Jenis Alat Pemadam Api dan Fungsinya: APAR, APAB, Fire Blanket

alat pemadam api powder kualitas terbaik

Dalam situasi kebakaran, setiap detik sangat berharga. Memiliki alat pemadam api adalah langkah cerdas untuk menyelamatkan properti dan nyawa. Namun, penting untuk memahami jenis alat pemadam kebakaran tersebut sebelum menggunakannya.

Sebelum memilih alat pemadam untuk memproteksi asetmu, kamu harus memahami risiko kebakaran dan jenis alat pemadam yang tepat untuk mengatasinya. Artikel ini akan memberikan gambaran terkait jenis-jenis alat pemadam kebakaran dan fungsinya.

Pentingnya Alat Pemadam Api untuk Keselamatan Nyawa & Properti

Alat pemadam api tidak hanya berfungsi sebagai sarana pertahanan awal ketika terjadi kebakaran. Lebih dari itu, alat ini juga memiliki peran penting dalam meminimalisir kerusakan dan bahkan dapat menyelamatkan nyawa manusia.

Kebakaran bisa berkembang sangat cepat. Dalam hitungan detik, api yang kecil dapat berubah menjadi kebakaran besar. Ketika digunakan secara tepat, alat pemadam akan mencegah api menyebar dan menyebabkan lebih banyak kerusakan.

Prioritas utama dalam setiap situasi kebakaran adalah keselamatan manusia. Alat pemadam yang dapat digunakan dengan cepat dapat memberikan jalan bagi orang-orang untuk keluar dari gedung atau area yang terbakar, sehingga menyelamatkan nyawa mereka.

Disisi lain, kebakaran juga dapat menyebabkan kerusakan yang signifikan pada struktur bangunan dan isinya. Penggunaan alat pemadam dengan cepat tidak hanya dapat menghentikan api, tapi juga meminimalisir kerusakan yang terjadi pada properti.

Keberadaan alat pemadam juga berperan dalam meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan terhadap bahaya kebakaran. Hal ini mendorong individu dan organisasi untuk lebih memahami cara bertindak dengan cepat jika kebakaran terjadi.

Memiliki alat pemadam kebakaran, dan lebih penting lagi, mengetahui cara menggunakannya, adalah langkah esensial dalam strategi keselamatan pribadi dan profesional. Investasi dalam alat pemadam api adalah investasi dalam keselamatan dan kesejahteraan.

Apa Saja Jenis Alat Pemadam Api dan Fungsinya?

Ketika menghadapi kebakaran, penting bagi kita untuk memiliki akses terhadap berbagai jenis alat pemadam api yang sesuai. Namun, seringkali kita mungkin bingung tentang jenis alat mana yang sebaiknya digunakan dalam situasi tertentu.

Alat pemadam kebakaran memang ada banyak jenisnya. Setiap jenis tersebut dirancang untuk menangani situasi kebakaran tertentu, sehingga pedan dan fungsinya berbeda. Mari kita bahas beberapa jenis utama dari alat pemadam api dan fungsinya berikut ini:

1. Alat Pemadam Api Ringan (APAR)

Alat Pemadam Api Ringan atau APAR adalah salah satu alat pemadam kebakaran yang paling umum dan efektif yang bisa ditemukan di berbagai tempat, seperti gedung perkantoran, pusat perbelanjaan, atau fasilitas umum lainnya.

APAR biasanya berisi bahan kimia yang dapat memadamkan berbagai jenis api, termasuk api kelas A, B, dan C. Fungsinya adalah untuk memberikan pemadaman cepat dan efektif terhadap kebakaran kecil sebelum api dapat menyebar.

Jenis-jenis APAR dan kelas kebakaran yang bisa ditangani antara lain:

  • APAR Powder: kebakaran kelas A, B, C.
  • APAR Foam: kebakaran kelas A dan B.
  • APAR CO2: kebakaran kelas A, B, C.
  • APAR Liquid Gas: kebakaran kelas A, B, C.

2. Alat Pemadam Api Besar (APAB)

Berbeda dengan APAR yang biasanya digunakan untuk kebakaran kecil atau menengah, APAB dirancang untuk menangani kebakaran yang lebih besar atau situasi darurat di mana APAR tidak cukup efektif untuk memadamkannya.

APAB memiliki kapasitas yang lebih besar dalam hal volume bahan pemadam api dan daya pancar yang lebih kuat. Alat ini seringkali berupa tangki yang dipasang di tempat-tempat strategis seperti di fasilitas industri, perusahaan, kapal laut, atau area publik lainnya.

Biasanya, alat ini dilengkapi dengan nozzle atau alat semprot yang memungkinkan pengguna untuk menyalurkan bahan pemadam api dengan tekanan tinggi ke area yang terkena api. Dilengkapi juga dengan trolley untuk memudahkan penggunaannya.

3. Selimut Api (Fire Blanket)

Fire Blanket adalah alat pemadam api yang terbuat dari bahan yang tahan panas dan tidak mudah terbakar, seperti serat kaca yang dilapisi dengan bahan kimia khusus. Fungsinya adalah untuk memadamkan api dengan cara menutupi atau menutupi sumber api.

Selimut api sangat berguna untuk memadamkan api yang terjadi pada pakaian seseorang atau kebakaran kecil di dapur, seperti yang disebabkan oleh minyak panas atau api gas. Oleh karena itu, alat ini sangat cocok untuk proteksi dapur rumah maupun restoran.

Jangan Panik! Begini Cara Menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) Saat Darurat

Saat menghadapi kebakaran, penting untuk tetap tenang dan mengambil tindakan cepat. Salah satu alat yang paling efektif dalam menanggulangi kebakaran adalah APAR yang dirancang untuk memberikan pemadaman api dengan cepat dan efektif.

Jika kamu menyadari adanya kebakaran, usahakan untuk tetap tenang. Panik hanya akan membuat situasi menjadi lebih buruk. Tarik napas dalam-dalam dan cobalah untuk memusatkan pikiran Anda dan evaluasi situasi yang terjadi.

Sebelum menggunakan APAR, pertimbangkan ukuran api dan apakah kamu memiliki jalur evakuasi yang aman. Jika api terlalu besar atau kamu tidak dapat menghadapinya dengan APAR, segera keluar dari area tersebut dan panggil bantuan.

Ketika Anda berada di dekat APAR, ambil dan bawa alat tersebut ke tempat kebakaran. Pastikan Anda memegangnya dengan kuat dan siap untuk digunakan.

Sebelum memulai pemadaman, periksa APAR untuk memastikan bahwa itu dalam kondisi yang baik dan siap digunakan. Cek tekanan APAR di pressure gauge dan pastikan bahwa segel pengaman tidak rusak. Setelah itu, lakukan teknik PASS berikut ini:

  • Pull (Tarik): Siapkan APAR dengan cara menggenggam pegangan dan menarik pin pengaman. Ini akan mempersiapkan APAR untuk diaktifkan saat kamu menekan tuas pemadamnya.
  • Aim (Sasaran): Arahkan nozzle APAR ke titik api, fokuskan pada bagian bawah api, bukan pada ujung api. Ini akan membantu memutus pasokan oksigen ke api dan memadamkannya dengan lebih efektif.
  • Squeeze (Tekan): Tekan tuas pemadam api dengan tegas untuk memulai pemadam api. Pastikan untuk menyalakan APAR dari jarak yang aman sekitar 3-5 meter dari api agar tidak membahayakan diri sendiri.
  • Sweep (Sapu): Gerakkan nozzle APAR dari sisi ke sisi secara perlahan untuk menyapu seluruh area yang terkena api. Pastikan kamu memadamkan semua titik api dengan baik.

Setelah memadamkan api, tetaplah waspada terhadap kemungkinan pemuatan ulang api. Pastikan area tersebut benar-benar aman sebelum kamu meninggalkannya. Segera laporkan kebakaran kepada petugas pemadam kebakaran atau pihak berwenang setempat.

Ekonomis Tapi Efektif, APAR Powder DOB Siap Taklukan Api dan Lindungi Asetmu!

Di antara berbagai jenis alat pemadam api yang tersedia, APAR powder DOB telah terbukti menjadi pilihan yang ekonomis, namun sangat efektif dalam memadamkan api dan mengurangi kerugian akibat kebakaran.

APAR powder DOB menggunakan media serbuk kimia kering berkualitas sebagai agen pemadam. Media powder ini efektif dalam memadamkan berbagai jenis api, termasuk api kelas A, B, dan C. Artinya, APAR DOB cocok untuk berbagai situasi kebakaran.

Dibandingkan dengan jenis APAR lainnya, alat pemadam api DOB lebih terjangkau dalam hal harga. Hal ini membuatnya menjadi pilihan yang ideal untuk berbagai kebutuhan, baik itu untuk rumah tangga, kantor, atau fasilitas industri.

Bukan hanya harganya yang ekonomis, keunggulan utama dari alat pemadam api DOB adalah kemampuannya untuk memberikan pemadaman api yang cepat dan efektif. APAR DOB telah terbukti dapat memadamkan api hanya dalam hitungan detik.

alat pemadam api canggih terkoneksi ke aplikasi sistem proteksi kebakaran

Selain itu, tabung APAR DOB juga ada QR-nya yang bisa discan dengan aplikasi Firecek. Firecek adalah Aplikasi Sistem Proteksi Kebakaran No.1 di Indonesia. Aplikasi ini akan memberikanmu kemudahan dalam:

  • Mengecek keaslian produk.
  • Menyimpan inventaris data APAR digital tanpa batas kuota penyimpanan.
  • Mendapatkan notifikasi APAR expired.

Nah, kapan lagi bisa dapetin alat pemadam api yang ekonomis tapi berteknologi tinggi? Cuma DOB pastinya! APAR DOB juga tersedia dalam pilihan yang lengkap, mulai dari 1-9 kg. Yuk, order APAR DOB sekarang! Dapatkan harga terbaik DISINI.

Regulasi APAR untuk Mobil Agar Lebih Aman Saat Berkendara

APAR untuk mobil harga terjangkau

Saat berkendara, ada satu hal yang tidak boleh terlewatkan, yaitu APAR. Ya, APAR untuk mobil sangat penting demi menjaga keselamatan saat berkendara. Artikel ini akan membahas tentang pentingnya APAR di mobil, regulasi, dan tips penempatannya.

Apakah Mobil Perlu Diproteksi dengan Alat Pemadam Api Ringan (APAR)?

Ya, sangat disarankan untuk memproteksi mobil dengan Alat Pemadam Api Ringan (APAR). Memiliki APAR di mobil bukan hanya langkah pencegahan yang bijak, tetapi juga bisa menjadi faktor krusial dalam situasi darurat.

APAR untuk mobil kualitas terbaik

Mobil dapat mengalami kebakaran akibat berbagai sebab, seperti kebocoran bahan bakar, korsleting listrik, atau kecelakaan. Memiliki APAR di mobil memungkinkan kamu untuk bertindak cepat dan mencegah api berkembang.

Bayangkan jika muncul api di kendaraan dan kamu tidak membawa APAR di mobil. Tentu akan kebingungan untuk memadamkan api tersebut. Jika ada APAR untuk mobil, maka kamu bisa bertindak cepat untuk memadamkan api sebelum membesar.

Keselamatanmu dan penumpang lainnya adalah prioritas utama. Dalam kasus kebakaran mobil, APAR bisa menjadi alat vital untuk memastikan keselamatan semua orang di dalam kendaraan karena bisa memadamkan api secepatnya.

Kebakaran mobil bisa merusak properti di sekitarnya. APAR di mobil dapat membantu meminimalkan kerusakan tersebut. Selain itu, APAR di mobil tidak hanya berguna untuk kendaraan sendiri saja, tetapi juga bisa untuk membantu orang lain dalam keadaan darurat.

