. Sangat ideal untuk berbagai area dalam rumahmu.

Salah satu keunggulan terbesar dari APAR Powder DOB adalah harganya yang ekonomis. Meskipun ditawarkan dengan harga yang terjangkau, namun alat ini siap memberikan perlindungan maksimal terhadap kebakaran yang mungkin terjadi di rumahmu.

Alat pemadam kebakaran di rumah ini memiliki instruksi yang jelas dan mudah diikuti, sehingga setiap anggota keluarga bisa belajar cara menggunakannya. Desainnya yang kompak dan ringan juga memudahkan penyimpanan dan akses cepat dalam situasi darurat.

Selain itu, garansi 5 tahun yang disertakan menjamin kualitas dan keandalan produk, memberikan ketenangan pikiran bagi pemilik rumah bahwa mereka memiliki produk yang akan bertahan lama dan siap digunakan kapan saja diperlukan.

Dengan kemampuan memadamkan kebakaran kelas ABC, desain yang user-friendly, dan garansi jangka panjang, APAR Powder DOB adalah investasi yang bijaksana untuk keselamatan kamu dan keluarga. Dapatkan APAR Powder DOB dengan harga terbaik disini.

6 Jenis APAR dan Cara Menggunakannya dalam Situasi Darurat

kandungan apar powder garansi 5 tahun

Tau nggak sih, ada 6 jenis APAR yang umum digunakan, loh! Meskipun jika dilihat sekilas tampak sama, namun masing-masing APAR tersebut ternyata punya fungsi yang berbeda. Apa saja jenis-jenis APAR tersebut? Yuk, kita bahas bersama!

Apa Fungsi Alat Pemadam Api Ringan (APAR)?

6 jenis apar powder anti gumpal kualitas terbaik

Dalam menghadapi risiko kebakaran, keberadaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) menjadi sangat vital. APAR adalah perangkat pertama dalam respons keadaan darurat kebakaran yang dirancang untuk digunakan sebelum kedatangan bantuan profesional.

Fungsi utama dari 6 jenis APAR adalah untuk memadamkan api saat masih kecil. Dengan memadamkan api sebelum berkembang menjadi lebih besar, APAR dapat mencegah kerusakan yang lebih luas dan mengurangi risiko kebakaran menjadi bencana besar.

Selain itu, 6 jenis APAR juga efektif digunakan untuk membatasi penyebaran api. Dengan memadamkan sumber api atau memutus jalur penyebarannya, APAR bisa mengisolasi kebakaran pada area tertentu, memberikan waktu lebih bagi penghuni untuk evakuasi.

Dalam kebakaran besar, asap dan api dapat cepat menghalangi jalur evakuasi. APAR dapat digunakan untuk membuka jalur melalui api kecil yang menghalangi pintu atau koridor, sehingga memungkinkan orang untuk melarikan diri dengan aman.

Keberadaan 6 jenis APAR yang terlihat juga memberikan rasa aman bagi orang-orang di dalam gedung. Mengetahui bahwa ada alat untuk memadamkan api yang mudah diakses dapat mengurangi kepanikan dan meningkatkan kesadaran akan keselamatan kebakaran.

Jangan Sampai Salah Beli, Kenali 6 Jenis APAR dan Kelas Kebakaran yang Diproteksi!

APAR hadir dalam 6 jenis media pemadam, masing-masing dirancang untuk memadamkan berbagai kelas kebakaran. Memilih APAR yang tepat sangat penting dan harus disesuaikan dengan jenis kebakaran yang paling mungkin terjadi di lingkungan tersebut.

Tidak semua APAR cocok untuk setiap jenis kebakaran, sehingga pengetahuan tentang kelas kebakaran dan jenis APAR yang sesuai dapat membantumu membuat keputusan yang tepat dalam pembelian. Berikut adalah 6 jenis APAR dan fungsinya:

1. APAR Powder

6 jenis apar powder garansi 5 tahun

APAR powder menggunakan serbuk kimia kering yang umumnya adalah monoammonium phosphate. Ketika disemprotkan ke api, serbuk ini bekerja dengan cara mengisolasi bahan bakar dari oksigen (smothering). Kelas kebakaran yang diproteksi antara lain:

  • Kelas A: Benda padat yang mudah terbakar seperti kayu, kertas, dan tekstil.
  • Kelas B: Cairan yang mudah terbakar seperti minyak dan bensin.
  • Kelas C: Instalasi listrik bertegangan.

