Regulasi APAR untuk Mobil Agar Lebih Aman Saat Berkendara

APAR untuk mobil harga terjangkau

Saat berkendara, ada satu hal yang tidak boleh terlewatkan, yaitu APAR. Ya, APAR untuk mobil sangat penting demi menjaga keselamatan saat berkendara. Artikel ini akan membahas tentang pentingnya APAR di mobil, regulasi, dan tips penempatannya.

Apakah Mobil Perlu Diproteksi dengan Alat Pemadam Api Ringan (APAR)?

Ya, sangat disarankan untuk memproteksi mobil dengan Alat Pemadam Api Ringan (APAR). Memiliki APAR di mobil bukan hanya langkah pencegahan yang bijak, tetapi juga bisa menjadi faktor krusial dalam situasi darurat.

APAR untuk mobil kualitas terbaik

Mobil dapat mengalami kebakaran akibat berbagai sebab, seperti kebocoran bahan bakar, korsleting listrik, atau kecelakaan. Memiliki APAR di mobil memungkinkan kamu untuk bertindak cepat dan mencegah api berkembang.

Bayangkan jika muncul api di kendaraan dan kamu tidak membawa APAR di mobil. Tentu akan kebingungan untuk memadamkan api tersebut. Jika ada APAR untuk mobil, maka kamu bisa bertindak cepat untuk memadamkan api sebelum membesar.

Keselamatanmu dan penumpang lainnya adalah prioritas utama. Dalam kasus kebakaran mobil, APAR bisa menjadi alat vital untuk memastikan keselamatan semua orang di dalam kendaraan karena bisa memadamkan api secepatnya.

Kebakaran mobil bisa merusak properti di sekitarnya. APAR di mobil dapat membantu meminimalkan kerusakan tersebut. Selain itu, APAR di mobil tidak hanya berguna untuk kendaraan sendiri saja, tetapi juga bisa untuk membantu orang lain dalam keadaan darurat.

Atas beberapa alasan penting itulah mobil sangat perlu diproteksi dengan APAR. Jadi, pastikan kendaraanmu terlindungi dari si jago merah dengan menyediakan APAR yang berkualitas agar bisa digunakan saat darurat.

Regulasi APAR untuk Mobil Menurut Peraturan Dirjen Perhubungan Darat & UU LLAJ

Keselamatan dalam berkendara tidak hanya terbatas pada penggunaan sabuk pengaman atau kepatuhan terhadap rambu lalu lintas. Aspek penting lainnya yang kerap terabaikan adalah kesiapan menghadapi situasi darurat, seperti kebakaran kendaraan.

Untuk itu, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat telah mengeluarkan regulasi yang mengatur kewajiban menyediakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) untuk mobil.

Regulasi ini tertuang dalam Peraturan Dirjen Perhubungan Darat Nomor KP.972/AJ.502/DRJD/2020 tentang Fasilitas Tanggap Darurat Kendaraan Bermotor, yang disahkan pada 18 Februari 2020.

Aturan ini secara spesifik menguraikan syarat penyediaan APAR dalam Pasal 2 ayat 2, 3, dan 4 yang menyatakan:

Pasal 2 Ayat 2

“Kendaraan bermotor untuk kategori M1,N1, N2, N3, 01, 02, 03, dan 04 untuk mobil penumpang, mobil barang landasan mobil penumpang, dan landasan mobil barang wajib dilengkapi fasilitas tanggap darurat berupa alat pemadam api ringan”.

Pasal ini menegaskan bahwa berbagai kategori kendaraan, baik itu kendaraan penumpang maupun kendaraan pengangkut barang, harus dilengkapi dengan APAR sebagai bagian dari fasilitas tanggap darurat.

Pasal 2 Ayat 3

“Fasilitas Tanggap Darurat pada kendaraan bermotor sebagaimana dimaksudkan pada Ayat 2 wajib disediakan oleh pengimpor, pembuat, dan/atau perakit kendaraan bermotor.”

Ayat ini membebankan tanggung jawab penyediaan APAR untuk mobil pada para pengimpor, pembuat, dan perakit kendaraan, menandakan bahwa kendaraan harus sudah dilengkapi APAR sejak awal distribusi.

