Apa Itu APAR Foam? Berikut Penjelasan, Fungsi, dan Cara Pakai

apar foam terbaik teruji lab damkar dki jakarta

Semua APAR yang pernah kamu lihat mungkin tampak sama. Namun, jenis-jenis APAR ternyata berbeda, loh! Nah, salah satu jenis APAR tersebut adalah APAR foam. Seperti apa cara kerjanya dan bedanya dengan APAR lain? Yuk, simak penjelasannya!

Mengenal APAR Foam, Senjata Ampuh untuk Taklukan Api

APAR foam harga ekonomis gratis ongkir

APAR foam adalah jenis alat pemadam api yang menggunakan campuran air dan bahan-bahan pembentuk busa (foaming agents) sebagai bahan pemadam api.

Foaming agents adalah bahan kimia yang ditambahkan ke dalam campuran air untuk membentuk foam. Fungsi foaming agents adalah untuk menghasilkan foam yang memiliki kemampuan untuk membantu memadamkan kebakaran.

Nah, salah satu jenis bahan kimia yang digunakan untuk alat pemadam foam adalah Aqueous Film-Forming Foam (AFFF). Foam AFFF adalah campuran air, surfaktan, dan beberapa bahan kimia lain yang dapat mendinginkan api, sehingga api dapat segera diatasi.

APAR Jenis Foam untuk Apa?

APAR foam dikenal sebagai jenis alat pemadam api yang serbaguna karena bisa digunakan untuk berbagai jenis lingkungan. Beberapa sektor yang bisa diproteksi dengan alat pemadam api foam adalah sebagai berikut:

1. Pabrik dan Fasilitas Industri

APAR foam berlisensi lab damkar DKI jakarta untuk pabrik dan industri

Pada bidang industri, APAR foam banyak digunakan untuk memproteksi ruang produksi, gudang, tempat penyimpanan bahan bakar, pengolahan limbah, dan area lain yang berisiko mengalami kebakaran akibat bahan bakar cair atau padat.

Bahan pemadam foam banyak digunakan pada sistem proteksi kebakaran untuk industri oil dan gas karena sangat cepat dalam memadamkan api yang bersumber dari minyak.

2. Sarana Transportasi

Pemadam api foam juga penting untuk perlindungan kebakaran di sektor transportasi, seperti stasiun kereta api, bandara, dan kapal laut. Alat pemadam api foam digunakan untuk melindungi area yang rentan kebakaran, seperti area penyimpanan bahan bakar.

3. Sektor Komersial dan Perkantoran

APAR foam juga banyak digunakan untuk memproteksi sektor komersial dan perkantoran. Mulai dari gedung perkantoran, hotel, apartemen, restoran, pusat perbelanjaan, dan beberapa tempat komersial lainnya.

APAR Foam untuk Memadamkan Kebakaran Kelas Apa?

apar foam untuk kebakaran kelas A dan B berkualitas

Alat pemadam api foam terkenal sebagai alat pemadam api yang efektif untuk memadamkan kebakaran kelas A dan kelas B. Media foam memiliki sifat khusus yang bisa membantu memadamkan kebakaran yang melibatkan bahan padat dan bahan bakar cair tersebut.

  • Kebakaran kelas A melibatkan bahan padat mudah terbakar, seperti kertas, karet, kain, kayu, dll.
  • Kebakaran kelas B melibatkan bahan cair yang mudah terbakar, seperti pelarut, bensin, minyak, oli, tiner, dll.

Baca juga: Klasifikasi Kebakaran Kelas A, B, C, D dan Media Pemadamnya

Lalu, Kenapa APAR Foam Tidak Cocok untuk Kebakaran Kelas C? Ternyata Ini Alasannya

Perlu diketahui bahwa APAR foam sebaiknya tidak digunakan untuk memadamkan kebakaran yang melibatkan listrik. Pada klasifikasi kelas kebakaran, ini termasuk dalam kebakaran kelas C. Beberapa penyebab kebakaran kelas C adalah sebagai berikut:

  • Hubungan pendek arus listrik
  • Overloading
  • Kabel yang rusak atau tidak aman
  • Kualitas peralatan listrik yang buruk
  • Kelalaian dalam pemeliharaan dan penggunaan peralatan listrik

apar foam tidak direkomendasikan untuk kelas kebakaranC

Lantas, kenapa APAR foam tidak disarankan untuk memadamkan kebakaran listrik? Ini karena alat pemadam api foam bisa menyebabkan bahaya tambahan jika digunakan untuk memadamkan kebakaran listrik. Bahaya yang seperti apa?

Media foam atau busa umumnya mengandung air, sedangkan air adalah penghantar listrik yang baik. Saat mengenai peralatan listrik yang terbakar, keberadaan air bisa meningkatkan risiko kejutan listrik, bahkan kebakaran listrik yang lebih serius.

Pada kasus kebakaran listrik, disarankan menggunakan APAR khusus yang dirancang untuk kebakaran kelas C, seperti APAR CO2 dan APAR liquid gas. Jenis APAR tersebut tidak mengandung air dan tidak konduktif, sehingga aman untuk kebakaran listrik.

Gimana Sih Cara Kerja APAR Foam, Kok Bisa Madamin Api?