APAR Powder adalah salah satu dari 6 jenis APAR yang paling banyak digunakan karena sifatnya yang multifungsi. Jika ingin mendapatkan APAR powder berkualitas dengan harga ekonomis, kamu bisa beli APAR Powder DOB disini. Gratis ongkir!

2. APAR Foam

Salah satu dari 6 jenis APAR menggunakan media foam atau busa. APAR foam mengeluarkan busa yang saat menyentuh bahan bakar yang terbakar akan membentuk lapisan isolasi di atasnya dan memisahkan bahan bakar dari oksigen.

Selain itu, busa juga memiliki efek pendinginan yang membantu menurunkan suhu bahan bakar dan mencegah re-ignition. APAR jenis ini sangat efektif untuk kebakaran kelas A dan B, khususnya kebakaran yang melibatkan cairan yang mudah terbakar.

3. APAR CO2

6 jenis APAR CO2 media ramah lingkungan

6 jenis APAR selanjutnya adalah APAR CO2. Jenis alat pemadam api ini menggunakan gas karbondioksida yang disimpan di bawah tekanan. Ketika dilepaskan, CO2 menggantikan oksigen di sekitar api dan mencegah oksigen dari menjangkau api.

Karena pasokan oksigen berkurang, maka api akan segera padam. Gas CO2 juga memberikan efek pendinginan. Jenis APAR ini ideal untuk kebakaran kelas B dan C dan sangat aman untuk digunakan pada peralatan elektronik karena tidak meninggalkan residu.

Baca juga: Bedanya APAR Powder dan CO2 yang Harus Diketahui

4. APAR Liquid Gas

APAR liquid gas biasanya berisi halocarbon yang menguap saat disemprotkan ke api. Uap ini membantu mendinginkan area kebakaran serta menggantikan oksigen yang dibutuhkan oleh api. Jenis APAR ini efektif untuk kebakaran kelas A, B, maupun C.

Sama seperti 6 jenis APAR CO2, APAR liquid gas juga tidak meninggalkan residu. Sifatnya yang clean agent membuatnya sebagai jenis APAR untuk listrik yang sangat ideal. Oleh karena itu, APAR liquid gas umumnya diaplikasikan pada area berikut:

  • Ruang server
  • Laboratorium
  • Ruang arsip
  • dan lain-lain

5. APAR Wet Chemical

6 jenis apar kualitas media terbaik

APAR wet chemical khusus dirancang untuk memadamkan kebakaran kelas K yang melibatkan lemak dan minyak. Ketika disemprotkan, bahan kimia cair dalam APAR ini bereaksi dengan minyak/lemak panas dan membentuk lapisan busa.

Lapisan ini akan memisahkan minyak dari oksigen dan secara efektif mendinginkan minyak untuk mencegah re-ignition. Alat pemadam api ini adalah solusi yang sangat efektif untuk dapur komersial dan industri pengolahan makanan.

6. APAR Water/Air

Air yang disemprotkan ke api akan menurunkan suhu bahan yang terbakar hingga di bawah titik nyala, sehingga dapat memadamkan api. Ini sangat efektif untuk kebakaran kelas A yang melibatkan bahan padat seperti kayu, kertas, dan kain.

Namun, 6 jenis APAR ini tidak cocok untuk kebakaran cairan atau gas yang mudah terbakar (kelas B) karena dapat menyebabkan penyebaran api. Selain itu, APAR media air juga tidak bisa digunakan untuk kebakaran listrik (kelas C) karena bisa menghantarkan listrik.

Tips Memilih 6 Jenis APAR yang Tepat Sesuai Kebutuhan

6 jenis apar teruji padamkan api dalam hitungan detik

Memilih APAR yang tepat sangat penting untuk memastikan keamanan di rumah, tempat kerja, atau di mana saja yang berpotensi terjadi kebakaran. Berikut ini adalah beberapa tips untuk membantumu memilih 6 jenis APAR yang sesuai dengan kebutuhan:

  • Identifikasi Risiko Kebakaran: Pertimbangkan 6 jenis bahan APAR yang paling mungkin terbakar di lokasi. Misalnya, jika berada di dapur restoran, kamu akan memerlukan APAR yang efektif untuk memadamkan kebakaran minyak.
  • Pilih Jenis Media Pemadam yang Sesuai: Dari hasil identifikasi risiko, kamu bisa memilih di antara 6 jenis APAR yang paling sesuai untuk mengatasi risiko kebakaran tersebut.
  • Perhatikan Ukuran dan Kapasitas: Ukuran APAR menentukan berapa lama alat ini dapat menyemprotkan media pemadam. Pertimbangkan ukuran area yang perlu dilindungi.
  • Cek Sertifikasi dan Standar Keamanan: Pastikan APAR memenuhi standar keselamatan yang berlaku. Cari produk yang telah teruji dan memiliki sertifikasi yang valid.
  • Jaminan dan Layanan Purna Jual: Pilih produk dengan garansi yang baik dan layanan purna jual yang dapat diandalkan.