Atas beberapa alasan penting itulah mobil sangat perlu diproteksi dengan APAR. Jadi, pastikan kendaraanmu terlindungi dari si jago merah dengan menyediakan APAR yang berkualitas agar bisa digunakan saat darurat.

Regulasi APAR untuk Mobil Menurut Peraturan Dirjen Perhubungan Darat & UU LLAJ

Keselamatan dalam berkendara tidak hanya terbatas pada penggunaan sabuk pengaman atau kepatuhan terhadap rambu lalu lintas. Aspek penting lainnya yang kerap terabaikan adalah kesiapan menghadapi situasi darurat, seperti kebakaran kendaraan.

Untuk itu, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat telah mengeluarkan regulasi yang mengatur kewajiban menyediakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) untuk mobil.

Regulasi ini tertuang dalam Peraturan Dirjen Perhubungan Darat Nomor KP.972/AJ.502/DRJD/2020 tentang Fasilitas Tanggap Darurat Kendaraan Bermotor, yang disahkan pada 18 Februari 2020.

Aturan ini secara spesifik menguraikan syarat penyediaan APAR dalam Pasal 2 ayat 2, 3, dan 4 yang menyatakan:

Pasal 2 Ayat 2

“Kendaraan bermotor untuk kategori M1,N1, N2, N3, 01, 02, 03, dan 04 untuk mobil penumpang, mobil barang landasan mobil penumpang, dan landasan mobil barang wajib dilengkapi fasilitas tanggap darurat berupa alat pemadam api ringan”.

Pasal ini menegaskan bahwa berbagai kategori kendaraan, baik itu kendaraan penumpang maupun kendaraan pengangkut barang, harus dilengkapi dengan APAR sebagai bagian dari fasilitas tanggap darurat.

Pasal 2 Ayat 3

“Fasilitas Tanggap Darurat pada kendaraan bermotor sebagaimana dimaksudkan pada Ayat 2 wajib disediakan oleh pengimpor, pembuat, dan/atau perakit kendaraan bermotor.”

Ayat ini membebankan tanggung jawab penyediaan APAR untuk mobil pada para pengimpor, pembuat, dan perakit kendaraan, menandakan bahwa kendaraan harus sudah dilengkapi APAR sejak awal distribusi.

Pasal 2 Ayat 4

“Dalam hal pengimpor, pembuat dan/atau perakit kendaraan bermotor sebagaimana dimaksud pada ayat (3) akan melakukan rekayasa dan rancang bangun terhadap alat pemadam api ringan wajib mengacu pada rancang bangun yang telah disahkan oleh Direktur Jenderal.”

Ayat ini mengatur tentang standar dan spesifikasi teknis APAR untuk mobil yang harus memenuhi persetujuan dan standar yang ditetapkan oleh Direktur Jenderal.

Selain itu, keberadaan APAR di kendaraan bermotor juga telah diatur dalam UU No.22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ). Undang-undang ini menyebut APAR sebagai perangkat pertolongan pertama yang esensial dalam kendaraan.

Kepatuhan terhadap aturan ini bukan hanya memenuhi kewajiban hukum, tetapi merupakan langkah proaktif dalam memastikan keselamatan. Pengadaan alat pemadam di mobil dapat menjadi faktor penentu menyelamatkan nyawa dalam kasus kebakaran kendaraan.

Dengan mewajibkan setiap kendaraan untuk dilengkapi dengan APAR, pemerintah Indonesia menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan standar keselamatan dan tanggap darurat bagi setiap pengendara.

Sebagai pengguna jalan, mematuhi aturan ini tidak hanya membuat kita taat hukum tetapi juga memberikan kontribusi dalam menciptakan lingkungan berkendara yang lebih aman bagi semua.

Cara Penempatan APAR di Mobil Agar Aman & Efektif

apar untuk mobil terkoneksi aplikasi firecek

Penempatan APAR untuk mobil secara aman adalah hal yang penting untuk memastikan bahwa APAR tersebut dapat diakses dengan cepat dan mudah saat dibutuhkan. Berikut adalah beberapa pedoman untuk penempatan APAR di mobil:

  • Mudah Diakses: Letakkan APAR di tempat yang mudah dijangkau dari posisi pengemudi. Tempat yang umum adalah di bawah kursi pengemudi atau penumpang depan, di dalam konsol tengah, atau di sisi pintu.
  • Pengikatan yang Kuat: APAR harus diikat dengan kuat untuk mencegahnya bergeser atau terlempar saat berkendara atau dalam kecelakaan. Gunakan dudukan atau bracket yang khusus dirancang untuk menahan APAR di tempatnya.
  • Hindari Suhu Ekstrem: Jangan letakkan APAR di tempat yang bisa terkena suhu ekstrem, seperti dekat mesin atau knalpot.
  • Periksa Secara Berkala: Rutin memeriksa kondisi dan posisi APAR untuk memastikan bahwa APAR masih terpasang dengan aman dan siap digunakan.
  • Instruksi yang Jelas: Pastikan semua pengguna mobil tahu di mana APAR berada dan cara menggunakan APAR yang benar. Memberikan instruksi singkat kepada penumpang atau pengemudi lain bisa sangat berguna.
  • Mudah Dilepas: Dalam kondisi darurat, kamu harus dapat melepas APAR dari dudukannya dengan cepat. Pastikan mekanisme pelepasan mudah dipahami dan dioperasikan.
  • Jangan Terhalang Benda Lain: Pastikan tidak ada barang yang menumpuk di sekitar APAR sehingga tidak menghambat akses cepat saat diperlukan.

Dengan mengikuti pedoman ini, kamu dapat memastikan bahwa APAR aman dan siap digunakan kapan saja. Keselamatan dalam berkendara tidak hanya tentang mencegah kecelakaan, tetapi juga tentang kesiapan dalam menghadapi situasi darurat.

APAR DOB 1 Kg untuk Mobil, Perlindungan Maksimal dengan Harga Ekonomis

Dalam dunia yang penuh ketidakpastian, keselamatan adalah prioritas utama, terutama saat berkendara. Untuk itu, membekali kendaraan dengan APAR adalah keharusan. APAR 1 Kg Powder DOB menawarkan solusi perlindungan kebakaran yang efektif dengan harga terjangkau.

Mengapa APAR DOB 1 Kg adalah Pilihan Ideal untuk Mobil?

  • Ukuran yang Praktis: Dengan berat hanya 1 kg, APAR DOB mudah disimpan di kendaraan tanpa memakan banyak ruang.
  • Penggunaan yang Mudah: APAR ini didesain untuk siapa saja, bahkan bagi yang belum pernah menggunakan APAR sebelumnya.
  • Efektif untuk Berbagai Jenis Api: Mampu memadamkan kebakaran kelas A, B, dan C, menjadikannya alat yang serbaguna.

Salah satu keunggulan APAR 1 Kg Powder DOB adalah harganya yang sangat terjangkau. Kami memahami bahwa keselamatan adalah kebutuhan, bukan kemewahan. Oleh karena itu, kami menawarkan APAR ini dengan harga yang tidak akan menguras dompet.

APAR 1 Kg Powder DOB tidak hanya ringan dan efektif tetapi juga tahan lama. Dibuat dengan material berkualitas, alat ini dirancang untuk bertahan lama, memberikan Anda ketenangan pikiran dalam jangka panjang.

Kami menyediakan APAR 1 Kg Powder DOB secara luas, sehingga kamu bisa mendapatkannya dengan mudah. Setiap unit APAR 1 Kg Powder DOB dilengkapi dengan petunjuk penggunaan, memastikan bahwa kamu dapat menggunakannya secara efektif saat dibutuhkan.

APAR 1 Kg Powder DOB adalah investasi kecil untuk perlindungan besar. Dengan harga yang ekonomis, tidak ada alasan untuk tidak membekali mobilmu dengan perlindungan tambahan ini. Beli APAR DOB 1 Kg untuk mobil disini untuk mendapatkan harga terbaik.

Cara Menggunakan APAR yang Benar Biar Api Cepat Padam

cara menggunakan apar yang benar sesuai standar

Memiliki Alat Pemadam Api Ringan (APAR) adalah langkah awal dalam pencegahan kebakaran. Dan mengetahui cara menggunakan APAR yang benar adalah kunci untuk memastikan keselamatan.

Penggunaan APAR yang tidak tepat tidak hanya tidak efektif dalam memadamkan api, tetapi juga bisa berbahaya. Mari kita bahas cara menggunakan APAR yang benar agar kamu siap dalam menghadapi situasi darurat.

Nggak Boleh Sembarangan, Kamu Harus Tau Cara Menggunakan APAR yang Benar!

cara menggunakan apar yang benar dengan teknik pass

Dalam menghadapi kebakaran, memiliki APAR adalah langkah awal yang baik. Alat Pemadam Api Ringan (APAR) adalah perangkat yang digunakan untuk memadamkan atau mengendalikan api kecil, sebelum membesar dan sulit dikendalikan.

Dalam situasi kebakaran, setiap detik sangat berharga. Mengetahui cara menggunakan APAR yang benar memungkinkan respons cepat sebelum bantuan profesional tiba. Kecepatan ini krusial untuk menghindari kerusakan yang lebih besar.

Memahami cara menggunakan APAR yang benar memberikan kepercayaan diri dan ketenangan pikiran. Dalam situasi darurat, kepanikan bisa memperburuk kondisi. Pengetahuan tentang penggunaan APAR yang benar membantu menjaga ketenangan dan fokus pada penanganan situasi.

Penggunaan APAR yang salah tidak hanya gagal memadamkan api, tetapi juga dapat menimbulkan bahaya baru. Misalnya, menggunakan APAR air pada kebakaran listrik bisa berakibat fatal. Pengetahuan tentang jenis APAR dan cara menggunakan APAR yang benar sangat penting.

Di banyak tempat kerja, pengetahuan tentang penggunaan APAR adalah persyaratan keselamatan. Karyawan yang terlatih dalam menggunakan APAR memastikan lingkungan kerja yang lebih aman bagi semua.

Memiliki pengetahuan tentang cara menggunakan APAR yang benar tidak hanya bermanfaat untuk diri sendiri, tetapi juga bagi orang lain. Menjadi orang yang bisa diandalkan dalam situasi darurat memiliki nilai yang tak ternilai.

Memahami cara menggunakan APAR yang benar dalam situasi darurat adalah keterampilan penting yang harus dimiliki oleh setiap individu. Jadi, investasikan waktu untuk belajar menggunakan APAR, karena pengetahuan ini bisa sangat berharga saat dibutuhkan.

Cara Menggunakan APAR yang Benar Sesuai SOP Agar Aman & Efektif

Pernah nggak sih, kamu menghadapi situasi kebakaran, tapi bingung gimana cara menggunakan APAR yang benar. Alat pemadam api yang sudah disediakan jadi sia-sia karena tidak ada yang bisa menggunakannya.

Nah, biar alat pemadam api tersebut bisa berfungsi sebagaimana mestinya, kamu harus bisa menggunakannya. Berikut ini adalah beberapa langkah dan cara menggunakan APAR yang benar agar aman dan efektif untuk memadamkan api:

1. Kenali Jenis APAR

cara menggunakan apar yang benar menurut jenis jenisnya

Sebelum menggunakan APAR, penting untuk mengetahui jenisnya terlebih dahulu. Kenapa? Karena setiap jenis memiliki cara penggunaan yang berbeda. Berdasarkan jenis media pemadam, APAR terdiri dari beberapa jenis, seperti powder, CO2, foam, dan liquid gas.

Contohnya, APAR powder efektif untuk kebakaran kelas A, B, dan C, sedangkan APAR CO2 lebih cocok untuk kebakaran kelas B dan C. Jadi, pastikan kamu menggunakan jenis APAR yang tepat sesuai situasi kebakaran yang terjadi.

