5 Cara Pengecekan APAR Setiap Bulan Standar Permenaker

pengecekan apar setiap bulan oleh teknisi berpengalaman

APAR adalah alat penting untuk mengatasi kebakaran pada tahap awal. Namun, memiliki APAR saja nggak cukup. Kamu harus rutin mengeceknya untuk memastikan alat ini ready to use. Lalu, bagaimana cara pengecekan APAR setiap bulan? Yuk, kita bahas bareng!

Kenapa Pengecekan APAR Setiap Bulan Itu Penting?

Kita semua tahu bahwa kebakaran dapat terjadi kapan saja dan di mana saja. Alat Pemadam Api Ringan (APAR) adalah garda terdepan dalam sistem keamanan kebakaran yang fungsinya bisa sangat menentukan dalam situasi darurat.

pengecekan apar setiap bulan gratis hingga 5 tahun

Menurut Permenakertrans No. 4 tahun 1980, disarankan agar inspeksi APAR dilakukan setiap 6 bulan sekali. Namun, mengingat pentingnya peran APAR dalam menyelamatkan nyawa, alangkah baiknya jika pengecekan dilakukan lebih sering, yaitu setiap bulan.

APAR yang berfungsi dengan baik adalah kunci utama dalam menangani kebakaran dengan cepat. Pengecekan rutin memastikan bahwa semua komponen APAR, mulai dari pin pengaman, tekanan gas, hingga kondisi fisik tabung berada dalam kondisi siap pakai.

APAR yang jarang diperiksa bisa mengalami berbagai masalah seperti korosi atau kebocoran yang bisa menghambat fungsinya. Pengecekan bulanan memungkinkan kita untuk mendeteksi dan memperbaiki kerusakan sebelum APAR benar-benar dibutuhkan.

Meskipun Permenakertrans menetapkan pengecekan setiap 6 bulan, melakukan pengecekan lebih sering bisa membantu memastikan bahwa kita selalu mematuhi standar keamanan yang lebih ketat. Terutama di lingkungan kerja yang berisiko tinggi.

Selain itu, mengidentifikasi masalah pada APAR sejak dini dapat menghemat biaya perbaikan besar atau penggantian unit yang rusak parah. Investasi waktu kecil untuk pengecekan rutin dapat mencegah pengeluaran yang tidak terduga dan besar.

Cara Pengecekan APAR Setiap Bulan Sesuai Standar Permenakertrans No 4 Tahun 1980

Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi No. 4 tahun 1980 adalah peraturan tentang penyelenggaraan perlindungan dan pengendalian kebakaran di tempat kerja, termasuk inspeksi berkala untuk APAR.

Melakukan pengecekan APAR setiap bulan sangat penting untuk memastikan bahwa APAR selalu dalam kondisi siap pakai. Berikut adalah panduan tentang cara melakukan inspeksi APAR setiap bulan sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh Permenaker:

1. Lakukan Inspeksi Visual

pengecekan apar setiap bulan on site service

Langkah pertama dalam pengecekan APAR setiap bulan adalah inspeksi visual. Pastikan bahwa APAR berada di lokasi yang mudah dijangkau dan bebas dari halangan. Hal ini untuk mempermudah dan mempercepat respon terhadap kebakaran.

Selain itu, pastikan juga instruksi penggunaan pada label APAR masih jelas dan mudah dibaca. Setelah itu, periksa apakah ada karat, penyok, atau kerusakan fisik pada tabung. Komponen segel dan pin pengaman juga harus dicek dan pastikan tidak rusak atau hilang.

2. Cek Berat Tabung APAR

Pemeriksaan berat APAR secara berkala juga penting untuk memastikan isi bahan pemadam masih memenuhi spesifikasi, terutama untuk APAR CO2. Timbang APAR CO2 dan bandingkan dengan berat yang tercatat saat terakhir kali isi diisi ulang.

Penyimpangan berat bisa menunjukkan kebocoran atau bahwa APAR sudah digunakan. Segera lakukan isi ulang atau perbaikan tabung dari kebocoran jika memungkinkan. Jika dibiarkan, kebocoran tabung bisa menyebabkan efektivitas APAR menurun.

Baca juga: Cara Cek APAR CO2 yang Benar Sesuai Standar

3. Periksa Tekanan APAR

pengecekan apar setiap bulan teknisi profesional

APAR dilengkapi dengan manometer atau pressure gauge yang menunjukkan tekanan dalam tabung. Lakukan pemeriksaan pada pressure gauge untuk memastikan Jarum manometer berada pada zona hijau, menandakan tekanan yang cukup.