Dengan mempertimbangkan faktor-faktor di atas, kamu dapat memilih 6 jenis APAR yang paling efektif untuk memberikan perlindungan maksimal terhadap kebakaran. Jika perlu, konsultasi terlebih dahulu agar bisa mendapatkan produk yang paling sesuai.

Cara Menggunakan APAR yang Aman dan Efektif

Sudah punya APAR, apakah itu cukup untuk terhindar dari kebakaran? Tentu saja belum! Kamu juga perlu mengetahui bagaimana cara menggunakan APAR tersebut secara aman dan efektif. Sebab, alat ini harus digunakan dengan teknik khusus.

Sebelum menggunakan APAR, sangat penting untuk memahami 6 jenis APAR dan jenis kebakaran yang bisa dihadapi. Hal ini bertujuan agar kamu bisa mengambil dan menggunakan jenis APAR yang tepat untuk mengatasi kebakaran yang terjadi.

Sebelum memadamkan api, pastikan bahwa kamu berdiri di lokasi yang aman. Caranya dengan memposisikan diri antara pintu keluar dan api. Ini memastikan bahwa kamu memiliki jalur pelarian yang aman jika situasi menjadi tidak terkendali.

6 jenis apar harga ekonomis

Selain itu, kamu juga perlu menjaga jarak aman dari titik api, yaitu sekitar 3-5 meter tergantung pada intensitas api dan panjang semprotan APAR. Jika posisi sudah aman, kamu bisa langsung mulai memadamkan api dengan teknik PASS berikut ini:

  • P (Pull): Tarik pin pengaman pada APAR. Ini akan membebaskan mekanisme pengunci dan mempersiapkan alat untuk digunakan.
  • A (Aim): Arahkan nozzle atau selang ke dasar api, bukan ke atas nyala api. Mengarahkan ke dasar membantu menargetkan sumber api.
  • S (Squeeze): Tekan tuas pegangan untuk mulai menyemprotkan media pemadam ke api.
  • S (Sweep): Sapukan nozzle atau selang dari sisi ke sisi di dasar api, bergerak maju secara bertahap jika api mulai mereda.

Setelah api tampak padam, terus amati area tersebut untuk memastikan tidak ada titik api yang mungkin menyala kembali. Jika api kembali menyala, ulangi penggunaan APAR jika masih tersisa atau segera cari bantuan lebih lanjut.

Sudah paham kan apa saja 6 jenis APAR dan fungsinya? Dengan membaca informasi di atas, kamu bisa lebih bijak dalam mempertimbangkan jenis APAR yang akan digunakan. Kamu juga bisa konsultasi dengan tim kami jika ada pertanyaan lebih lanjut.

5 Alat Pemadam Api Tradisional yang Bisa Diandalkan Saat Darurat

alat pemadam api tradisional yang efektif

Nggak ada APAR saat kebakaran? Tenang, kamu bisa menggunakan alat pemadam api tradisional untuk mengatasi kebakaran saat situasi darurat. Apa aja sih alat pemadam tradisional yang efektif memadamkan kebakaran? Yuk, cari tahu!

Pakai Alat Pemadam Api Tradisional, Efektif Nggak Ya?

alat pemadam api tradisional yang masih bisa diandalkan

Saat kebakaran, kita harus bergerak cepat untuk memadamkannya agar api tidak semakin merambat ke area lainnya dan sulit untuk dipadamkan. Alat Pemadam Api Ringan (APAR) bisa digunakan untuk membantu memadamkan api dengan cepat dan efektif.

Namun, bagaimana kalau saat kebakaran tidak ada APAR? Apakah harus dibiarkan begitu saja dan menyebabkan kebakaran semakin besar? Tenang, kamu masih bisa melakukan upaya pemadaman dengan alat pemadam api tradisional.

Alat pemadam api tradisional adalah peralatan atau bahan-bahan yang digunakan secara manual untuk memadamkan kebakaran. Alat-alat tersebut umumnya mudah ditemukan di sekitar kita, seperti air, daun, pasir, kain basah, karung goni, dll.