2. Ikuti Langkah P.A.S.S.

Metode P.A.S.S. (Pull, Aim, Squeeze, Sweep) adalah cara standar menggunakan APAR yang benar. Menggunakan APAR dengan metode ini akan memastikan api cepat padam dan tentunya aman bagi pengguna APAR tersebut.

  • Pull (Tarik): Tarik pin pengaman pada APAR untuk membuka kunci.
  • Aim (Arahkan): Arahkan nozzle atau selang APAR ke dasar api, bukan ke atas nyala api.
  • Squeeze (Tekan): Tekan tuas atau handle APAR untuk melepaskan bahan pemadam.
  • Sweep (Sapu): Gerakkan nozzle secara menyapu dari satu sisi ke sisi lain, fokus pada dasar api.

3. Jaga Jarak yang Aman dari Api

Penting untuk menjaga jarak yang aman saat menggunakan APAR. Jarak yang disarankan adalah sekitar 3-5 meter dari api. Jika api terlalu besar atau tidak terkendali, segera meninggalkan area dan meminta bantuan.

4. Periksa APAR Secara Berkala

cara menggunakan apar yang benar dengan inspeksi rutin

Pastikan APAR-mu dalam kondisi baik dan siap pakai. Periksa tekanan, pastikan tidak ada kerusakan fisik, dan perhatikan tanggal kadaluarsa. APAR yang tidak berfungsi dengan baik bisa menjadi bahaya tambahan dalam situasi darurat.

Baca juga: Cara Cek APAR Expired Lebih Praktis Pakai Smartphone

5. Latihan dan Edukasi

Mengetahui teori cara menggunakan APAR yang benar memang penting, tetapi praktik dan latihan membuat kamu lebih siap. Ikuti pelatihan penggunaan APAR terkait pentingnya keselamatan kebakaran dan cara menggunakan APAR sesuai standar.

Jangan Terlalu Dekat, Ini Jarak yang Aman Saat Menggunakan APAR

Dalam situasi kebakaran, penggunaan APAR dapat menjadi langkah krusial untuk mencegah penyebaran api. Namun, sering kali pengguna tidak menyadari pentingnya menjaga jarak yang aman saat menggunakan APAR.

Jarak yang tidak tepat tidak hanya mengurangi efektivitas APAR, tetapi juga dapat membahayakan pengguna. Saat menghadapi api, insting alami kita mungkin mengatakan untuk mendekat sebisa mungkin. Namun, ini bisa berbahaya.

cara menggunakan apar yang benar dengan jarak aman

Jarak yang aman penting untuk beberapa alasan:

  • Mencegah Bahaya Terhadap Diri Sendiri: Mendekat terlalu dekat ke api meningkatkan risiko luka bakar dan inhalasi asap.
  • Meningkatkan Efektivitas Pemadaman: Jarak yang tepat memungkinkan bahan pemadam menyebar dan bekerja lebih efektif terhadap api.

Lalu, berapa jarak yang aman direkomendasikan? Jarak yang aman saat menggunakan APAR adalah 3-5 meter dari titik api. Pada jarak ini, bahan pemadam api bisa mencapai titik api dengan baik dan pengguna terhindar dari jilatan api.

Dalam situasi darurat, mengukur jarak dengan tepat mungkin sulit. Sebagai aturan umum, mulailah dari jarak yang aman (3-5 meter) dan dekati secara bertahap sambil memantau reaksi api. Jika api mereda, terus gunakan APAR dari jarak tersebut.

Jika tidak, dekati sedikit lagi dengan hati-hati. Pertimbangkan arah angin dan ventilasi saat menggunakan APAR. Angin yang kuat atau ventilasi buruk dapat menyebarkan api atau membuat bahan pemadam tidak efektif.

Menjaga jarak yang aman saat cara menggunakan APAR yang benar sangat penting untuk efektivitas pemadaman dan keamanan pribadi. Selalu mulai dari jarak yang aman dan sesuaikan sesuai dengan situasi. Keselamatan harus selalu menjadi prioritas utama.

5 Kesalahan yang Harus Dihindari Saat Menggunakan APAR

Cara menggunakan APAR yang benar adalah kunci untuk memastikan keberhasilan dalam mengatasi api kecil. Namun, seringkali karena kurangnya pengetahuan atau kesalahan saat panik, penggunaan APAR tidak efektif.

Berikut adalah lima kesalahan umum yang harus dihindari saat menggunakan APAR.

1. Tidak Membaca Instruksi Terlebih Dahulu

Kesalahan paling umum adalah tidak membaca instruksi yang tertera pada APAR. Setiap APAR memiliki cara penggunaan yang spesifik. Luangkan waktu untuk membaca dan memahami instruksi tersebut, bahkan sebelum keadaan darurat terjadi.

2. Menggunakan APAR yang Salah untuk Jenis Api

cara menggunakan apar yang benar sesuai kelas kebakaran

Tidak semua APAR cocok untuk setiap jenis api. Misalnya, APAR dengan bahan powder cocok untuk api kelas A, B, dan C. Sedangkan APAR CO2 lebih cocok untuk api yang melibatkan peralatan listrik.

Cara menggunakan jenis APAR yang tidak benar bukan hanya kurang efektif, tetapi juga bisa memperparah kebakaran. Contohnya, APAR foam yang digunakan untuk mengatasi kebakaran listrik karena media mengandung air yang bersifat konduktif.

Baca juga: APAR untuk Kebakaran Listrik yang Aman dan Efektif

3. Arahkan Semprotan ke Nyala Api, Bukan ke Dasar Api

Banyak orang secara instingtif menyemprotkan APAR ke nyala api, bukan ke dasar atau sumber api. Cara menggunakan APAR yang seperti ini tidak benar. Selalu arahkan semprotan ke dasar api untuk memutus sumber api.

4. Tidak Menjaga Jarak yang Aman

Berdiri terlalu dekat saat menyemprotkan APAR bisa berbahaya. Jarak yang aman dari titik api adalah 3-5 meter. Jarak yang tepat memungkinkan bahan pemadam untuk menyebar dan bekerja secara efektif, sekaligus menjaga keselamatan pengguna.

5. Tidak Memeriksa APAR Secara Berkala

APAR yang tidak terawat atau kadaluarsa bisa gagal saat dibutuhkan. Penting untuk memeriksa APAR secara berkala, termasuk tekanan, kondisi tabung, dan tanggal expired. APAR yang tidak berfungsi dengan baik sama sekali tidak berguna dalam situasi darurat.

Gimana, sudah paham kan gimana cara menggunakan APAR yang benar? Biar lebih siap, kamu bisa mengikuti training APAR dari Bromindo yang dipandu oleh teknisi profesional. Ada pertanyaan atau mau konsultasi? Hubungi kontak kami.

Penggunaan APAR di Rumah Sakit yang Aman Bagi Pasien & Staf

penggunaan apar di rumah sakit sesuai prosedur

Rumah sakit menjadi salah satu area publik yang cukup rawan mengalami kebakaran. Untuk mengatasi risiko kebakaran secepatnya, penggunaan APAR di rumah sakit dan peralatan pemadam kebakaran lainnya sangat penting.

Mengapa Penggunaan APAR di Rumah Sakit Sangat Penting?

penggunaan apar di rumah untuk keselamatan pasien dan staf

Alat Pemadam Api Ringan (APAR) adalah sebuah alat yang dirancang untuk memadamkan api pada tahap awal atau api skala kecil. Sebelum api menjadi lebih besar dan sulit dikendalikan, sehingga risiko kerugian bisa diminimalisir.

Penggunaan APAR di rumah sakit sangat penting karena rumah sakit adalah lingkungan yang rentan terhadap kebakaran. Risiko ini dapat menyebabkan dampak serius terhadap keamanan pasien, staf medis, serta fasilitas dan peralatan medis.

Manfaat dan pentingnya APAR di rumah sakit adalah sebagai berikut:

  • Keselamatan staf dan pasien
  • Perlindungan fasilitas dan peralatan medis
  • Kepatuhan terhadap standar keselamatan
  • Evakuasi yang aman
  • Pemadaman cepat dan efektif

Terjadinya kebakaran dapat menyebabkan ancaman langsung terhadap keselamatan pasien dan staf medis. APAR dapat membantu mengendalikan kebakaran pada tahap awal, memberikan waktu bagi evakuasi, dan mencegah penyebaran api.

Rumah sakit menyimpan peralatan medis berharga dan fasilitas sensitif, seperti ruang operasi dan unit perawatan intensif. Kebakaran dapat merusak peralatan medis dan fasilitas yang kritis. APAR membantu melindungi investasi tersebut.

Proses medis seperti sterilisasi alat-alat medis menggunakan bahan kimia yang mudah terbakar. Serta aktivitas seperti penggunaan laser atau peralatan bedah juga dapat menciptakan panas dan menyebabkan kebakaran jika tidak dioperasikan dengan benar.

Kebakaran di rumah sakit dapat mengakibatkan situasi darurat yang memerlukan evakuasi cepat dan teratur. APAR membantu menciptakan kondisi yang memungkinkan evakuasi yang aman dengan mengendalikan kebakaran dan mengurangi risiko.

Penggunaan APAR di rumah sakit bukan hanya tentang kepatuhan terhadap regulasi, tetapi juga mengenai keselamatan dan perlindungan nyata bagi semua individu yang berada di dalamnya.

Jenis APAR untuk Rumah Sakit yang Aman Bagi Pasien dan Staf Medis

Keselamatan di rumah sakit merupakan prioritas utama untuk melindungi pasien, staf medis, dan aset medis yang berharga. APAR menjadi elemen penting dalam upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran di lingkungan medis yang unik ini.

Memilih jenis APAR yang tepat sangat krusial untuk memastikan efektivitas dan keamanan dalam menghadapi berbagai risiko kebakaran di rumah. Berikut adalah beberapa jenis APAR yang cocok untuk rumah sakit:

1. APAR Liquid Gas

APAR dengan media liquid gas merupakan pilihan yang cocok untuk rumah sakit. Gas ini tidak meninggalkan residu dan tidak merusak peralatan medis. Penggunaan gas clean agent membantu melindungi investasi rumah sakit dalam peralatan medis canggih.

Media liquid gas tidak menurunkan kadar oksigen di udara, sehingga tidak mengganggu pernapasan dan kesehatan pasien yang berada di ruangan. Oleh karena itu, APAR liquid gas cocok untuk memproteksi ruang-ruang pasien di rumah sakit.

2. APAR CO2

APAR CO2 adalah alternatif lain yang efektif untuk pemadaman kebakaran di rumah sakit. Jenis APAR ini cocok untuk ruangan dengan peralatan elektronik, karena tidak meninggalkan residu.

Namun, penggunaan APAR CO2 di ruang pasien tidak disarankan. Hal ini karena gas CO2 dapat menyebabkan penurunan kadar oksigen di udara dan mempengaruhi pasien serta staf medis yang mungkin berada di sekitar area kebakaran.

Gas CO2 dapat menyebabkan efek samping kesehatan seperti pusing, mual, atau bahkan kehilangan kesadaran jika terpapar dalam jumlah besar. Ini dapat menjadi masalah, terutama jika ada pasien atau staf medis yang sensitif terhadap gas CO2.

Karena sifatnya yang bisa mengganggu pernapasan, penggunaan APAR CO2 lebih cocok untuk beberapa area berikut di rumah sakit:

  • Ruang server dan pusat data
  • Laboratorium
  • Ruang peralatan elektronik
  • Ruang arsip dan dokumentasi
  • Ruang mesin atau utilitas
  • Ruang kontrol dan sistem elektrikal
  • Ruangan lain tanpa pasien

3. APAR Powder

penggunaan apar di rumah sakit yang aman

APAR powder efektif melawan kebakaran kelas A (bahan padat), kelas B (bahan cair/liquid), dan kelas C (gas). Di rumah sakit, dimana terdapat berbagai jenis material, APAR powder bisa menjadi pilihan yang tepat karena dapat menangani berbagai situasi kebakaran.