Jika tekanan APAR turun, hal ini mengindikasikan tabung bocor atau alat pemadam tersebut sudah pernah digunakan. Adanya penurunan tekanan harus segera ditangani karena pada kondisi seperti ini kemampuan APAR untuk memadamkan api tidak optimal.

4. Periksa Selang dan Nozzle

Periksa selang dan nozzle untuk memastikan tidak ada sumbatan atau kerusakan. Pastikan bahwa selang masih elastis dan tidak retak. Nozzle harus bebas dari kotoran dan sisa bahan pemadam yang mungkin menghambat aliran saat digunakan.

5. Buat Dokumentasi dan Catatan

Setiap inspeksi harus didokumentasikan dengan baik. Catat tanggal pemeriksaan, kondisi APAR, dan tindakan yang telah diambil jika ada masalah yang ditemukan. Dokumentasi ini penting untuk audit keselamatan dan sebagai bukti pemeliharaan rutin.

Apa Pentingnya Penggantian APAR dan Kapan Harus Dilakukan?

Seperti alat lainnya, APAR memiliki umur operasional tertentu. Memahami kapan harus mengganti APAR sangat penting untuk memastikan bahwa alat ini selalu bisa diandalkan. Berikut ini adalah beberapa kondisi yang mengharuskan kamu mengganti APAR:

1. Setelah Digunakan

pengecekan apar setiap bulan sesuai standar permenaker

Setiap kali APAR digunakan, bahkan jika hanya sebagian kecil dari isi media pemadamnya yang keluar, disarankan untuk mengganti unit APAR tersebut. Hal ini untuk memastikan bahwa APAR yang baru sepenuhnya terisi dan siap digunakan kapan saja.

2. Kerusakan Fisik atau Korosi

Kerusakan fisik pada tabung APAR, seperti penyok atau korosi, bisa mempengaruhi integritas strukturalnya. Ini dapat berisiko saat APAR digunakan, karena tekanan tinggi dalam tabung mungkin menyebabkan kebocoran atau kegagalan fungsi.

3. Tidak Lulus Inspeksi

APAR yang tidak lulus pemeriksaan rutin harus segera diganti. Hal ini bisa karena alasan seperti tekanan yang tidak memadai, masalah mekanisme pemicu, atau kondisi nozzle yang buruk. APAR yang tidak lulus inspeksi akan berbahaya jika terus digunakan.

4. Media Pemadam Expired

pengecekan apar setiap bulan agar siap digunakan

Bahan pemadam api di dalam tabung APAR memiliki umur simpan tertentu, tergantung pada jenis dan merk produk tersebut. Contohnya, APAR powder DOB memiliki masa expired 5 tahun. Jadi, setelah 5 tahun, media APAR Powder DOB harus direfill atau diisi ulang.

APAR yang telah kedaluarsa tidak akan berfungsi dengan baik saat diperlukan. Bahan kimia pemadam di dalamnya mungkin telah kehilangan efektivitasnya atau tekanan dalam tabung mungkin tidak cukup untuk menyemprotkan isi dengan benar, sehingga harus direfill.

Praktis! Masa Expired APAR Bisa Ternotifi di HP Biar Nggak Lupa Buat Isi Ulang

Di gedung-gedung besar atau fasilitas industri dimana ada banyak APAR, masa expired masing-masing APAR seringkali terlupakan. Hal ini terjadi bukan karena ketidakpedulian, tapi karena jumlah APAR yang banyak dan kesibukan pengelolaan fasilitas yang besar.

Namun, kamu nggak perlu khawatir lagi soal masalah ini kalau menggunakan APAR Powder DOB. Kenapa? Karena APAR Powder DOB terkoneksi dengan Firecek, Aplikasi Sistem Proteksi Kebakaran No.1 di Indonesia yang memiliki fitur notifikasi APAR expired.

pengecekan apar setiap bulan praktis pakai aplikasi manajemen apar

APAR Powder DOB dilengkapi dengan QR code Firecek. Kamu hanya perlu memindai QR code tersebut, kemudian mengisi data-data penting tentang APAR, termasuk tanggal kadaluarsanya. Saat tanggal kadaluarsa mendekat, Firecek akan mengirimkan notifikasi.

Dengan cara ini, isi ulang APAR atau refill APAR bisa diagendakan dengan baik, memastikan semua unit siap digunakan dan efektif saat dibutuhkan. Ini mengurangi risiko kebakaran yang tidak terkendali dan memastikan semua standar keselamatan terpenuhi.

Jangan biarkan kesibukan dan jumlah APAR yang banyak menjadi alasan kegagalan dalam mengelola keselamatan kebakaran. Manfaatkan teknologi Firecek untuk memastikan bahwa setiap APAR di fasilitas kamu selalu dalam kondisi siap pakai dan aman.