Beberapa alat pemadam kebakaran tradisional mungkin efektif untuk memadamkan kebakaran yang relatif kecil. Lantas, bagaimana kalau kebakaran yang terjadi cukup besar. Pada situasi kebakaran yang lebih besar dan berbahaya, alat pemadam tradisional tidak disarankan.

Apalagi jika kebakaran yang terjadi melibatkan bahan kimia dan bahan berbahaya lainnya. Penggunaan alat pemadam api tradisional mungkin tidak efektif, bahkan berbahaya bagi pengguna. Jadi, sangat penting untuk menganalisis situasi terlebih dahulu sebelum beraksi.

Meski begitu, pengetahuan tentang alat pemadam tradisional tetap penting. Ini sangat berguna ketika berada dalam situasi darurat dan tidak ada alat pemadam modern yang tersedia, kamu bisa memanfaatkan alat tradisional tersebut.

Ini Dia 5 Jenis Alat Pemadam Api Tradisional dan Cara Menggunakannya

Meskipun alat pemadam api tradisional tidak se-efektif APAR dalam memerangi kebakaran, namun alat ini tetap dibutuhkan. Terutama dalam situasi darurat saat tidak ada APAR yang tersedia. Lalu, apa saja alat pemadam tradisional yang bisa digunakan?

1. Air

Sejak dulu sampai sekarang, air masih menjadi bahan yang bisa diandalkan untuk memadamkan kebakaran. Ember, kaleng, atau wadah lain berisi air bisa digunakan untuk memadamkan api dengan cara menuangkan air langsung ke area kebakaran.

Air yang menguap di atas permukaan bahan yang terbakar akan mengurangi suhu dan mendinginkan material tersebut. Api membutuhkan sumber panas untuk terus berkobar. Saat sumber panas hilang atau berkurang, otomatis api akan padam.

2. Alat Pemadam Api Tradisional dari Pasir

alat pemadam api tradisional dengan pasir

Apakah bisa memadamkan api dengan pasir? Bisa dong! Pasir dapat memadamkan api dengan cara menutupi api, sehingga mengurangi pasokan oksigen. Selain itu, alat pemadam api tradisional ini juga bisa mendinginkan material yang terbakar, loh.

Bahkan, pasir juga mampu menyerap cairan, termasuk minyak atau bahan bakar lain yang mungkin menjadi sumber kebakaran. Terus, gimana sih cara pakai pasir buat padamkan kebakaran? Cara menggunakan alat pemadam api tradisional dari pasir yaitu:

  • Siapkan pasir dengan jumlah yang cukup untuk memadamkan api.
  • Taburkan atau lemparkan pasir secara merata di atas api dengan hati-hati.
  • Cobalah untuk menutupi api dengan lapisan pasir yang cukup tebal.
  • Perhatikan apakah api sudah benar-benar padam atau berkurang.
  • Jika perlu, tambahkan pasir sampai api padam sepenuhnya.

3. Daun dan Tanaman

Daun kelapa atau daun besar yang lebar bisa kamu gunakan untuk memukul api dan menutupi area yang terbakar. Alat pemadam api tradisional ini dapat membantu mengurangi pasokan oksigen, sehingga api yang berkobar akan padam.

Tanaman hijau yang memiliki banyak air di dalam daunnya juga cukup efektif untuk menutupi api dan mengurangi suhu permukaan. Saat terkena api, air dalam daun akan menguap dan bisa membantu memadamkan api.

4. Kain Basah

alat pemadam api tradisional dari kain basah

Kain yang ada di dalam rumah bisa digunakan dalam situasi darurat untuk membantu memadamkan api. Namun, kain tersebut harus dibasahi terlebih dahulu dengan air. Alat pemadam api tradisional dari kain basah berfungsi untuk menutup area terbakar akan memutus pasokan oksigen ke api.

Kain memiliki kemampuan untuk menyerap air. Kondisi kain yang basah akan membantu mendinginkan permukaan yang terbakar, sehingga mengurangi suhu api. Saat pasokan oksigen berkurang dan suhu turun, maka api akan padam.

Baca juga: Cara Menggunakan APAR yang Efektif dan Aman

5. Karung Goni

Jika terjadi situasi darurat dan tidak ada APAR, karung goni juga bisa dimanfaatkan untuk memadamkan kebakaran. Saat diletakkan di atas api, alat pemadam api tradisional ini akan menghentikan pasokan oksigen yang dibutuhkan oleh api untuk reaksi pembakaran.