Powder memiliki daya pemadaman yang cepat. Hal ini penting di rumah sakit untuk mengurangi resiko perluasan kebakaran dengan segera. APAR powder juga memiliki kemampuan menjangkau area yang luas dan memiliki efektivitas yang tinggi.

Namun, penggunaan APAR powder di rumah sakit perlu pertimbangan. Setelah pemadaman, APAR powder akan meninggalkan residu yang sulit dibersihkan. Jadi harus ada perencanaan untuk mengatasi residu bubuk setelah penggunaan APAR powder.

Bagaimana Cara Penggunaan APAR di Rumah Sakit Saat Terjadi Kebakaran?

Kesehatan dan keselamatan adalah aspek utama dalam dunia rumah sakit. Untuk menghadapi keadaan darurat seperti kebakaran, pemahaman yang baik tentang cara menggunakan APAR di rumah sakit sangat penting.

Berikut adalah panduan penggunaan APAR di rumah sakit untuk memastikan respon yang cepat dan efektif dalam situasi darurat:

1. Identifikasi dan Evaluasi Jenis Kebakaran

Langkah pertama dalam penggunaan APAR di rumah sakit adalah identifikasi dan evaluasi jenis kebakaran. APAR memiliki label yang menunjukkan jenis kebakaran yang dapat diatasi. Pastikan APAR yang dipilih sesuai dengan jenis kebakaran yang terjadi.

2. Aktifkan Sistem Alarm Kebakaran

Segera setelah mendeteksi kebakaran, aktifkan sistem alarm kebakaran untuk memberitahu semua orang di rumah sakit terkait adanya risiko kebakaran. Hal ini penting agar semua orang bisa memulai prosedur evakuasi jika diperlukan.

3. Pilih Jenis APAR yang Tepat

Pilih APAR yang sesuai dengan jenis kebakaran. Misalnya, APAR berjenis gas clean agent atau CO2 cocok untuk peralatan elektronik. Sementara itu, APAR foam dapat digunakan untuk kebakaran minyak dan lemak di dapur.

Baca juga: Jenis-Jenis APAR dan Kelas Kebakaran yang Diproteksi

4. Padamkan Api dengan Teknik PASS

penggunaan apar di rumah sakit yang aman

Sebelum mengaktifkan APAR, pastikan kamu berada di posisi yang aman. Pastikan jalur evakuasi tidak terhalang dan hindari asap atau panas yang berlebihan. Setelah itu, mulailah padamkan api dengan menerapkan teknik PASS (Pull, Aim, Squeeze, dan Sweep).

  • Pull: Tarik atau lepas pin safety pada handle APAR agar nantinya APAR bisa diaktifkan untuk mengeluarkan bahan pemadam.
  • Aim: Arahkan nozzle APAR ke basis api, bukan langsung ke nyala api. Ini membantu pemadaman yang lebih efektif.
  • Squeeze: Tekan tuas pemadam api dengan tegas untuk memulai penyemprotan pemadam. Pastikan untuk tetap tenang dan stabil selama proses ini.
  • Sweep: Gerakkan nozzle ke sisi-sisi dengan gerakan zig-zag untuk menyemprotkan pemadam api secara merata dan efektif.

5. Periksa Kembali & Laporkan Insiden

Setelah pemadaman, periksa kembali area kebakaran untuk memastikan bahwa tidak ada sumber api yang tersisa. Setelah kondisinya aman, laporkan insiden kebakaran kepada pihak berwenang dan petugas keamanan.

APAR di Rumah Sakit Harus Rutin Dirawat, Agar Siap Digunakan Saat Darurat

Apakah kamu merasa yakin bahwa APAR di rumah sakit tempatmu bekerja siap digunakan dalam situasi darurat? Keefektifan APAR tidak datang begitu saja. Perlu perawatan rutin agar siap digunakan saat darurat untuk memberikan respons yang cepat.

Seperti peralatan lainnya, APAR memerlukan perawatan untuk memastikan fungsi optimalnya. Inspeksi APAR secara teratur terhadap tekanan, segel, dan mekanisme pengaktifan akan memastikan APAR siap beraksi tanpa kendala.

penggunaan apar di rumah sakit yang aman

Jaga kesiapan APAR-mu dengan Firecek. Solusi praktis untuk memastikan APAR-mu dalam kondisi optimal. Firecek hadir untuk memberikan kamu kontrol penuh atas kondisi APAR dengan langkah-langkah pemeriksaan yang sederhana namun efektif.

Firecek adalah Aplikasi Sistem Proteksi Kebakaran No.1 di Indonesia yang memungkinkan kamu memeriksa keandalan APAR secara berkala. Fitur-fitur canggih pada Firecek memastikan APAR-mu siap digunakan kapanpun dibutuhkan.

Dengan petunjuk langkah demi langkah yang jelas, alat ini menghadirkan kepercayaan diri kepada pengguna untuk memeriksa APAR secara rutin tanpa kesulitan. Firecek bukan hanya alat, tapi juga investasi untuk keamanan rumah sakit di masa depan.

Dengan menjaga penggunaan APAR di rumah sakit tetap terawat dengan baik, maka akan meminimalkan risiko kebakaran serta memastikan kesiapan dalam menghadapi situasi darurat. Ada pertanyaan? Hubungi kontak kami untuk konsultasi.

Prinsip Segitiga Api dan Cara Cepat Hentikan Kebakaran

Kebakaran adalah musuh alami manusia yang telah lama menjadi ancaman bagi kelangsungan hidup dan perkembangan peradaban. Untuk menangani kebakaran, kita perlu memahami konsep dasar dalam ilmu kebakaran, dan segitiga api adalah salah satunya.

Apa yang Dimaksud dengan Teori Segitiga Api?

segitiga api dan cara memadamkannya

Teori segitiga api adalah konsep dasar dalam ilmu kebakaran yang mengidentifikasi tiga elemen esensial yang dibutuhkan untuk memulai dan mempertahankan kebakaran. Apa saja 3 unsur pembentuk api?

Tiga unsur segitiga api meliputi:

  • Bahan bakar
  • Sumber panas
  • Oksigen

Ketiga elemen tersebut sering digambarkan sebagai tiga sisi segitiga yang saling terhubung. Ini menunjukkan bahwa keberadaan elemen-elemen tersebut secara bersamaan adalah syarat mutlak untuk terjadinya pembakaran.

Pemahaman tentang segitiga api bukan hanya penting bagi para profesional keselamatan dan pemadam kebakaran, tetapi juga bagi setiap orang. Lalu, kenapa memahami segitiga api sangat penting? Ada beberapa alasan kenapa memahami segitiga api itu penting.

Dengan memahami segitiga api, individu dan organisasi bisa lebih efektif dalam mengimplementasikan strategi pencegahan kebakaran. Misalnya, menghilangkan salah satu sisi segitiga, seperti mengurangi sumber bahan bakar atau mengontrol sumber panas.

Dalam situasi kebakaran, memahami dinamika segitiga api dapat membantu untuk menentukan metode pemadaman yang paling efektif. Misalnya, air mungkin efektif untuk memadamkan kebakaran kayu, tapi bisa berbahaya pada kebakaran listrik atau minyak.

Strategi Pengelolaan Segitiga Api untuk Mencegah Kebakaran

Setelah memahami unsur-unsur dari segitiga api, langkah berikutnya adalah mempraktikkan pengelolaan faktor-faktor ini untuk menghindari kebakaran. Beberapa strategi pengelolaan segitiga api yang bisa diimplementasikan antara lain:

1. Pengelolaan Bahan Mudah Bakar

Bahan bakar adalah setiap material yang bisa terbakar. Mulai dari kayu, kertas, kain, hingga gas dan cairan yang mudah terbakar, seperti bensin atau alkohol. Tanpa adanya bahan bakar, tidak akan ada ‘makanan’ bagi api untuk tumbuh dan berkembang.

Oleh karena itu, pengelolaan bahan bakar menjadi salah satu cara pencegahan kebakaran yang paling efektif. Pengelolaan bahan bakar dapat dilakukan dengan beberapa cara berikut ini:

  • Pemilihan Material: Menggunakan material yang tahan atau lambat terbakar dalam konstruksi dan dekorasi.
  • Penyimpanan yang Tepat: Memastikan bahan yang mudah terbakar disimpan dengan aman dan sesuai dengan regulasi yang ada.
  • Pemeliharaan Rutin: Membersihkan sisa bahan yang dapat terbakar, seperti tumpukan kertas, serbuk gergaji, atau kain.

Baca juga: Klasifikasi Bahan Berbahaya dan Beracun Menurut NFPA

2. Kontrol Sumber Panas

segitiga api dan cara pencegahannya

Panas adalah energi yang dibutuhkan untuk memulai kebakaran dan membuatnya berlanjut. Panas bisa datang dari berbagai sumber, termasuk gesekan, sumber listrik, reaksi kimia, atau dari api itu sendiri.

Mengontrol sumber panas adalah langkah kunci dalam mencegah timbulnya api. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengontrol sumber panas, yaitu:

  • Pemeriksaan Peralatan: Melakukan pemeriksaan rutin pada peralatan listrik dan mesin untuk mencegah panas berlebih atau korsleting.
  • Pelatihan Penggunaan Alat: Memastikan semua orang di tempat kerja atau di rumah tahu bagaimana menggunakan alat pemanas atau elektronik dengan aman.
  • Pengawasan: Menjaga pengawasan pada aktivitas yang melibatkan panas, seperti memasak atau proses industri yang menghasilkan panas.

3. Pengendalian Oksigen

Oksigen adalah komponen ketiga dari segitiga api. Berapa kadar oksigen minimal yang dibutuhkan untuk pembakaran? Udara yang kita hirup mengandung sekitar 21% oksigen, dan ini cukup untuk mendukung pembakaran.

Di lingkungan tertutup, penurunan kadar oksigen dapat mencegah atau memadamkan api. Itulah mengapa langkah-langkah berikut ini memainkan peran penting dalam strategi keselamatan kebakaran:

  • Ventilasi: Memastikan sistem ventilasi yang baik di dalam bangunan untuk mengendalikan distribusi oksigen.
  • Penyegelan: Menggunakan bahan penyegel untuk mencegah aliran udara ke area yang berpotensi menjadi sumber kebakaran.
  • Sistem Supresi: Menginstal sistem yang dapat mengganti oksigen atau mengurangi konsentrasinya di udara, seperti sistem inerting atau penggunaan gas inert.

4 Cara Memadamkan Segitiga Api yang Cepat & Efektif

Memadamkan api secara cepat dan efektif bisa dilakukan dengan menghilangkan salah satu atau lebih elemen dalam segitiga api. Berikut adalah beberapa metode umum yang bisa digunakan untuk memadamkan api:

1. Pendinginan (Cooling)

Cooling atau pendinginan adalah upaya memadamkan api dengan cara menghilangkan unsur panas pada segitiga api. Metode pendinginan yang paling umum digunakan adalah dengan menyemprotkan air.

Air memiliki kapasitas panas yang tinggi, ini berarti bahwa air bisa menyerap banyak energi panas. Saat diaplikasikan ke api, air akan menyerap panas dari bahan bakar. Reaksi ini secara efektif menurunkan suhu di bawah titik nyala dan memadamkan api.

Bahan kimia khusus juga dapat digunakan untuk mendinginkan api. Terutama untuk jenis kebakaran yang tidak bisa dipadamkan dengan air, seperti kebakaran minyak atau listrik. Bahan kimia tersebut bekerja cepat dalam menurunkan suhu.

Baca juga: Jenis APAR untuk Listrik yang Aman dan Efektif

2. Isolasi Oksigen (Smothering)

Smothering adalah strategi memadamkan segitiga api yang dilakukan dengan mengurangi konsentrasi oksigen di sekitar api. Ketika kadar oksigen berkurang, maka akan menghentikan reaksi kimia pembakaran.