Pasal 2 Ayat 4

“Dalam hal pengimpor, pembuat dan/atau perakit kendaraan bermotor sebagaimana dimaksud pada ayat (3) akan melakukan rekayasa dan rancang bangun terhadap alat pemadam api ringan wajib mengacu pada rancang bangun yang telah disahkan oleh Direktur Jenderal.”

Ayat ini mengatur tentang standar dan spesifikasi teknis APAR untuk mobil yang harus memenuhi persetujuan dan standar yang ditetapkan oleh Direktur Jenderal.

Selain itu, keberadaan APAR di kendaraan bermotor juga telah diatur dalam UU No.22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ). Undang-undang ini menyebut APAR sebagai perangkat pertolongan pertama yang esensial dalam kendaraan.

Kepatuhan terhadap aturan ini bukan hanya memenuhi kewajiban hukum, tetapi merupakan langkah proaktif dalam memastikan keselamatan. Pengadaan alat pemadam di mobil dapat menjadi faktor penentu menyelamatkan nyawa dalam kasus kebakaran kendaraan.

Dengan mewajibkan setiap kendaraan untuk dilengkapi dengan APAR, pemerintah Indonesia menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan standar keselamatan dan tanggap darurat bagi setiap pengendara.

Sebagai pengguna jalan, mematuhi aturan ini tidak hanya membuat kita taat hukum tetapi juga memberikan kontribusi dalam menciptakan lingkungan berkendara yang lebih aman bagi semua.

Cara Penempatan APAR di Mobil Agar Aman & Efektif

apar untuk mobil terkoneksi aplikasi firecek

Penempatan APAR untuk mobil secara aman adalah hal yang penting untuk memastikan bahwa APAR tersebut dapat diakses dengan cepat dan mudah saat dibutuhkan. Berikut adalah beberapa pedoman untuk penempatan APAR di mobil:

  • Mudah Diakses: Letakkan APAR di tempat yang mudah dijangkau dari posisi pengemudi. Tempat yang umum adalah di bawah kursi pengemudi atau penumpang depan, di dalam konsol tengah, atau di sisi pintu.
  • Pengikatan yang Kuat: APAR harus diikat dengan kuat untuk mencegahnya bergeser atau terlempar saat berkendara atau dalam kecelakaan. Gunakan dudukan atau bracket yang khusus dirancang untuk menahan APAR di tempatnya.
  • Hindari Suhu Ekstrem: Jangan letakkan APAR di tempat yang bisa terkena suhu ekstrem, seperti dekat mesin atau knalpot.
  • Periksa Secara Berkala: Rutin memeriksa kondisi dan posisi APAR untuk memastikan bahwa APAR masih terpasang dengan aman dan siap digunakan.
  • Instruksi yang Jelas: Pastikan semua pengguna mobil tahu di mana APAR berada dan cara menggunakan APAR yang benar. Memberikan instruksi singkat kepada penumpang atau pengemudi lain bisa sangat berguna.
  • Mudah Dilepas: Dalam kondisi darurat, kamu harus dapat melepas APAR dari dudukannya dengan cepat. Pastikan mekanisme pelepasan mudah dipahami dan dioperasikan.
  • Jangan Terhalang Benda Lain: Pastikan tidak ada barang yang menumpuk di sekitar APAR sehingga tidak menghambat akses cepat saat diperlukan.

Dengan mengikuti pedoman ini, kamu dapat memastikan bahwa APAR aman dan siap digunakan kapan saja. Keselamatan dalam berkendara tidak hanya tentang mencegah kecelakaan, tetapi juga tentang kesiapan dalam menghadapi situasi darurat.

APAR DOB 1 Kg untuk Mobil, Perlindungan Maksimal dengan Harga Ekonomis

Dalam dunia yang penuh ketidakpastian, keselamatan adalah prioritas utama, terutama saat berkendara. Untuk itu, membekali kendaraan dengan APAR adalah keharusan. APAR 1 Kg Powder DOB menawarkan solusi perlindungan kebakaran yang efektif dengan harga terjangkau.

Mengapa APAR DOB 1 Kg adalah Pilihan Ideal untuk Mobil?