Meskipun dilengkapi dengan teknologi canggih Firecek, APAR powder DOB dibandrol dengan harga ekonomis. APAR ini juga bergaransi hingga 5 tahun, loh. Yuk, dapatkan APAR Powder DOB dengan penawaran harga terbaik DISINI.

7 Cara Inspeksi Alat Pemadam Kebakaran Biar Siap Digunakan

cara isi ulang apar gratis upgrade apar jadi digital

Kamu punya APAR, tapi nggak pernah dicek atau diinspeksi? Wah, bahaya! Inspeksi APAR itu sangat penting untuk memastikan kondisinya baik, sehingga siap digunakan saat darurat. Lalu, bagaimana cara inspeksi alat pemadam kebakaran?

Kenapa Inspeksi Alat Pemadam Kebakaran Rutin Perlu Dilakukan?

cara inspeksi alat pemadam kebakaran standar NFPA

Alat pemadam api ringan (APAR) adalah alat pertahanan pertama yang digunakan untuk mengendalikan atau memadamkan kebakaran pada tahap awal sebelum situasinya semakin buruk.

Kebakaran bisa berkembang dengan cepat, bahkan hanya dalam hitungan detik saja. Memiliki APAR yang berfungsi dengan baik adalah kunci agar terhindar dari berbagai risiko kebakaran.

Bayangkan, jika APAR tidak pernah diperiksa, masalah pada tabung pemadam tidak bisa diatasi sejak awal. Akibatnya, APAR mungkin gagal memadamkan api saat darurat karena ada kerusakan yang tidak diketahui pengguna.

Untuk memastikan APAR berfungsi dengan baik, inspeksi secara berkala menjadi sebuah keharusan. Cara inspeksi alat pemadam kebakaran akan memastikan alat ini siap digunakan saat diperlukan.

Melalui kegiatan inspeksi APAR, kamu bisa mendeteksi masalah potensial serta mencegah kerusakan lebih lanjut. Ini termasuk memeriksa kebocoran, kelengkapan komponen, korosi pada perangkat, keretakan, dll.

Dengan mendeteksi masalah tersebut sejak awal, maka kamu bisa melakukan perbaikan atau penggantian komponen yang diperlukan. Ini akan memperpanjang umur APAR dan menghemat biaya penggantian yang mahal.

7 Cara Inspeksi Alat Pemadam Kebakaran Sesuai Standar NFPA & Permenaker

Cara inspeksi alat pemadam kebakaran harus dilakukan sesuai standar keselamatan NFPA dan Permenakertrans No.4 Tahun 1980. Beberapa poin yang tidak boleh dilewatkan saat melakukan inspeksi APAR adalah sebagai berikut:

1. Cek Kondisi Visual Tabung

Prosedur inspeksi APAR yang pertama adalah melakukan pemeriksaan secara visual. Langkah ini dilakukan dengan melihat secara seksama tabung APAR tersebut.

Cara inspeksi alat pemadam kebakaran ini bertujuan untuk memastikan tidak ada kerusakan fisik yang terlihat, seperti karat, keretakan, atau kebocoran. Selain itu, cek dan pastikan segel atau pin safety masih utuh.

2. Pastikan Tekanan APAR Normal

cara inspeksi alat pemadam kebakaran sesuai standar NFPA

Cara inspeksi alat pemadam kebakaran berikutnya adalah mengecek tekanan APAR. Pastikan tekanan pada tabung APAR berada pada rentang atau level yang sesuai.

Ini dapat dilihat dari jarum manometer APAR yang menunjuk ke green area (13-18 bar). Jika tekanan terlalu rendah, APAR mungkin tidak akan berfungsi dengan baik. Sebab, tidak ada tekanan yang cukup untuk mendorong media APAR keluar dari tabung.

3. Periksa Selang dan Nozzle

Komponen APAR berikutnya yang wajib dicek adalah selang dan nozzle. Pastikan selang APAR tidak retak dan terhubung dengan erat ke alat pemadam kebakaran tersebut.

Selain itu, pastikan juga bahwa nozzle APAR tidak rusak dan tersumbat. Peran nozzle sangat penting, yaitu untuk mengendalikan aliran bahan pemadam, jadi kondisinya harus baik.

4. Pastikan Tabung APAR Terisi Penuh

Saat melakukan cara inspeksi alat pemadam kebakaran, kamu juga harus memastikan tabung tersebut berisi bahan pemadam secara penuh. Jika tidak, APAR mungkin sudah pernah digunakan.