Isolasi oksigen dapat dilakukan dengan menyelimuti sumber api dengan bahan pemadam untuk membatasi aliran oksigen. Penggunaan gas inert seperti Carbon Dioxide (CO2) juga bisa memadamkan api dengan menggantikan oksigen di sekitar api.

Selain itu, penggunaan bahan pemadam dari busa atau foam juga dapat mengisolasi oksigen. Buka akan menutupi bahan bakar, menjebak uap, dan mengisolasi bahan bakar dari oksigen.

3. Menghilangkan Bahan Bakar (Starvation)

Memadamkan api dengan metode starvation berarti menghilangkan atau mengurangi bahan bakar yang ada agar api tidak dapat terus membakar, dan pada akhirnya api akan padam.

Langkah ini bisa dilakukan dengan memindahkan objek. Jika objek yang terbakar portable dan aman dipindahkan, memindahkannya jauh dari sumber api bisa mencegah api menyebar ke bahan bakar lain.

Menghilangkan bahan bakar juga bisa dilakukan dengan membersihkan area. Dalam kasus kebakaran hutan, pemadam kebakaran sering membuat jalur pemutus atau firebreaks dengan cara membersihkan vegetasi agar api tidak dapat menyebar lebih jauh.

4. Memecah Rantai Reaksi Kimia (Breaking Chain Reaction)

Memecah rantai reaksi kimia pada dasarnya menetralkan kemampuan api untuk memperpanjang pembakaran. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah menggunakan beberapa jenis alat pemadam api berikut ini:

Saat Segitiga Api Berkobar, Hadapi dengan APAR!

segitiga api dipadamkan dengan APAR powder

Dalam hitungan menit, api yang dimulai dari percikan kecil bisa membesar dan mengancam nyawa serta harta benda. Untuk mencegah kebakaran lebih lanjut, reaksi segitiga api harus segera dihentikan. Salah satunya dengan cara menggunakan APAR.

Untuk memahami mengapa APAR begitu penting, kita harus kembali ke konsep dasar segitiga api yang terdiri dari tiga elemen, yaitu panas, bahan bakar, dan oksigen. Menghapus salah satu dari unsur-unsur ini akan memadamkan api.

APAR dirancang untuk melakukan hal tersebut. Baik dengan mendinginkan panas, menghalangi oksigen, atau mengisolasi bahan bakar. Oleh karena itu, menyediakan APAR sangat penting untuk mengantisipasi kebakaran.

Nah, apakah rumah atau tempat kerjamu sudah diproteksi dengan APAR? Kalau belum, sebaiknya segera rencanakan pengadaan APAR di tempatmu. Biar pengadaan alat pemadam api lebih hemat, kamu bisa pilih APAR DOB dengan harga ekonomis.

APAR powder berkualitas harga ekonomis

APAR powder DOB sangat serbaguna, karena bisa digunakan untuk semua kelas kebakaran, termasuk kebakaran kelas A, B, C. Ditambah lagi, media powder yang digunakan punya kualitas tertinggi, sehingga siap memadamkan api dalam hitungan detik.

Jadi, meskipun harga APAR DOB ekonomis, namun manfaat yang diberikan tidak kalah dari APAR merk lain yang harganya 2x lipat. APAR DOB tersedia dalam pilihan kapasitas 1-9 kg yang bisa kamu pilih sesuai kebutuhan. Yuk, beli APAR DOB disini!

Takut Kebakaran? Ini Jenis APAR untuk Dapur yang Ampuh

jenis apar untuk dapur terkoneksi HP

Pernah mendengar berita kebakaran rumah atau bahkan mengalaminya? Biasanya, kebakaran bermula dari munculnya api di area dapur. Oleh karena itu, sangat disarankan menyediakan jenis APAR untuk dapur agar bisa mengatasi kebakaran secepatnya.

Dapur memang area yang berpotensi tinggi mengalami kebakaran. Sayangnya, masih banyak yang mengabaikan risiko dan bahaya yang mungkin terjadi. Padahal, kebakaran kecil di dapur bisa membesar dan membakar semua properti berharga yang kamu miliki.

Dapur Rumahmu Nggak Punya APAR? Awas Kebakaran!

jenis apar untuk dapur ampuh padamkan api dalam hitungan detik

Tahukah kamu, salah satu penyebab umum kebakaran rumah adalah akibat memasak di dapur? Ya, dapur memang menjadi area di rumah yang paling berisiko menyebabkan kebakaran. Ini karena di dapur ada bahan mudah terbakar dan peralatan memasak lainnya.

Kebakaran dapur bisa disebabkan karena kelalaian pada saat memasak, seperti meninggalkan peralatan memasak tanpa pengawasan. Selain itu, peralatan masak seperti kompor dan oven yang bermasalah juga bisa memicu terjadinya kebakaran.

Jika terjadi kebakaran dan tidak ada alat pemadam api di dapur, kamu mungkin tidak bisa memadamkan api dengan cepat. Kebakaran bisa cepat menyebar ke peralatan dapur lainnya, furniture, dan area lain di rumah. Akibatnya, kerusakan properti jadi sangat besar.

Saat kebakaran di dapur tidak bisa dikendalikan, api bisa merambat ke rumah tetangga dan menyebabkan kerusakan yang lebih luas. Bahkan, hal ini juga akan meningkatkan risiko cedera atau bahkan kematian bagi penghuni rumah dan orang-orang di sekitarnya.

Tidak ingin mengalami risiko dan bahaya tersebut bukan? Pastikan kamu menyediakan alat pemadam api ringan (APAR) di dapur rumah. Dengan begitu, kamu tidak perlu panik jika mengalami kebakaran karena ada APAR yang siap menghadapi situasi darurat.

5 Manfaat APAR di Dapur, Siap Diandalkan Saat Darurat!

Memiliki atau menyediakan APAR di dapur tentu sangat bermanfaat. Dengan adanya APAR di dapur rumahmu, kamu bisa memastikan kebakaran bisa dipadamkan sejak dini. Selain itu, ada banyak manfaat lain yang bisa kamu dapatkan berikut ini.

1. Bisa Memadamkan Api Secepatnya

jenis apar untuk dapur rumah bahan powder berkualitas

Manfaat utama APAR untuk dapur adalah bisa digunakan untuk memadamkan kebakaran saat masih berada di tahap awal. Sebelum api berkembang menjadi besar dan tidak terkendali, kamu bisa langsung menggunakan APAR untuk memadamkan api secepatnya.

2. Kebakaran Tidak Meluas ke Area Lain

Saat melihat api muncul di dapur, gunakan APAR untuk memadamkan api tersebut. Jenis APAR untuk dapur yang berkualitas tentu dapat mengatasi kebakaran secara efektif. Dengan begitu, api tidak akan meluas ke area lain di dapur maupun ke seluruh area rumah.

3. Aset dan Properti Berharga Terlindungi

Kebakaran yang bermula dari dapur bisa menyebabkan kerusakan parah pada peralatan pemasak, perabotan rumah, maupun barang berharga lainnya. APAR akan melindungi properti berharga dari kerusakan serius dengan memadamkan api lebih cepat.

4. Keselamatan Penghuni Rumah Terjaga

Alat pemadam api bisa menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi semua penghuni rumah. Respon yang cepat terhadap kebakaran tentu akan mencegah risiko bagi orang-orang di sekitarnya, seperti luka-luka, cedera, atau bahkan kehilangan nyawa.

5. Lebih Tenang Saat Beraktivitas di Rumah

Dengan adanya APAR di dapur, kamu dan anggota keluarga lainnya bisa merasa lebih tenang ketika memasak di dapur atau menjalankan aktivitas lainnya. Ini karena kamu sudah lebih siap menghadapi situasi darurat menggunakan APAR yang ampuh dan berkualitas.

Apa Sih Jenis APAR yang Tepat untuk Dapur Rumah?

APAR terdiri dari beberapa jenis yang dirancang untuk memadamkan berbagai jenis kebakaran. Setiap jenis APAR memiliki media pemadam api yang berbeda dan efektif untuk mengatasi kelas kebakaran tertentu, seperti kebakaran kelas A, B, C.

Kebakaran di dapur termasuk dalam kebakaran kelas B dan C. Kelas B adalah kebakaran yang melibatkan bahan cair mudah terbakar, seperti minyak dan lemak. Jika terkena panas berlebih dari oven atau kompor, lemak dan minyak bisa memicu terjadinya kebakaran.

Kebakaran kelas C adalah kebakaran yang melibatkan sumber listrik. Dapur seringkali memiliki peralatan listrik, seperti kulkas dan microwave. Kabel yang rusak atau peralatan elektronik yang tidak berfungsi dengan baik bisa menjadi pemicu kebakaran dapur.

jenis apar untuk dapur media powder anti gumpal

Lalu, apa jenis APAR yang tepat untuk dapur? APAR dengan bahan dasar powder atau serbuk bisa jadi pilihan tepat untuk memproteksi dapurmu dari kebakaran. Alasannya karena APAR powder efektif untuk berbagai jenis kebakaran, termasuk kelas B dan kelas C.

APAR dry chemical powder bisa memadamkan api dengan cepat karena serbuknya mengandung bahan kimia yang efektif untuk memecah reaksi kimia pada api. Partikel serbuk dari APAR powder akan menutupi permukaan bahan bakar.

Saat menutupi permukaan bahan bakar, media powder tersebut akan memisahkan oksigen dari sumber api. Oksigen merupakan salah satu unsur yang dibutuhkan oleh api untuk bisa terus menyala. Jika sumber api tidak mendapatkan pasokan oksigen, maka api akan padam.

Menurut teori segitiga api, api dapat terbentuk atau menyala ketika ada tiga unsur yang bereaksi, yaitu sumber panas, bahan bakar, dan oksigen. Jika salah satu unsur tersebut hilang, otomatis api akan padam.

Selain itu, APAR powder juga dirancang dengan mekanisme yang sederhana, sehingga mudah digunakan oleh siapa pun. Kamu maupun anggota keluarga lainnya tidak akan kesulitan menggunakan APAR powder, sehingga bisa mengatasi kebakaran dengan cepat.

Baca juga:

Dapur Aman Nggak Perlu Mahal, Pilih Jenis APAR untuk Dapur yang Ampuh & Ekonomis!

Ingin dapur aman dari kebakaran tapi takut biaya mahal? Tenang, sekarang ada APAR powder DOB yang ekonomis dan ampuh padamkan kebakaran di dapur rumahmu. Ada banyak pilihan ukuran APAR DOB yang bisa kamu pilih sesuai kebutuhan.

Ukuran APAR powder yang ideal untuk dapur biasanya bervariasi, tergantung pada kebutuhan dan potensi risiko kebakaran di dapurmu. Namun, ukuran APAR dapur yang umum digunakan adalah sekitar 1 – 3 kg.

APAR dengan ukuran 1 – 3 kg memiliki ukuran yang ringkas dan mudah ditempatkan di dapur yang biasanya tidak terlalu luas. Jadi, kamu bisa pilih APAR Powder DOB 1 kg dan 3 kg untuk memproteksi dapur rumah dari bahaya kebakaran.

jenis apar untuk dapur garansi 5 tahun

Harga APAR Powder DOB untuk dapur memang ekonomis, tapi bukan berarti kualitasnya murahan. APAR DOB sudah terbukti ampuh memadamkan api dalam waktu 3 detik saja, loh! Butuh bukti? Yuk, lihat video uji pemadaman APAR DOB disini.

APAR Powder DOB juga tersedia dalam ukuran yang lebih besar, yaitu 6 kg dan 9 kg. Kapasitas APAR yang besar biasanya digunakan untuk komersial atau di lingkungan industri yang memerlukan perlindungan lebih kuat atau memiliki risiko kebakaran lebih tinggi.