  • Ukuran yang Praktis: Dengan berat hanya 1 kg, APAR DOB mudah disimpan di kendaraan tanpa memakan banyak ruang.
  • Penggunaan yang Mudah: APAR ini didesain untuk siapa saja, bahkan bagi yang belum pernah menggunakan APAR sebelumnya.
  • Efektif untuk Berbagai Jenis Api: Mampu memadamkan kebakaran kelas A, B, dan C, menjadikannya alat yang serbaguna.

Salah satu keunggulan APAR 1 Kg Powder DOB adalah harganya yang sangat terjangkau. Kami memahami bahwa keselamatan adalah kebutuhan, bukan kemewahan. Oleh karena itu, kami menawarkan APAR ini dengan harga yang tidak akan menguras dompet.

APAR 1 Kg Powder DOB tidak hanya ringan dan efektif tetapi juga tahan lama. Dibuat dengan material berkualitas, alat ini dirancang untuk bertahan lama, memberikan Anda ketenangan pikiran dalam jangka panjang.

Kami menyediakan APAR 1 Kg Powder DOB secara luas, sehingga kamu bisa mendapatkannya dengan mudah. Setiap unit APAR 1 Kg Powder DOB dilengkapi dengan petunjuk penggunaan, memastikan bahwa kamu dapat menggunakannya secara efektif saat dibutuhkan.

APAR 1 Kg Powder DOB adalah investasi kecil untuk perlindungan besar. Dengan harga yang ekonomis, tidak ada alasan untuk tidak membekali mobilmu dengan perlindungan tambahan ini. Beli APAR DOB 1 Kg untuk mobil disini untuk mendapatkan harga terbaik.

Kenali Berbagai Jenis Alat Pemadam Api Ringan (APAR)

cara menggunakan apar yang benar menurut jenis jenisnya

Alat pemadam api ringan (APAR) terdiri dari beberapa jenis dengan fungsi yang berbeda. Jenis alat pemadam api ringan dibedakan berdasarkan media pemadam kebakaran yang digunakan, sistem kerja, dan kapasitasnya.

Jenis Alat Pemadam Api Ringan Berdasarkan Media yang Digunakan

Tahukah kamu, media pemadam api yang ada di dalam tabung APAR berbeda-beda? Lalu, ada berapa jenis isi APAR? Isi media APAR yang umum digunakan di Indonesia ada empat macam, yaitu media powder, CO2, foam, dan liquid gas.

1. Jenis Alat Pemadam Api Powder

jenis alat pemadam api ringan powder berkualitas

Dry chemical powder adalah salah satu media pemadam kebakaran paling banyak digunakan. Hal ini karena media powder serbaguna untuk mengatasi hampir semua kelas kebakaran, yaitu kebakaran kelas A, B, dan C

APAR Powder mampu memadamkan api dengan cara smothering, yaitu menyelimuti bahan yang terbakar, sehingga tidak bisa mendapatkan pasokan oksigen yang merupakan unsur penting dalam terbentuknya api.

Baca juga: Cara Kerja Alat Pemadam Api Ringan Berdasar Segitiga Api

2. Jenis Alat Pemadam Api Foam

APAR Foam menggunakan media campuran air dan surfaktan soda yang disebut dengan Aqueous Film Forming Foam (AFFF). Saat media disemprotkan keluar dari tabung, maka akan terbentuk busa yang mampu memadamkan api.

Jenis media ini mampu memadamkan kebakaran dengan cara mengisolasi titik api dari oksigen dan mendinginkan suhu panas di sekitarnya. Jens alat pemadam api ringan media foam bisa digunakan untuk mengatasi kebakaran kelas A dan B.

3. Jenis Alat Pemadam Api CO2

jenis alat pemadam api ringan media co2 kualitas terbaik

Jenis alat pemadam api ringan juga ada yang menggunakan media gas Carbon Dioxide (CO2). Gas CO2 mampu memadamkan api dengan cara mengisolasi oksigen serta mengurangi panas pada titik kebakaran. 

Alat pemadam api CO2 merupakan jenis APAR clean agent karena tidak meninggalkan residu. Cocok untuk memproteksi ruang panel listrik, laboratorium, ruang komputer, dll. Fungsi APAR CO2 adalah untuk mengatasi kebakaran kelas B dan C.