Meskipun ada sisa bahan pemadam, tabung APAR yang sudah pernah digunakan harus tetap diisi ulang. Kalau tidak, tekanan APAR bisa turun dan sisa media APAR mungkin tidak cukup untuk memadamkan api.

5. Cek Tanggal Kadaluarsa APAR

Tau nggak sih? APAR ternyata bisa kadaluarsa juga, loh! Pastikan tabung APAR-mu belum memasuki masa kadaluarsa. Jika sudah expired, ganti bahan pemadam dengan melakukan refill APAR.

Baca juga: Jasa Refill APAR On Site Service Garansi 5 Tahun

6. Pasang APAR Sesuai Standar

cara inspeksi alat pemadam kebakaran teknisi profesional

Setelah cara inspeksi alat pemadam kebakaran selesai dilakukan, kembalikan APAR ke tempat semula. Pastikan pemasangan APAR sesuai standar, yaitu dengan jarak 15-125 cm dari lantai.

Selain itu, pastikan ada tanda APAR di atasnya. Fungsi tanda APAR adalah untuk memberitahu pada orang-orang terkait keberadaan APAR tersebut, sehingga mudah ditemukan saat darurat.

7. Dokumentasikan Hasil Inspeksi

Saat melakukan inspeksi, penting untuk mendokumentasikan hasil inspeksi. Jadi, jangan lupa untuk mencatat semua temuan dan tindakan perbaikan yang dilakukan selama inspeksi.

Dokumentasi akan menjadi bukti bahwa inspeksi sudah dilakukan. Jika butuh data atau informasi tentang APAR tersebut, kamu juga bisa mencarinya dengan mudah.

Kapan dan Berapa Kali Pemeriksaan APAR Dilakukan?

cara inspeksi alat pemadam kebakaran setiap 6 bulan sekali

Cara inspeksi alat pemadam kebakaran harus dilakukan secara berkala untuk memastikan kondisinya baik dan ready to use saat darurat. Lalu, kapan jadwal inspeksi APAR?

Kapan dan berapa kali pemeriksaan APAR perlu dilakukan telah diatur dalam Permenakertrans No.4 Tahun 1980 tentang Syarat-Syarat Pemasangan dan Pemeliharaan Alat Pemadam Api Ringan.

Setiap alat pemadam api harus diperiksa dua kali dalam setahun, yaitu:

  • Pemeriksaan dalam jangka 6 bulan
  • Pemeriksaan dalam jangka 12 bulan

Jadi, APAR yang kamu miliki harus rutin diinspeksi setiap 6 bulan sekali. Jika saat pemeriksaan ditemui adanya masalah atau kerusakan, segera perbaiki atau ganti dengan komponen baru yang tidak cacat.

Dengan melakukan pemeriksaan rutin dua kali setahun, APAR-mu bisa diandalkan untuk mengatasi kebakaran. APAR yang berfungsi baik, akan memadamkan api dengan cepat dan efektif.

Baca juga: Cara Cek APAR Expired Paling Mudah Pakai Aplikasi Smartphone

SOP Inspeksi APAR Rutin Tidak Berjalan Gara-Gara Nggak Punya Tim? Pakai Layanan Contract Service APAR Aja!

APAR yang berfungsi baik adalah kunci untuk menjaga aset berharga yang kamu miliki. Namun, seringkali SOP inspeksi APAR rutin tidak berjalan karena tidak ada staff atau tim khusus yang bertanggung jawab menjalankan tugas ini.

Apakah kamu juga mengalami masalah yang sama? Jika tidak memiliki tim internal yang memadai, maka inilah saatnya untuk menggunakan layanan contract service APAR dari Bromindo. Apa sih contract service APAR itu?

cara inspeksi alat pemadam kebakaran praktis pakai jasa kontrak servis APAR

Contract Service APAR adalah layanan pengecekan dan pemeriksaan APAR yang dilakukan oleh tim profesional dan berpengalaman. Inspeksi ini mencakup pemeriksaan visual, uji tekanan, dan pemeriksaan teknis lainnya.

Bromindo akan mengirim tim profesional setiap 6 bulan sekali untuk memeriksa seluruh APAR yang ada di tempatmu. Tentu saja, seluruh proses inspeksi akan dilakukan sesuai prosedur dan standar keamanan yang berlaku.

Sangat praktis bukan? Keamanan bisnismu sudah pasti terjaga. Nggak perlu pusing mikirin jadwal inspeksi yang bolong-bolong, sehingga kamu bisa lebih fokus pada operasional utama bisnis.

Lebih menariknya lagi, kamu bisa menikmati layanan contact service dari Bromindo secara GRATIS, loh! Penasaran gimana caranya biar bisa dapetin layanan ini secara gratis? Cek syarat dan ketentuannya DISINI.