Beli APAR Powder DOB juga lebih hemat karena bergaransi 5 tahun. Masa expired APAR DOB juga lama, yaitu sampai 5 tahun. Jadi, kamu nggak perlu refill APAR berkali-kali. Nah, tunggu apa lagi? Yuk, Beli APAR powder DOB untuk dapur rumahmu sekarang!

Apa Perbedaan APAR CO2 dan Powder? Padahal Sama-Sama Buat Madamin Api

perbedaan APAR CO2 dan Powder

Tahukah kamu apa perbedaan APAR CO2 dan Powder? Walaupun sama-sama memiliki fungsi untuk memadamkan api, keduanya memiliki perbedaan yang menonjol. Lantas, apa perbedaan dari kedua APAR tersebut? Mungkin itu menjadi pertanyaan yang muncul dalam benak kamu bukan?

Inilah alasan mengapa pada pembahasan kali ini akan mengupas tentang perbedaan antara kedua jenis APAR tersebut. Kamu penasaran apa saja perbedaanya? Yuk, Simak ulasan lengkap berikut ini!

Apa Itu APAR Jenis CO2 & Powder?

Perbedaan APAR CO2 dan Powder dari media

APAR CO2 merupakan jenis APAR yang bahan utamanya terbuat dari Karbon Dioksida (CO2). Karbon Dioksida ini merupakan gas yang terdiri dari atom karbon dan atom oksigen yang tidak mudah terbakar, sehingga sangat efektif untuk memadamkan api.

Teknik pemadam CO2 ini adalah memadamkan api melalui penghilangan pada oksigen. Ketika APAR jenis ini dilepaskan, CO2 akan menggantikan oksigen dan mengurangi konsentrasi oksigen yang diperlukan untuk pembakaran.

perbedaan apar co2 dan powder berdasarkan teori segitiga api

Baca Juga: APAR Jenis Powder Itu Seperti Apa? Berikut Penjelasannya

Sedangkan, APAR Powder adalah jenis alat pemadam kebakaran yang menggunakan media dry chemical powder. Jenis APAR yang menggunakan media dry chemical powder ini memiliki dua teknik dalam pemadaman apinya, yaitu:

  • Smothering, yaitu teknik pemadaman api dengan melakukan isolasi terhadap api agar tidak mendapatkan suplai oksigen.
  • Starvation, yaitu teknik pemadaman api dengan memisahkan antara bahan bakar dengan unsur lain.

6 Perbedaan APAR CO2 dan Powder yang Wajib Kamu Ketahui

perbedaan APAR CO2 dan Powder saat digunakan

Setelah kamu mengetahui apa itu APAR CO2 dan Powder, dalam pembahasan selanjutnya akan mengulas tentang perbedaannya. Pasalnya, meskipun keduanya memiliki fungsi yang sama, yaitu untuk memadamkan api, nyatanya terdapat perbedaan antara kedua jenis tersebut.

Apa saja perbedaan kedua jenis APAR yang harus kamu ketahui? Simak ulasan detail berikut ini ya!

1. Perbedaan Pada Aspek Media dan Kelas Kebakaran

Perbedaan APAR CO2 dan Powder yang pertama adalah perbedaan pada aspek media dan kelas kebakaran. Pasalnya, setiap jenis alat pemadam memiliki kemampuan tersendiri dalam memadamkan api, berikut ini penjelasanya.

APAR jenis CO2 hanya hanya efektif untuk memadamkan kelas kebakaran B dan C, yaitu kebakaran akibat dari cairan dan listrik saja.

Sedangkan, jenis APAR Powder yang lebih unggul dan serbaguna, karena efektif untuk memadamkan kebakaran kelas A, B dan C. Yaitu, kebakaran yang penyebab utamanya dari cairan mudah terbakar, benda padat non logam dan listrik.

2. Perbedaan Pada Bagian Nozzle

perbedaan APAR CO2 dan PowderPada bagian tersebut, jenis APAR Powder memiliki nozzle yang berukuran kecil, berbeda dengan APAR CO2 yang memiliki ukuran nozzle jauh lebih besar. Mengapa APAR jenis CO2 memiliki ukuran nozzle yang jauh lebih besar? Alasanya adalah tekanan jenis CO2 lebih tinggi serta perbedaan cara kerjanya.
Jenis CO2 memiliki cara kerja pemadaman dengan menyebarkan gas, sedangkan jenis Powder pemadamanya menembak ke titik api.

3. Perbedaan Desain Tabung

perbedaan apar CO2 dan PowderPerbedaan selanjutnya, yang tidak kalah penting untuk kamu ketahui adalah soal desain tabung. Jika dalam tabung jenis CO2 memiliki desain tabung yang lebih tebal, berbeda dengan jenis Powder. Tekanan pada apar powder itu 15 bar, sedangkan apar co2 tekanannya dari medianya itu sampai 57 bar, sehingga tabung apar powder tidak sesuai jika digunakan untuk isi media co2.

Karena CO2 menggunakan media Karbon Dioksida yang memiliki tekanan mencapai 57 bar, tentunya lebih membutuhkan desain tabung yang lebih tebal. Sehingga, kamu tidak perlu heran ketika terdapat perbedaan berat antara CO2 dengan jenis lainnya.

Baca Juga: Fakta Menarik APAR CO2: Fungsi, Kelebihan & Cara Penggunaan

4. Perbedaan APAR CO2 dan Powder Pada Pressure Gauge

Perbedaan pada aspek fisik dari kedua jenis APAR tersebut adalah pressure gauge (alat pengukur tekanan) pada tabung. Dimana, pada jenis APAR CO2 kamu tidak akan menemukan pressure gauge tersebut, berbeda dengan APAR Powder yang memiliki pressure gauge.

perbedaan APAR CO2 dan Powder

Alasan kenapa jenis APAR CO2 tidak menggunakan pressure gauge adalah media pemadam apinya menggunakan gas karbon dioksida atau CO2 yang bertekanan 830 psi. Sehingga, pressure gauge kurang tepat dipasang pada tabung CO2 dan pastinya akan mengganggu saat akan kamu gunakan.

Selain itu, alasan mengapa APAR CO2 tidak memiliki pressure gauge adalah karena pressure gauge dengang range 55 bar itu besar, sehingga kalau dipasang di tabung apar akan mengganggu mobilitas.

5. CO2 Termasuk APAR Clean Agent, Sedangkan APAR Powder Meninggalkan Residu

Pada jenis APAR CO2 ini ketika kamu gunakan tidak akan meninggalkan residu, karena, sifat dari APAR CO2 ini adalah clean agent. Oleh karena itu, kamu bisa mempertimbangkan untuk tidak menggunakan APAR powder untuk proteksi instalasi/komponen listrik yang memiliki komponen kecil.

Karena, kamu akan kesulitan ketika membersihkan sisa powder. Berbeda dengan jenis APAR Powder yang termasuk dalam kategori tidak clean agent atau meninggalkan residu. Oleh karena itu, jenis APAR ini jangan kamu gunakan untuk memadamkan tempat yang terdapat perangkat elektronik, seperti PC, televisi dan laptop.

Baca juga: Jenis-Jenis APAR dan Kelas Kebakaran yang Bisa Ditangani

6. Efektifitas Pemadaman Apinya

Perbedaan APAR CO2 dan Powder pada saat kamu gunakan adalah efektifitas dalam proses pemadaman api. Pasalnya, jenis CO2 tidak cocok untuk kamu gunakan memadamkan api pada luar ruangan, karena bahan utamanya gas.

Karena, pada jenis APAR CO2 ini medianya berbentuk cairan gas yang akan bergerak ke segala arah ketika kamu gunakan di luar ruangan. Sedangakan, pada jenis APAR Powder, medianya berbentuk serbuk kimia yang partikelnya tidak akan bergerak bebas seperti cairan gas.

Cara Menggunakan APAR CO2 yang Benar

Jika kamu ingin menggunakan APAR jenis CO2, pastikan bahwa kamu mengetahui prosedur penggunaan yang benar. Karena, hal itu akan mempengaruhi efektivitas pemadaman yang kamu lakukan. Nah, jika kamu belum mengetahui prosedurnya? Simak penjelasan berikut ini!

  • Bawa APAR CO2 ke titi apipenggunaan apar
  • Pastikan kamu berada pada jarak aman dan membelakangi apicara pakai apar
  • Lepaskan pin dan segel pada APAR CO2petunjuk penggunaan apar
  • Arahkan nozzle ke titik api tekan handle untuk mengeluarkan media APAR CO2 dari dalam tabungcara memakai apar
  • Gerakan ujung selang menyapu dari kiri ke kanan, setelah api padam segera keluar dari ruangan tersebut
    teknik penggunaan apar

Daftar Harga APAR Powder Terbaru Tahun 2023

APAR memang memiliki peranan yang cukup vital dalam proteksi kebakaran, namun untuk membelinya kamu harus pastikan terlebih dahulu harganya. Hal ini sangat penting karena dapat kamu jadikan pertimbangan jenis APAR yang cocok kamu gunakan dan pastinya sesuai dengan bajet.

Nah, inilah daftar harga terbaru APAR CO2 dan Powder tahun 2023 dari sumber terpercaya.

DAFTAR HARGA APAR POWDER TAHUN 2023
Jenis APAR Harga
APAR Powder Dob 1 KG Rp123,00
APAR Powder Dob 3KG Rp183,00
APAR Powder Dob 6KG Rp264,00
APAR Powder Dob 9KG Rp365,00

Penting:

  • Gratis ongkir untuk wilayah Semarang, Jakarta dan Surabaya
  • Siap kirim ke seluruh wilayah Indonesia
  • Garansi 5 Tahun dan Gratis Aplikasi Firecek

Itulah tadi ulasan lengkap tentang perbedaan APAR CO2 dan Powder lengkap dengan harga terbaru tahun 2023. Melalui ulasan tersebut semoga dapat membantu kamu dalam menentukan pilihan jenis APAR mana yang akan kamu gunakan. Jangan lupa ketika kamu membutuhkan APAR terbaik dan terpercaya silahkan kunjungi dob.id dengan klik disini.

APAR Jenis Powder Itu Seperti Apa? Berikut Penjelasannya

Jika dilihat sekilas, semua APAR mungkin tampak sama. Padahal, bisa saja APAR kamu sering kamu lihat itu berbeda. Pasalnya, ada beberapa jenis APAR yang digunakan di Indonesia. Nah, salah satunya adalah APAR jenis powder.

Ada satu keistimewaan alat pemadam api powder yang tidak dimiliki APAR lain, yaitu bisa digunakan untuk semua kelas kebakaran. Yuk, kenali APAR powder lebih jauh! Mulai dari fungsi, cara kerja, cara penggunaan, dan bedanya dengan APAR CO2.

Mengenal APAR Powder, Tabung Pemadam Api Multifungsi

APAR powder adalah jenis alat pemadam api yang menggunakan dry chemical powder sebagai bahan pemadamnya. Umumnya, jenis serbuk kimia yang digunakan pada alat pemadam api powder adalah campuran ammonium phosphate.

apar powder harga ekonomis kualitas terbaik

Jenis APAR ini bisa dengan cepat merespon kebakaran dan memberikan penanggulangan yang efektif. Hal ini memungkinkan upaya awal pemadaman yang efektif untuk mengendalikan kebakaran sebelum merambat lebih jauh.

Alat pemadam api powder umumnya bisa digunakan untuk memadamkan kebakaran kelas A, B, dan C. Maka dari itu, jenis APAR ini disebut sebagai APAR yang serbaguna atau multifungsi karena bisa digunakan pada berbagai area sesuai kebutuhan.