4. Jenis Alat Pemadam Api Liquid Gas

APAR liquid gas bisa digunakan untuk memadamkan kebakaran kelas A, B, dan C. Media liquid gas bersifat clean agent karena tidak meninggalkan residu setelah digunakan. Liquid gas juga ramah lingkungan dan aman bagi manusia.

Jenis APAR ini cocok untuk memproteksi area yang tidak bisa dipoteksi dengan media lain, seperti air. Alat pemadam api liquid gas cocok untuk ruang komputer, ruang panel listrik, ruang arsip, laboratorium, dapur, rumah sakit, dll. 

Baca juga: Klasifikasi Kelas Kebakaran dan Media Pemadamnya

Jenis APAR Berdasarkan Sistem Kerjanya

Alat pemadam api ringan (APAR) juga dibedakan menjadi dua jenis berdasarkan sistem kerja yang digunakan. Kedua jenis sistem kerja APAR adalah stored pressure system dan cartridge pressure system. Untuk lebih jelasnya, simak penjelasan berikut ini.

1. Jenis APAR Stored Pressure System

jenis alat pemadam api ringan stored pressure system

Ciri khas dari APAR stored pressure system adalah media pemadam api dan gas pendorongnya berada dalam satu tabung yang sama. Besar kecilnya tekanan yang keluar dari tabung APAR tersebut bisa kita tentukan melalui handle atau tuas APAR. 

Jenis alat pemadam api ringan ini dilengkapi dengan pressure gauge. Fungsinya untuk memastikan berapa tekanan tabung APAR. Jarum manometer harus berada di warna hijau yang menunjukan tekanan normal 13 – 18 bar.

2. Jenis APAR Cartridge Pressure System

jenis apar cartridge pressure system

Cartridge pressure system merupakan jenis alat pemadam api ringan yang gas bertekanannya terpisah dari media pemadamnya. Dengan kata lain, tekanan tersebut tidak bercampur langsung dengan media yang ada di dalam tabung APAR.

Tekanan pada APAR ini tersimpan pada sebuah cartridge khusus. Cara kerja sistem ini yaitu dengan merobek membran pada cartridge, sehingga tekanan gas dapat mengalir ke dalam tabung pemadam dan membawa media keluar.

Baca juga: Perbedaan APAR Stored Pressure dan Cartridge Pressure System

Jenis Alat Pemadam Kebakaran Berdasarkan Kapasitasnya

Jika dilihat dari kapasitasnya, jenis alat pemadam api ringan memang berbeda-beda. Ada yang ukurannya kecil dan ada pula yang berukuran besar. Kapasitasnya sengaja dibuat berbeda supaya bisa digunakan sesuai kebutuhan.

1. Alat Pemadam Api Ringan (APAR)

jenis apar berdasarkan kapasintasnya garansi 5 tahun

Sesuai namanya, jenis alat pemadam api ringan ini memiliki kapasitas yang ringan. Jenis APAR yang banyak digunakan di Indonesia berkapasitas 0,5 – 9 kg yang bisa dipilih sesuai kebutuhan dan tipe area yang diproteksi.

Untuk proteksi mobil atau kendaraan lainnya, disarankan menggunakan APAR mobil kapasitas 0,5 – 3 kilogram. Sementara untuk gedung bisa menggunakan APAR ukuran 2 – 9 kg sesuai tipe kawasan yang akan diproteksi.

Baca juga: Ukuran Tabung Alat Pemadam Api Ringan (APAR)

2. Alat Pemadam Api Berat (APAB)

jenis alat pemadam api ringan berkualitas

 Alat pemadam api berat (APAB) memiliki ukuran yang lebih besar dari APAR. APAB yang digunakan di Indonesia berkapasitas 20 – 100 kg. Jenis alat pemadam kebakaran ini dilengkapi dengan troli khusus untuk mempermudah mobilitasnya.

Berbeda dengan APAR bisa dioperasikan oleh satu orang, APAB setidaknya harus dioperasikan oleh 2 orang. APAB digunakan untuk memproteksi area yang luas dan berpotensi mengalami kebakaran besar, seperti pabrik dan pom bensin.

Nah, itu dia berbagai jenis alat pemadam api ringan beserta fungsinya. Pastikan kamu menggunakan APAR DOB karena terjamin kualitasnya dan ekonomis harganya. Yuk, beli APAR DOB untuk proteksi kebakaranmu sekarang!