APAR foam efektif untuk memutus reaksi segitiga api

Teori segitiga api menjelaskan bahwa api dapat berkobar jika ada tiga unsur yang bereaksi, yaitu sumber panas, bahan bakar, dan oksigen. APAR foam bekerja dengan cara menghilangkan salah satu unsur atau lebih pada segitiga api.

Busa yang dihasilkan oleh APAR foam memiliki kemampuan untuk membentuk lapisan penutup (blanket) di atas permukaan bahan bakar. Dengan adanya lapisan busa pada permukaan bahan bakar, maka pasokan oksigen yang dibutuhkan oleh api untuk terus berkobar akan terhambat (blanketing effect).

cara kerja apar foam dalam memadamkan api

Selain itu, foam mampu memadamkan api dengan memberikan efek pendinginan. Saat mengenai bahan bakar yang terbakar, air pada foam akan menguap dan menghasilkan efek pendinginan. Hal ini akan membantu mengurangi suhu api, sehingga api bisa padam (cools).

Media foam memiliki struktur busa yang dapat menghambat pelepasan gas dan uap yang terbakar. Hal ini membuat foam bisa membantu memadamkan kebakaran dengan cara menekan dan mengurangi pelepasan bahan bakar yang bisa menyediakan bahan bakar tambahan untuk api (smothers).

Selain itu, foam juga membentuk lapisan isolasi di antara bahan bakar dan sumber panas. Lapisan ini membantu memutuskan reaksi antara kedua unsur segitiga api tersebut, sehingga mengurangi terjadinya reaksi kimia yang menghasilkan uap dan gas yang terbakar (separates).

Baca juga: 

Jangan Keliru, Ini Cara Menggunakan APAR Foam yang Benar

Menggunakan APAR secara baik dan benar sangat penting untuk membantu keselamatan pengguna itu sendiri. APAR yang digunakan dengan benar juga memiliki kemungkinan lebih besar untuk memadamkan kebakaran secara cepat dan efektif.

Ketepatan dalam mengatur jarak, mengarahkan nozzle, menggunakan jenis APAR yang sesuai dengan kelas kebakaran akan meningkatkan kesuksesan pemadaman. Nah, cara menggunakan APAR foam yang benar sesuai standar adalah sebagai berikut:

1. Evaluasi Situasi

Pertama, periksa situasi kebakaran yang terjadi terlebih dahulu. Apakah memungkinkan untuk memadamkan kebakaran tersebut menggunakan APAR? Ingat, APAR dirancang untuk memadamkan kebakaran kecil pada saat awal api baru terbentuk.

2. Temukan APAR Foam Terdekat

apar foam untuk kebakaran kelas a dan b

Ambil APAR foam yang lokasinya paling dekat dengan lokasi kebakaran. Pastikan bahwa kebakaran yang terjadi adalah kebakaran kelas A dan kelas B. Hindari menggunakan alat pemadam foam untuk kebakaran kelas C yang melibatkan peralatan listrik.

3. Pastikan APAR dalam Kondisi Baik

Setelah menemukan APAR foam, periksa dahulu kondisinya. Pastikan semua komponen APAR dalam kondisi yang baik. Selang APAR tidak tersumbat dan tekanan APAR juga berada di green area (13 – 18 bar) agar lebih aman digunakan.

Baca juga:

4. Atur Jarak Aman dari Titik Api

Bawa tabung APAR foam tersebut mendekat ke titik api. Namun, penting untuk mengatur jarak aman dari titik kebakaran, yaitu sekitar 3 – 5 meter. Jika jaraknya terlalu dekat, bisa membahayakan karena pengguna bisa terkena jilatan api.

5. Semprotkan APAR dengan Teknik PASS

cara menggunakan apar foam yang benar sesuai standar

Setelah mengatur jarak aman, mulailah untuk menggunakan APAR foam tersebut. Caranya dengan menggunakan teknik PASS, yaitu Pull, Aim, Squeeze, dan Sweep. Langkah-langkah menggunakan APAR foam adalah sebagai berikut:

  • Pull: Tarik pin safety atau pin pengaman yang terletak diantara tuas APAR. Hindari menekan kedua tuas APAR karena akan menyebabkan pin safety susah dilepas.
  • Aim: Pegang selang APAR pada bagian ujung yang dekat dengan nozzle, lalu arahkan ke titik api agar media APAR yang keluar bisa tepat sasaran.
  • Squeeze: Tekan tuas APAR untuk mengeluarkan media pemadam api dari dalam tabung. Tuas harus ditekan terus-menerus sampai api padam atau medianya habis.
  • Sweep: Sambil menekan tuas APAR, sapukan media yang keluar dengan mengarahkan nozzle dari kiri ke kanan atau sebaliknya agar penyebaran media merata.

Setelah digunakan untuk memadamkan api, pastikan untuk mengisi ulang tabung APAR tersebut. Tujuannya agar tabung APAR tersebut bisa kembali siap digunakan untuk proteksi kebakaran. Kamu bisa membawanya ke jasa refill APAR terdekat dan terpercaya.

Nah, itu dia serba-serbi tentang APAR foam yang perlu kamu ketahui. Ingin konsultasi tentang kebutuhan APAR-mu? Jangan ragu untuk hubungi kontak kami. Kami menyediakan berbagai jenis APAR yang bisa kamu pilih sesuai kebutuhan.