  • Kelas A: kebakaran yang melibatkan bahan bakar padat, seperti kertas, kain, kayu, karet, dan plastik.
  • Kelas B: kebakaran yang dipicu oleh bahan bakar cair dan gas, seperti bensin, minyak, oli, cat, tiner, alkohol, dan gas LPG.
  • Kelas C: kebakaran yang disebabkan oleh masalah listrik dan peralatan elektronik, seperti korsleting listrik, hubungan pendek arus listrik, dan malfungsi alat elektronik.

apar powder garansi 5 tahun

Karena keunggulannya dalam memadamkan berbagai kelas kebakaran, APAR powder menjadi pilihan yang tepat dan serbaguna dalam situasi darurat. APAR jenis powder ini bisa digunakan untuk berbagai area, seperti:

  • Rumah
  • Kantor
  • Pabrik
  • Industri
  • Mall
  • Hotel
  • Apartemen
  • Kendaraan

APAR powder juga dirancang dengan mekanisme penggunaan yang sederhana serta mudah dipahami. Hal ini memungkinkan siapa saja bisa menggunakan alat pemadam api ini dengan cepat dalam situasi darurat.

Baca juga: Jenis-Jenis APAR dan Kelas Kebakaran yang Bisa Ditangani

Apa Perbedaan APAR Powder dan CO2?

APAR powder dan CO2 garansi 5 tahun

Selain APAR powder, ada juga jenis APAR lain yang umum digunakan di Indonesia, yaitu APAR CO2. Lalu, apa perbedaannya? Pada dasarnya, perbedaan APAR powder dan CO2 terletak pada bahan pemadam yang digunakan, cara kerja, dan fungsinya.

Alat pemadam api powder menggunakan dry chemical powder sebagai bahan pemadamnya. Sementara itu, APAR CO2 menggunakan bahan pemadam api berupa gas Carbon Dioxide (CO2).

Cara kerja APAR powder adalah dengan menghentikan reaksi pembakaran. Partikel-partikel serbuk pada APAR powder akan menghambat reaksi antara panas dan bahan bakar, mendinginkan api, dan menghalangi akses oksigen ke api.

perbedaan cara kerja apar powder dan co2

Pada APAR CO2, gas Carbon Dioxide (CO2) yang dilepaskan ke udara akan membentuk lapisan di sekitar api. Lapisan CO2 tersebut akan menghalangi pasokan oksigen ke api, sehingga ketersediaan oksigen akan berkurang dan api menjadi padam.

APAR powder bisa digunakan untuk mengatasi berbagai jenis kebakaran. Termasuk kebakaran yang dipicu bahan bakar padat, cair, gas, dan listrik. Oleh karena itu, APAR powder disebut multifungsi karena bisa memadamkan kebakaran kelas A, B, dan C.

Sementara itu, APAR CO2 lebih umum digunakan untuk memadamkan kebakaran yang melibatkan peralatan listrik, elektronik, dan material lain yang sensitif terhadap air atau residu serbuk yang termasuk dalam kebakaran kelas B dan C.

Baca juga:

Begini Cara Kerja APAR Powder Dalam Memadamkan Api

APAR powder bekerja efektif untuk memadamkan kebakaran kelas A, B, dan C. Pada dasarnya, cara kerja alat pemadam api powder adalah dengan menghentikan reaksi tiga elemen pada segitiga api.

APAR powder memutus reaksi pembakaran pada segitiga api

Menurut teori segitiga api, munculnya api disebabkan karena adanya reaksi pembakaran pada tiga unsur, yaitu bahan bakar, oksigen, dan sumber panas. Jika salah satu unsur tersebut hilang, maka api akan padam.

Saat dilepaskan ke udara, partikel-partikel serbuk akan membentuk lapisan di sekitar api. Lapisan serbuk akan menghalangi pasokan oksigen yang dibutuhkan oleh api untuk terus berkobar, sehingga api akan padam.

Serbuk APAR powder juga memiliki kemampuan untuk menyerap panas. Saat dilepaskan ke titik api, serbuk akan menyerap panas dari api itu sendiri. Ini menyebabkan suhu api turun secara signifikan, sehingga mencegah api terus berkobar.

Jadi, APAR powder bekerja dengan cara memutus reaksi kimia yang berlangsung dalam kebakaran. Saat reaksi unsur-unsur segitiga api terputus, maka api menjadi padam.

Harus Tahu, Ini Kelebihan dan Kekurangan APAR Powder

Setiap jenis APAR memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Fungsi APAR juga berbeda, sehingga masing-masing bisa digunakan sesuai kebutuhan proteksi. Berikut ini adalah kelebihan dan kekurangan APAR powder yang harus kamu ketahui.

1. Efektif Melawan Berbagai Kelas Kebakaran

apar powder untuk kebakaran kelas a b c

APAR media powder bekerja efektif dalam memadamkan api dari berbagai jenis bahan bakar. Termasuk bahan bakar padat, gas, cair, dan masalah kelistrikan. Ini artinya, APAR powder cocok untuk kebakaran kelas A, B, dan C.

2. Kemampuan Pemadaman yang Cepat

Pemadaman api menggunakan media powder bisa berlangsung cepat. Ini karena APAR powder menggunakan partikel-partikel serbuk yang mampu menghalangi akses oksigen dan mendinginkan api, sehingga reaksi pembakaran bisa cepat berhenti.

3. Efektif untuk Api yang Sulit Dijangkau

Media dry chemical powder bisa menyebar setelah disemprotkan dari dalam tabung. Hal ini membuatnya mampu menjangkau area yang sulit dijangkau, seperti sudut dan celah sempit, sehingga pemadaman api akan lebih efektif.

apar powder harga terjangkau

Disamping memiliki banyak keunggulan, APAR powder juga memiliki beberapa kekurangan yang harus kamu ketahui. Salah satu kekurangannya adalah menghasilkan residu serbuk setelah pemadaman api dilakukan.

Serbuk tersebut bisa menyebabkan kontaminasi yang merusak mesin dan peralatan elektronik. Pembersihan serbuk pasca kebakaran juga harus dilakukan dengan hati-hati, sehingga cukup memakan banyak waktu.

Selain itu, penggunaan APAR powder juga tidak efektif untuk kebakaran logam yang termasuk dalam kelas D. Untuk mengatasi kebakaran kelas D, dibutuhkan alat pemadam khusus yang sesuai dengan bahan logam pemicunya.

Prosedur Penggunaan APAR Powder yang Efektif dan Aman

Untuk memadamkan api menggunakan APAR, ada langkah-langkah penting yang tidak boleh dilewatkan. Pertama, kamu harus memiliki pengetahuan terkait jenis kebakaran, ukuran api, dan kemungkinan risiko yang terjadi.

Sebelum menggunakan APAR powder, periksa tabung pemadam tersebut secara visual untuk memastikan kondisinya baik dan siap digunakan. Pin safety atau segel dari tabung APAR tersebut harus masih tersegel, agar efektif digunakan.

cara menggunakan apar powder yang aman dan efektif

Setelah itu, posisikan diri dengan aman. Jarak yang aman dari titik api adalah 3 – 5 meter. Berdirilah dengan posisi yang stabil. Selanjutnya, kamu bisa mulai menggunakan APAR dengan teknik PASS berikut ini:

  • Pull: tarik pin pengaman pada tabung APAR powder.
  • Aim: pegang ujung selang APAR dan arahkan ke titik api.
  • Squeeze: tekan tuas APAR dengan penuh untuk melepaskan serbuk pemadam.
  • Sweep: gerakkan selang APAR secara zig-zag saat mengarahkan bahan pemadam ke titik api untuk memperluas cakupan area pemadaman.

Lakukan pemadaman dengan cara tersebut sampai api padam atau media pemadamnya habis. Jaga jarak yang cukup dekat dengan titik api agar proses pemadaman lebih efektif, namun jangan terlalu dekat agar terhindar dari risiko.

Nah, itu dia serba-serbi tentang APAR powder yang perlu kamu ketahui. Untuk proteksi yang lebih optimal, pastikan kamu menggunakan APAR jenis powder yang berkualitas, seperti APAR powder DOB. Dapatkan APAR powder DOB disini!

Fakta Menarik APAR CO2: Fungsi, Kelebihan & Cara Penggunaan

Alat pemadam api ringan (APAR) tersedia dalam beberapa jenis berdasarkan agen pemadam api yang digunakan. Salah satunya adalah APAR CO2. Apa fungsi alat pemadam api CO2 dan bagaimana cara menggunakannya? Yuk, simak penjelasannya.

Apa Itu APAR CO2?

APAR CO2 garansi 5 tahun

APAR CO2 adalah alat pemadam api ringan (APAR) yang menggunakan Carbon Dioxide (CO2) sebagai agen pemadam api. Umum digunakan untuk memadamkan kebakaran yang melibatkan bahan-bahan yang sensitif terhadap air dan bahan kimia lainnya.

Alat pemadam api CO2 bekerja dengan cara melepaskan gas CO2 dari dalam tabung ketika handle ditekan. Media CO2 yang keluar dari tabung akan membentuk semburan berkecepatan tinggi yang mengalirkan gas ke sumber kebakaran.

Kelebihan APAR CO2 dari Jenis APAR Lain

Sebelum membeli alat pemadam api CO2, kamu harus mengetahui apa saja kelebihan dan kekurangannya. Ya, setiap jenis APAR memang memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Kelebihan alat pemadam api CO2 adalah sebagai berikut:

1. Efektif Memadamkan Kebakaran Kelas B dan C

APAR CO2 efektif untuk memadamkan kebakaran yang dipicu oleh bahan bakar cair (Kelas B) dan peralatan listrik (kelas C). CO2 akan menghilangkan oksigen (O2) yang dibutuhkan pada reaksi pembentukan api, sehingga api padam dengan cepat.

APAR CO2 ramah lingkungan

APAR CO2 banyak digunakan pada lingkungan yang terdapat bahan-bahan sensitif, seperti alat elektronik, peralatan listrik, dan bahan kimia berpotensi terbakar. Beberapa area yang bisa diproteksi dengan alat pemadam api CO2 adalah sebagai berikut:

Baca juga: Klasifikasi Kelas Kebakaran A, B, C, D dan Media Pemadamnya

2. Tidak Menghantarkan Listrik

Carbon Dioxide (CO2) adalah gas non-konduktif yang tidak menghantarkan arus listrik. Alat pemadam api CO2 bisa jadi pilihan tepat untuk memadamkan kebakaran yang melibatkan peralatan elektronik atau listrik yang masih terhubung ke sumber listrik.

3. Tidak Meninggalkan Residu

APAR CO2 harga ekonomis

Sebagai bahan pemadam api, CO2 tidak meninggalkan residu yang bisa merusak maupun mengotori lingkungan dan peralatan. Sangat cocok untuk area yang terdapat alat elektronik, mesin, dan bahan lain yang sensitif terhadap air atau bahan kimia.

Baca juga: APAR Cleant Agent, Si Penjinak Api Tanpa Residu

4. Reaksi Pemadaman Cepat

Saat APAR CO2 digunakan, gas CO2 akan dikeluarkan dengan kecepatan tinggi dari dalam tabung. Gas CO2 tersebut langsung mengarah ke titik atau area yang terbakar. Hal ini memungkinkan reaksi pemadaman api berlangsung cepat dan efektif.

Lalu, Apa Kekurangan Alat Pemadam Api Ringan CO2?

Salah satu kekurangan APAR CO2 adalah tidak efektif untuk memadamkan kebakaran kelas A, yaitu kebakaran benda padat seperti kertas, kayu, kain, karet, dll. CO2 tidak memiliki kemampuan membasahi dan mendinginkan bahan bakar padat tersebut.

APAR CO2 berkualitas tidak menimbulkan residu

Alat pemadam api CO2 juga tidak bisa memberikan perlindungan pasca pemadaman. Setelah kebakaran padam, tidak ada perlindungan yang diberikan. Ini artinya, masih ada risiko kebakaran ulang jika sumber bahan bakar masih ada.