Karung goni yang terbuat dari serat alam memiliki kemampuan untuk menyerap air. Jika karung direndam dengan air, maka bisa membantu mendinginkan permukaan yang terbakar. Dengan begitu, maka suhu api akan berkurang dan membuat api jadi padam.

Cara menggunakan karung goni untuk memadamkan api adalah sebagai berikut:

  • Basahi karung goni dengan air jika ada, untuk menambah efektivitasnya.
  • Letakkan karung goni yang sudah basah di atas material yang terbakar untuk menutupi api. Pastikan seluruh permukaan api sudah tertutup oleh karung goni.
  • Amati apakah kebakaran sudah padam atau api berkurang.
  • Jika perlu, ulangi cara di atas untuk memastikan bahwa api benar-benar padam.
  • Segera keluar dari area tersebut dan hubungi layanan pemadam kebakaran secepatnya.

Fire Blanket: Karung Goni Modern yang Lebih Efektif Padamkan Api

alat pemadam api tradisional fire blanket material tahan lama

Selimut pemadam api atau dikenal dengan fire blanket bisa dikatakan sebagai bentuk modern dari karung goni. Alat pemadam kebakaran ini dibuat dari material yang tahan terhadap panas tinggi, sehingga lebih aman dan efektif untuk memadamkan api.

Cara menggunakan fire blanket adalah dengan meletakkannya di atas sumber api atau objek yang terbakar dengan hati-hati. Hal ini akan mengisolasi oksigen dan menghentikan pasokan udara yang diperlukan dalam reaksi pembakaran.

Biasanya, fire blanket dilengkapi dengan tali atau pegangan yang akan mempermudah penggunaan. Bentuknya yang ringkas dan mudah dilipat juga mempermudah penyimpanannya. Fire blanket bisa disimpan di sekitar rumah maupun lingkungan kerja.

Jadi, fungsi dan cara menggunakan fire blanket ini mirip seperti alat pemadam api tradisional, yaitu karung goni. Bedanya, fire blanket dirancang khusus untuk memadamkan kebakaran. Alat ini diproduksi dari bahan tahan api, seperti fiberglass yang mampu menahan panas hingga suhu 550 – 600°C.

Daripada repot mencari alat pemadam api tradisional saat kebakaran, ada baiknya untuk menyediakan fire blanket saja. Fire blanket siap digunakan saat darurat, misalnya ketika terjadi kebakaran pada kompor di dapur rumah atau kebakaran kecil lainnya.

Yuk, Sedia APAR Biar Lebih Aman Saat Kebakaran!

alat pemadam api canggih terintegrasi dengan aplikasi manajemen apar

Alat pemadam api tradisional memiliki keterbatasan, sehingga tidak disarankan untuk digunakan dalam situasi kebakaran yang lebih besar dan berbahaya. Metode pemadaman sederhana dengan air, pasir, dan daun hanya berfungsi untuk kebakaran yang relatif kecil.

Agar pemadaman lebih aman dan efektif, sangat disarankan untuk menyediakan alat pemadam api modern, seperti APAR. APAR menggunakan bahan pemadam api khusus, sehingga efektif untuk memadamkan situasi kebakaran.

APAR Powder DOB bisa kamu andalkan untuk mengatasi kebakaran. Menggunakan media pemadam api berkualitas, APAR DOB mampu memadamkan api dalam hitungan detik. Media dry chemical powder yang digunakan bisa memadamkan kebakaran kelas A, B, C.

Alat pemadam api DOB tersedia dalam beberapa pilihan ukuran, yaitu 1 kg, 3 kg, 6 kg, dan 9 kg. Kamu bisa pilih sesuai kebutuhan. Tentu saja, harga APAR powder DOB juga terjangkau, jadi tetap ramah di kantong.

alat pemadam api terintegrasi dengan aplikasi sistem proteksi kebakaran

DOB juga merupakan APAR canggih karena bisa terkoneksi ke smartphone. Tabung APAR DOB dilengkapi QR code yang bisa kamu scan menggunakan aplikasi Firecek. Firecek akan memudahkanmu untuk memantau, mengatur, dan melakukan inspeksi alat pemadam api.

Nah, itu dia penjelasan tentang jenis alat pemadam api tradisional. Jika ingin lebih aman dari kebakaran, pastikan kamu menyediakan APAR yang memang dikhususkan untuk memadamkan api secara cepat. Yuk, beli APAR DOB di sini biar lebih aman saat kebakaran!