Selain itu, CO2 merupakan gas yang berat dan bisa menumpuk pada ruangan tertutup. Hal ini bisa mengurangi oksigen yang dibutuhkan untuk bernafas. Jadi, sangat dibutuhkan ventilasi yang baik untuk memastikan keselamatan manusia.

Bagaimana Cara Menggunakan APAR CO2 yang Benar?

CO2 adalah jenis gas yang tidak memiliki warna dan bau. Pada konsentrasi tinggi, CO2 bisa berbahaya bagi kesehatan manusia. Paparan gas CO2 bisa menyebabkan kekurangan oksigen pada udara, sehingga berdampak pada kesehatan manusia.

APAR CO2 teruji lab damkar DKI jakarta

Oleh karena itu, penggunaan APAR CO2 harus dilakukan secara hati-hati. Kamu harus menggunakan alat pemadam api CO2 sesuai instruksi atau panduan yang diberikan oleh produsen. Cara menggunakan APAR CO2 adalah sebagai berikut:

  • Pastikan kamu berada di area yang aman. Evaluasi situasi kebakaran dengan cepat. Lalu, tentukan apakah kamu bisa menghadapi api tersebut dengan aman menggunakan APAR CO2 atau tidak.
  • Periksa kondisi visual untuk memastikan bahwa tidak ada kerusakan yang terjadi pada tabung pemadam CO2. Pastikan tekanan APAR pada manometer dalam rentang yang aman dan bagian segel tabung tidak rusak.
  • Pegang alat pemadam api CO2 pada posisi yang tepat. Pastikan kamu mengetahui dimana lokasi katup pelepas. Pastikan juga ada jalur evakuasi yang bebas dan kamu berada pada jarak yang aman dari titik api.
  • Lepaskan katup tabung APAR CO2. Pastikan arah semburan media CO2 menghadap ke sumber api. Aktifkan katup tersebut dengan cara memutar atau menarik pegangan yang sesuai.
  • Semburkan media CO2 dengan mengarahkan nozzle APAR ke sumber bahan bakar yang terbakar. Hindari mengarahkan semburan gas CO2 langsung ke orang atau hewan di sekitar.
  • Lakukan gerakan semprot dengan tegas dan terarah ke titik api.
  • Amati apakah api sudah padam atau melemah. Jika api belum sepenuhnya padam, ulangi langkah-langkah di atas.

Jika api terlalu besar dan tidak bisa dikendalikan menggunakan APAR CO2, segera lakukan evakuasi area dan panggil petugas pemadam kebakaran setempat. Setelah kebakaran terkendali, periksa APAR kembali untuk memastikan tidak ada kerusakan.

Kapan APAR CO2 Harus Diisi Ulang?

APAR CO2 isi ulang on site service

Untuk menjaga alat pemadam api CO2 tetap siap siaga dalam kondisi darurat, penting melakukan perawatan alat pemadam kebakaran tersebut. Salah satu perawatan yang harus kamu lakukan adalah isi ulang tabung pemadam.

Alat pemadam api CO2 harus diisi ulang saat tabungnya sudah kehabisan gas CO2 setelah digunakan. Jika tekanan turun di bawah standar, alat pemadam api CO2 juga perlu diisi ulang. Jadi, sangat penting untuk memeriksa tekanan APAR CO2 secara teratur.

Kondisi yang mengindikasikan bahwa alat pemadam api CO2 harus segera diisi ulang adalah sebagai berikut:

  • Ada tanda-tanda kerusakan pada tabung APAR, seperti korosi, karat, dan kebocoran.
  • Tekanan dalam tabung turun di bawah standar yang ditentukan pada saat melakukan inspeksi APAR rutin.
  • APAR sudah pernah digunakan sebelumnya untuk pemadaman kebakaran. Terlepas dari sebanyak jumlah gas CO2 telah dikeluarkan, APAR harus tetap diisi ulang untuk memastikan kesiapannya dalam menghadapi kebakaran.

APAR CO2 refill on site service

Idealnya, isi ulang dan pengujian tabung APAR harus dilakukan oleh penyedia layanan pemadam kebakaran yang terlatih. Mereka memiliki peralatan lengkap dan pengetahuan terkait pemeriksaan dan pengisian ulang tabung APAR dengan aman.

Bromindo adalah solusi yang tepat bagi kamu yang membutuhkan layanan isi ulang tabung APAR. Nikmati layanan refill APAR on site service yang akan memudahkanmu untuk refill APAR secara praktis dan hemat biaya.

Jika ingin memproteksi area yang sensitif terhadap air atau bahan kimia lainnya, maka APAR CO2 adalah pilihan yang tepat. Pastikan kamu menggunakan alat pemadam api CO2 yang berkualitas dan teruji.

Selain APAR CO2, kamu mungkin juga perlu APAR powder yang multifungsi untuk mengatasi kebakaran kelas A, B, dan C. APAR Powder DOB siap bantu kamu melawan kebakaran secara efektif dan efisien. Yuk, beli APAR powder DOB DISINI.

Kenali Berbagai Jenis Alat Pemadam Api Ringan (APAR)

cara menggunakan apar yang benar menurut jenis jenisnya

Alat pemadam api ringan (APAR) terdiri dari beberapa jenis dengan fungsi yang berbeda. Jenis alat pemadam api ringan dibedakan berdasarkan media pemadam kebakaran yang digunakan, sistem kerja, dan kapasitasnya.

Jenis Alat Pemadam Api Ringan Berdasarkan Media yang Digunakan

Tahukah kamu, media pemadam api yang ada di dalam tabung APAR berbeda-beda? Lalu, ada berapa jenis isi APAR? Isi media APAR yang umum digunakan di Indonesia ada empat macam, yaitu media powder, CO2, foam, dan liquid gas.

1. Jenis Alat Pemadam Api Powder

jenis alat pemadam api ringan powder berkualitas

Dry chemical powder adalah salah satu media pemadam kebakaran paling banyak digunakan. Hal ini karena media powder serbaguna untuk mengatasi hampir semua kelas kebakaran, yaitu kebakaran kelas A, B, dan C

APAR Powder mampu memadamkan api dengan cara smothering, yaitu menyelimuti bahan yang terbakar, sehingga tidak bisa mendapatkan pasokan oksigen yang merupakan unsur penting dalam terbentuknya api.

Baca juga: Cara Kerja Alat Pemadam Api Ringan Berdasar Segitiga Api

2. Jenis Alat Pemadam Api Foam

APAR Foam menggunakan media campuran air dan surfaktan soda yang disebut dengan Aqueous Film Forming Foam (AFFF). Saat media disemprotkan keluar dari tabung, maka akan terbentuk busa yang mampu memadamkan api.

Jenis media ini mampu memadamkan kebakaran dengan cara mengisolasi titik api dari oksigen dan mendinginkan suhu panas di sekitarnya. Jens alat pemadam api ringan media foam bisa digunakan untuk mengatasi kebakaran kelas A dan B.

3. Jenis Alat Pemadam Api CO2

jenis alat pemadam api ringan media co2 kualitas terbaik

Jenis alat pemadam api ringan juga ada yang menggunakan media gas Carbon Dioxide (CO2). Gas CO2 mampu memadamkan api dengan cara mengisolasi oksigen serta mengurangi panas pada titik kebakaran. 

Alat pemadam api CO2 merupakan jenis APAR clean agent karena tidak meninggalkan residu. Cocok untuk memproteksi ruang panel listrik, laboratorium, ruang komputer, dll. Fungsi APAR CO2 adalah untuk mengatasi kebakaran kelas B dan C.

4. Jenis Alat Pemadam Api Liquid Gas

APAR liquid gas bisa digunakan untuk memadamkan kebakaran kelas A, B, dan C. Media liquid gas bersifat clean agent karena tidak meninggalkan residu setelah digunakan. Liquid gas juga ramah lingkungan dan aman bagi manusia.

Jenis APAR ini cocok untuk memproteksi area yang tidak bisa dipoteksi dengan media lain, seperti air. Alat pemadam api liquid gas cocok untuk ruang komputer, ruang panel listrik, ruang arsip, laboratorium, dapur, rumah sakit, dll. 

Baca juga: Klasifikasi Kelas Kebakaran dan Media Pemadamnya

Jenis APAR Berdasarkan Sistem Kerjanya

Alat pemadam api ringan (APAR) juga dibedakan menjadi dua jenis berdasarkan sistem kerja yang digunakan. Kedua jenis sistem kerja APAR adalah stored pressure system dan cartridge pressure system. Untuk lebih jelasnya, simak penjelasan berikut ini.

1. Jenis APAR Stored Pressure System

jenis alat pemadam api ringan stored pressure system

Ciri khas dari APAR stored pressure system adalah media pemadam api dan gas pendorongnya berada dalam satu tabung yang sama. Besar kecilnya tekanan yang keluar dari tabung APAR tersebut bisa kita tentukan melalui handle atau tuas APAR. 

Jenis alat pemadam api ringan ini dilengkapi dengan pressure gauge. Fungsinya untuk memastikan berapa tekanan tabung APAR. Jarum manometer harus berada di warna hijau yang menunjukan tekanan normal 13 – 18 bar.

2. Jenis APAR Cartridge Pressure System

jenis apar cartridge pressure system

Cartridge pressure system merupakan jenis alat pemadam api ringan yang gas bertekanannya terpisah dari media pemadamnya. Dengan kata lain, tekanan tersebut tidak bercampur langsung dengan media yang ada di dalam tabung APAR.

Tekanan pada APAR ini tersimpan pada sebuah cartridge khusus. Cara kerja sistem ini yaitu dengan merobek membran pada cartridge, sehingga tekanan gas dapat mengalir ke dalam tabung pemadam dan membawa media keluar.

Baca juga: Perbedaan APAR Stored Pressure dan Cartridge Pressure System

Jenis Alat Pemadam Kebakaran Berdasarkan Kapasitasnya

Jika dilihat dari kapasitasnya, jenis alat pemadam api ringan memang berbeda-beda. Ada yang ukurannya kecil dan ada pula yang berukuran besar. Kapasitasnya sengaja dibuat berbeda supaya bisa digunakan sesuai kebutuhan.

1. Alat Pemadam Api Ringan (APAR)

jenis apar berdasarkan kapasintasnya garansi 5 tahun

Sesuai namanya, jenis alat pemadam api ringan ini memiliki kapasitas yang ringan. Jenis APAR yang banyak digunakan di Indonesia berkapasitas 0,5 – 9 kg yang bisa dipilih sesuai kebutuhan dan tipe area yang diproteksi.

Untuk proteksi mobil atau kendaraan lainnya, disarankan menggunakan APAR mobil kapasitas 0,5 – 3 kilogram. Sementara untuk gedung bisa menggunakan APAR ukuran 2 – 9 kg sesuai tipe kawasan yang akan diproteksi.

Baca juga: Ukuran Tabung Alat Pemadam Api Ringan (APAR)

2. Alat Pemadam Api Berat (APAB)

jenis alat pemadam api ringan berkualitas

 Alat pemadam api berat (APAB) memiliki ukuran yang lebih besar dari APAR. APAB yang digunakan di Indonesia berkapasitas 20 – 100 kg. Jenis alat pemadam kebakaran ini dilengkapi dengan troli khusus untuk mempermudah mobilitasnya.

Berbeda dengan APAR bisa dioperasikan oleh satu orang, APAB setidaknya harus dioperasikan oleh 2 orang. APAB digunakan untuk memproteksi area yang luas dan berpotensi mengalami kebakaran besar, seperti pabrik dan pom bensin.

Nah, itu dia berbagai jenis alat pemadam api ringan beserta fungsinya. Pastikan kamu menggunakan APAR DOB karena terjamin kualitasnya dan ekonomis harganya. Yuk, beli APAR DOB untuk proteksi kebakaranmu sekarang!